Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan cerita dan permainan inovatif dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani pada anak-anak melalui pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di program Minggu Gembira Gereja St. Dismas Pejampi, yang melibatkan anak-anak usia 3-12 tahun sebagai peserta. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap aktivitas, antusiasme, dan interaksi anak-anak selama kegiatan, serta wawancara dengan pembina dan orang tua untuk mengeksplorasi dampak dari pendekatan ini terhadap perilaku anak di rumah. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi pola dan temuan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bercerita dan permainan inovatif secara signifikan meningkatkan minat dan pemahaman anak-anak terhadap nilai-nilai Kristiani, serta berkontribusi pada pembentukan karakter yang lebih baik di kalangan anak-anak. Temuan ini menegaskan bahwa metode ini tidak hanya efektif dalam pembinaan iman anak-anak, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pastoral berbasis cerita dan permainan inovatif dapat menjadi model yang relevan dan bermanfaat untuk diterapkan dalam pendidikan iman anak-anak, dengan implikasi penting bagi pengembangan metode pengajaran agama yang lebih menarik dan berdampak.