Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM LOGISTIK DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING NASIONAL Shafly, Muhammad Abiyyu; Khairunnisa, Rifa; Al Fauzan, Nun Nida; Rizkyanfi, Mochamad Whilky
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v3i2.726

Abstract

Sistem logistik yang baik sanggup memberikan utilitas untuk kelangsungan perekonomian sesuatu negara dalam jangka panjang, sehingga pembangunannya berguna untuk meningkatkan daya saing nasional. Pada sistem logistik yang efektif sanggup mempengaruhi seluruh perihal mulai dari proses pembuatan sampai pendistribusian barang, memesatkan serta menambah efisiensi pergerakan barang. Tujuan dari riset ini guna mengenali bagaimana sistem logistik dalam menaikkan daya saing nasional, dan juga faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilannya. Analisis serta observasi digunakan selaku metode pengumpulan informasi dalam metode penelitian kualitatif. Hasil riset menunjukkan dengan meningkatkan layanan pelanggan, produktivitas, serta efisiensi manajemen merupakan cara-cara di mana sistem logistik yang kokoh dapat menambah daya saing sesuatu negara. Dukungan dari pemerintah, teknologi yang canggih, sumber daya manusia yang mumpuni, serta sarana transportasi yang memadai seluruhnya mempengaruhi keberhasilan sistem logistik. Kesimpulannya, bahwa peningkatan daya saing nasional memerlukan pembangunan sistem logistik yang baik. Oleh sebab itu, kebijakan serta dukungan guna perbaikan sistem logistik wajib disediakan oleh pemerintah.
Analisis Resepsi Mahasiswa Terhadap Tayangan Youtube Narasi Newsroom Khairunnisa, Rifa; Santi Indra Astuti
Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital Volume 4, No. 2, Desember 2024 Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrjmd.v4i2.5242

Abstract

Abstrak. Tragedi Kanjuruhan merupakan tragedi sepak bola terbesar di Indonesia, bahkan terbesar kedua setelah bencana serupa di Peru pada tahun 1964. Puncak dari tragedi ini adalah penembakan gas air mata oleh polisi. Banyaknya pro-kontra pemberitaan di media massa terkait pengamanan oleh polisi yang dilakukan di Stadion Kanjuruhan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui resepsi dan posisi pemaknaan pesan oleh mahasiswa terhadap tayangan yang dimuat oleh Narasi Newsroom akan investigasi visual yang dilakukan oleh Narasi dalam peristiwa Kanjuruhan tersebut. Dengan adanya tayangan Youtube Narasi Newsroom “Momen-Momen Brutal Menjelang Kematian Massal” masyarakat bisa menilai sendiri Analisis resepsi mencoba memberikan sebuah makna atas pemahaman sebuah tayangan media (cetak, elektronik, internet) dengan memahami bagaimana karakter tayangan media dilihat oleh khalayak. Individu yang menganalisis media melalui kajian resepsi memfokuskan pada pengalaman dan pemirsaan khalayak (penonton/pembaca), serta bagaimana makna diciptakan melalui pengalaman tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan beberapa mahasiswa yang dilakukan oleh peneliti. Teori yang digunakan yaitu resepsi studi milik Stuart Hall dengan subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang mengikuti isu tentang tragedi Kanjuruhan dan menonton tayangan terkait pengamanan Stadion Kanjuruhan di kanal youtube Narasi Newsroom. Abstract. The Kanjuruhan tragedy is the biggest football tragedy in Indonesia, even the second biggest after a similar disaster in Peru in 1964. The peak of this tragedy was the firing of tear gas by the police. There have been many pros and cons reported in the mass media regarding police security carried out at the Kanjuruhan Stadium. This research aims to determine the reception and position of the meaning of messages by students regarding broadcasts published by Narasi Newsroom regarding the visual investigation carried out by Narasi in the Kanjuruhan incident. With the YouTube broadcast Newsroom Narrative "Brutal Moments Leading Up to Mass Death" the public can judge for themselves. Reception analysis tries to provide a meaning for understanding a media broadcast (print, electronic, internet) by understanding how the character of the media broadcast is seen by the audience. Individuals who analyze media through reception studies focus on the experience and viewing of audiences (viewers/readers), as well as how meaning is created through these experiences. Using a qualitative approach with reception analysis methods and data collection techniques through in-depth interviews with several students conducted by researchers. The theory used is Stuart Hall's study reception with the research subjects being students from the Faculty of Communication Sciences, Bandung Islamic University who followed the issue of the Kanjuruhan tragedy and watched broadcasts related to the security of the Kanjuruhan Stadium on the Narasi Newsroom YouTube channel.
LOMBA KREASI MENU MASAKAN SEBAGAI IMPLEMENTASI PENGETAHUAN PREVENTIF STUNTING DI TEMBALANG Fadhlurrohman, Dzikrul Wafa’; Wijanarko, Ghulanaldo Rayyan; Syafitri, Annisa Noviyani; Ayuningtyas, Ineke; Putri, Azzahra Chantika; Susanto, Nesha Anindya; Khairunnisa, Rifa; Sarjana, Teysar Adi; Putra, Hega Bintang Pratama; Werdani, Riandhita Eri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi, sanitasi buruk, dan ketidaktahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan kreatif berupa lomba masak yang diadakan di Kelurahan Tembalang, dengan peserta perwakilan dari delapan Rukun Warga (RW). Peserta diajarkan cara inovatif mengolah bayam dan ikan lele menjadi menu sehat yang menarik, mudah diterapkan, dan terjangkau. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang, kreativitas dalam pengolahan makanan, dan kesadaran untuk menerapkan pola makan sehat. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dalam memasak, tetapi juga memperkuat komitmen keluarga dalam menyediakan makanan bergizi pada anak-anak. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model yang efektif dalam upaya pencegahan stunting di masyarakat. Keberlanjutan program serupa di masa depan diharapkan dapat memperluas dampaknya dalam menciptakan generasi sehan dan bebas stunting.