Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE INFLUENCE OF EDUCATION ABOUT STUNTING ON MOTHER'S KNOWLEDGE Eka, Eka Hadrayani; Fadhilah Gani, Nurul; Risnawati; Muthahharah
Journal of Islamic Nursing Vol 8 No 2 (2023): Journal of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v8i2.41479

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutritional intake in children over a long period which can result in growth disorders in children. Education can increase parents' knowledge and attitudes in providing children with nutrition so that it can become an alternative intervention to improve health behavior in dealing with stunting. In the research area, there are 71 stunted children. This research aims to determine the effect of education about stunting on mothers' knowledge in Pallantikang village, Jeneponto Regency. This research is quantitative research using a quasi-experimental method with a one-group pre-post test design approach and using the Wilcoxon test. In this research design, before the intervention is given, a pre-test is first given which aims to assess the mother's knowledge about stunting. After the intervention is given, a post-test will be given. The intervention that will be carried out in this research is education about stunting using lecture methods and poster media. The results of the research show the p-value = 0.000 and the median pre-test is 9.00 while the post-test value is 13.00. From the results of the research conducted, it can be concluded that there is an influence of education about stunting on the knowledge of mothers in Pallantikang Village, Jeneponto district, before and after being given education about stunting. Future research needs to examine further the behavior of mothers in providing nutrition for toddlers after receiving nutrition education. Providing health education through poster media can increase knowledge and can be a good health education technique for the community.
Pencegahan Stunting Sejak Dini: Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Edukasi Tatap Muka Arbianingsih; Huriati; Hasnah; Gani, Nurul Fadhilah; Nurhidayah; Muthahharah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i3.164

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang disebabkan oleh malnutrisi kronis, infeksi berulang, dan praktik pengasuhan yang tidak memadai selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan melalui penyuluhan kesehatan dengan pendekatan tatap muka. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Poli KIA Puskesmas Bontomarannu dengan metode penyuluhan 30 menit, menggunakan media banner dan leaflet, serta diakhiri evaluasi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, ditandai dengan partisipasi aktif dan kemampuan menjawab pertanyaan dengan benar. Temuan ini memperkuat efektivitas metode tatap muka dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil, serta menegaskan peran penting edukasi tatap muka dalam pencegahan stunting. Intervensi ini dapat direplikasi sebagai strategi edukatif dalam program penurunan stunting skala lokal maupun nasional.
Pengabdian Berbasis Kebijakan: Strategi Diseminasi Policy Brief Pengasuhan Dini Risnah; Muthahharah; Sumarmi; Harmawati
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.133

Abstract

Stunting merupakan merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Sulawesi Selatan. Pencegahannya membutuhkan pendekatan lintas sektor. Salah satu elemen penting dalam upaya ini adalah pemberdayaan keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun dan mendiseminasikan policy brief mengenai pengasuhan anak dalam periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berbasis keluarga, dengan fokus pada pencegahan stunting di Sulawesi Selatan. Sasaran dari kegiatan ini adalah pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah daerah, BKKBN, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22–23 Juni 2025 di Hotel Swiss Belinn, Sulawesi Selatan. Media yang digunakan dalam kegiatan ini adalah policy brief, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan audiensi dengan pemerintah daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dapat memperkuat pemahaman serta komitmen terhadap pencegahan stunting berbasis keluarga. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah diseminasi policy brief berhasil membuka peluang bagi integrasi kebijakan di tingkat lokal yang mendukung pengasuhan berbasis keluarga dalam pencegahan stunting. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah agar diseminasi dilakukan secara berkala dengan cakupan yang lebih luas dan meningkatkan pemantauan digital berbasis kabupaten/kota untuk evaluasi capaian program secara real-time dan terstruktur.