Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

VARIASI KETINGGIAN TITIK JATUH PADA PROSES PENGECORAN LOGAM DENGAN MENGATUR POSISI TITIK PUTAR TUNGKU Darianto, Darianto
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.615 KB)

Abstract

Industri pengecoran logam pada proses produksinya melibatkan rangkaian proses yang komplek dengan tingkat penggunaan teknologi yang beraneka ragam, sehingga untuk melakukan usaha perbaikan harus didasarkan pada setiap mata rantai proses secara sendiri-sendiri kemudian dirangkaikan secara keseluruhan dalam ikatan matarantai proses yang kompak. Losis atau kerugian atas cairan yang terbuang merupakan bahagian dari proses yang perlu dipertimbangkan sehingga diperlukan teknology sebagai pengatur ketinggian titik jatuh logam cair dengan cara mengatur posisi putar tungku. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa dengan mengatur sudut putar hingga 470 mendapatkan hasil penuangan yang baik tanpa losis.
ANALISA PENGARUH WAKTU DAN TURBULENSI ASAP PADA MESIN PENGERING IKAN LELE Darianto, Darianto
JMEMME (JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY) Vol 3, No 2 (2019): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.111 KB) | DOI: 10.31289/jmemme.v3i2.3029

Abstract

Indonesia kaya akan sumber hayati, salah satunya adalah gudang sumber penghasil protein hewani khususnya ikan. Pengasapan adalah salah satunya cara pengawetan ikan yang dapat dilakukan dengan peralatan yang sederhana dan mudah didapat serta harganya murah.Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan waktu ideal utuk proses pengasapan ikan dengan suhu 60ºC sampai dngan 70ºC waktu pengasapan 8 jam.Berat ikan yang diasapi dalam penelitian ini adalah 500 kg.Dan bahan bakar yang digunakan untuk pengasapan ikan adalah kayu jati.Dimana kayu ini dipilih sebagai bahan bakar karena sifatnya yang keras, sehingga dapat menghasilkan asap yang tebal dan mengeluarkan aroma yang cukup baik untuk ikan asap.Berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan serta analisa data dapat diperoleh bahwa waktu pengasapan ideal yang dibutuhkan untuk mengasapi atau mengeringkan ikan lele sale adalah 8 jam.Dimana dengan menggunakan waktu 8 jam dapat menurunkan kadar air pada ikan sebesar dengan 70 %.Penurunan kadar air sebesar 70 % dipengaruhi oleh waktu pengasapan dan pemilihan bahan bakar yang bersifat keras dan pengkontrolan suhu pengasapan yang dilakukan secara rutin.
Analysis of the Effectiveness of Condenser Heat Transfer in the Distillation Process of Serai Wangi Leaves Karo Karo, Septa Fernando; Weriono; Din Aswan Ritonga; Darianto, Darianto; Muhammad Idris; Indra Hermawan
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024 Edition
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jmemme.v8i1.6401

Abstract

The condenser is a critical component in systems designed to condense steam into liquid. The performance of a condenser can be influenced by the rate of heat transfer, vacuum pressure, and effectiveness. The aim of this research is to ascertain the effectiveness value and the variables affecting the performance of the condenser in the distillation process of citronella leaves, as well as to understand the impact of the heat transfer rate on film condensation (condensate steam mass). The methodology for assessing effectiveness values utilized the Log Mean Temperature Difference (LMTD) and Effectiveness – Number of Transfer Unit (NTU) approaches, alongside comparing the condensate steam mass with the steam mass flow rate to achieve film condensation. The research findings revealed an effectiveness value of 89% for the condenser, with 36% of the condensate steam mass converting into bio-oil. Influential variables include a capacity ratio of 0.0182840 and a heat transfer rate of 186,544.68 W. The LMTD was calculated to be 29.74°C. Thus, it can be concluded that the condenser used in the distillation process of citronella leaves still maintains good performance.
Pelatihan Proses Cutting dan Drilling Bagi Mahasiswa di Growth Centre LLDIKTI Wilayah - I Siregar, Amru; Darianto, Darianto; Apriliya, Indah; Mahyunis, Mahyunis
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 1 No 1 (2023): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v1i1.52

Abstract

Cutting and drilling training is a program designed to provide the necessary knowledge and skills for students to cut and form holes in materials. During the training, participants will learn the basic principles and effective cutting techniques using various cutting tools such as hand saws, hacksaw machines, and grinding machines. Participants will also be taught about the proper use of drilling machines and techniques. The trainee will gain an in-depth understanding of selecting suitable cutting tools, machine settings, appropriate cutting speeds and safe handling during the cutting and drilling process. Participants will also be trained in measuring and evaluating the quality of cutting and drilling results. After completing the training, participants are expected to have practical skills in operating cutting machines and drilling machines. Participants can perform cutting and drilling with precision, efficiency and good quality. Participants will also increase their understanding of solving problems related to cutting and drilling. Thus, cutting and drilling training will significantly benefit participants in improving skills, work efficiency, and safety in material cutting and drilling operations.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pencacah Pada Kelompok Peternak Di Desa Sei Mencirim, Deli Serdang – Sumatera Utara Hermawan, Indra; Noviandri, Dian; Yolanda, Agnita; Darianto, Darianto; Iswandi, Iswandi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 1 No 3 (2023): Desember
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v1i3.73

Abstract

Feed is a vital element crucial to supporting the growth and survival of livestock. Forages, commonly known as livestock fodder, serve as the primary food source for animals and form the foundation of livestock development efforts. Sei Mencirim Village has a livestock farmers' group named "Mencirim Ayu." This group comprises 15 farmers, each raising an average of 10 head of livestock, specifically goats/sheep. The issue faced by the group is the direct feeding of animals due to the lack of a feed chopper. The proposed solution involves creating and providing a livestock feed chopper machine and training on its usage. The outcome of this Community Partnership Program (PKM) activity includes implementing a chopper machine with a capacity of 30-50 kg/hour. Farmers can produce feed more economically for their livestock with this machine, potentially enhancing productivity.
Analisis Potensi Energi Angin Menggunakan Turbin Horizontal di Kawasan Wisata Mangrove Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan Idris, Muhammad; Zulfikar, Achmad Jusuf; Darianto, Darianto; Iswandi, Iswandi; Jufrizal, Jufrizal; Hermanto, Tino; Haniza, Haniza; Harahap, Uun Novalia
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 2 (2024): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i2.125

Abstract

The tridharma of higher education is the main task and function for every lecturer that must be carried out every semester. One of the activities of the tridharma of higher education is community service which aims to make a scientific contribution owned by each lecturer. On this occasion, the UMA mechanical engineering study program had the opportunity to carry it out in Tanjung Rejo village, Percut Sei District. The master who owns the mangrove forest tourist attraction. The tourist attraction is located on the coast of the Strait of Malacca, where geographically it has the potential for renewable energy, namely wind energy. Based on the measurement data, the average wind speed was obtained 2 m/s. From the potential power that can be generated through a horizontal type wind turbine theoretically 59.8 W. Actually, this turbine has an average power of 20.9 W. This difference occurs due to an efficiency factor of 35%. The potential of wind energy in Tanjung Rejo Tourism Village is very promising for development. This effort will not only increase the energy independence of the village, but also reduce carbon emissions and preserve the environment.
Penghayatan Umat tentang Makna Ekaristi dalam Hidup Sehari-Hari Arif, Aleksander; Febrianto, Damian; Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 9 (2021): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.135 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i9.1191

Abstract

Penghayatan umat terhadap nilai Ekaristi menjadi hal pokok dalam hidup iman Kristiani sebab Ekaristi menjadi sumber dan puncak dalam kehidupan umat Kristiani. Tujuan mendeskripsikan penghayatan umat mengenani makna Ekaristi dalam hidup sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa penelitian ini menggunakan model Milles dan Huberman dilengkapi dengan F persen menurut Skala Likert. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: pertama; fokus mengenai ungkapan syukur dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat,umat di lingkungan Santo Bonifasius itu mampu menghayati ungkapan syukur dalam keluarga, lingkungan, masyarakat bahkan 100%, sekian persen ini terjadi karena umat lingkungan ini sudah tau mengenai makna Ekaristi sebagai ungkapan syukur. Kedua; persekutuan dalam keluarga, lingkungan, masyarakat, mereka bisa sampai bersekutu bahkan 80%, sekian persen ini artinya mereka bisa menghayati persekutuan itu. Ketiga; mengenai kurban dalam keluarga, lingkungan, masyarakat, umat di lingkungan bisa sampai berkurban bahkan 80%, sekian persen ini artinya mereka bisa menghayati kurban itu.
Partisipasi Umat Dalam Kegiatan Pedalaman Iman Masa Prapaskah Stasi Antonius Padua Tanjung Lima Septi, Maria; Bhiju, Vilkariastiana; Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 9 (2021): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.65 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i9.1192

Abstract

Pendalaman iman merupakan salah satu kegiatan yang berupa bentuk pewartaan dan juga suatu upaya dalam pendampingan umat iman katolik atau kristiani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi umat dalam kegiatan pendalaman iman di Stasi Santo Antonius Padua Tanjung Lima. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Pendalaman iman adalah suatu kegiatan pewartaan yang di lakukan oleh orang-orang yang beriman dengan tujuan untuk mendewasakan imannya. Pendalaman iman adalah strategi katekese untuk mengembangkan iman umat agar dapat menyadari hak dan kewajiban sebagai seorang iman Katolik. Cara ini bisa menyadarkan umat agar ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendalaman iman yang menggereja dan bisa menghidupkan kembali strategi katekese yang telah seperti pesrsekutuan. Sehingga strategi katekese tersebut dapat meningkatkan kesadaran umat akan iman katolik yang di milikinya. perlu adanya usaha dalam kegiatan yang sehubungan dengan katekese yang terjadi dalam pola pikir umat tentang pentingnya iman umat agar semakin bertumbuh berkembang dalam iman.
IRINGAN ORGANIS DAN PENGHAYATAN IMAN UMAT DALAM PERAYAAN EKARISTI Chiaralazzo, Monica Innanda; Tarihoran, Emmeria; Darianto, Darianto
Bahasa Indonesia Vol 24 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34150/jpak.v24i1.499

Abstract

This study aims to demonstrate the significance of the organist's role in enhancing the faith experience of the congregation during the celebration of the Eucharist. The research was conducted at the Church of St. John the Baptist in Malang using a quantitative approach. Data collection used a research instrument in the form of a questionnaire whose validity had been tested using Aiken's V and was declared reliable based on the Alpha Cronbach formula. Data collection techniques are carried out by utilizing the Google Form. The research respondents were 307 Catholics. Data were analyzed using product-moment correlation (Pearson). The results showed that there was a relationship between organ music accompaniment and the appreciation of the parishioners at the Eucharistic celebration with Pearson's correlation coefficient (0.159) > r table (0.113), meaning that H0, was rejected and H1, was accepted. The Pearson correlation coefficient value is 0.159 when compared to the Pearson correlation criteria guideline table, indicating a fragile correlation level.
Urgensi BUMDes dan Optimalisasi Pemanfaatan Aset Desa Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Desa: Kajian Empiris di Desa Pule Kecamatan Modo Kartikasari, Evi Dwi; Indira, Irma; Darianto, Darianto; Hakim, Muammar Aminul; Prasetya, Dicky Eka
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 20 No 1 (2023): Januari
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v20i1.16040

Abstract

ABSTRACTThe presence of BUMDes is considered very important, but in fact, the company of BUMDes in Pule Village should have run better. The initial survey informed that various Pule village assets were detected to be capable of generating village income but needed to be managed optimally. This research uses a qualitative descriptive research type with a case study approach. The research focuses on the urgency of BUMDes and optimizing the management of village assets managed by BUMDes to assess the increase in village income that may be obtained by evaluating the APBDes. The researcher made observations and recorded the procedures for managing village assets by BUMDes Pule Village by interviewing informants and including comments on other supporting documents, namely in the form of financial reports for each BUMDes Pule Village business unit. Five informants or keymen in this study consisted of village secretaries, BUMDes directors, and BUMDes business unit management representatives. The purpose of this study is to describe the reasons for the existence of BUMDes, why it is significant for the village, how to form a good BUMDes according to law No. 6 of 2014, and what strategies can be carried out by villages to increase village income through optimizing the utilization of village assets. ABSTRAKKehadiran BUMDes dirasa sangat penting, namun pada kenyataanya kehadiran BUMDes di Desa Pule belum berjalan sebagaimana harusnya. Survey awal menginformasikan bahwa terdapat berbagai asset desa pule yang terdeteksi mampu menghasilkan pendapatan desa namun belum dikelola secara maksimal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif  kualitatif dengan pendekatan  studi kasus. Fokus penelitian pada urgensi BUMDes dan optimalisasi pengelolaan aset desa yang dikelola oleh BUMDes untuk dapat  mengkaji peningkatan pendapatan desa yang mungkin dapat diperoleh dengan mengevaluasi APBDes. Peneliti melakukan pengamatan dan mencatat mengenai tatacara pengelolaan aset desa oleh BUMDes Desa Pule dengan cara wawancara pada informan dan menyertakan pengamatan pada Dokumen lain sebagai pendukung, yaitu berupa laporan keuangan setiap unit usaha BUMDes Desa Pule. Informan atau Keyman dalam penelitian ini berjumlah lima orang yang terdiri dari sekertaris desa, direktur BUMDes dan perwakilan pengelola unit usaha BUMDes. Tujuan dari penelitian ini untuk menguraikan alasan keberadaan  BUMDes  mengapa sangat penting bagi desa, Bagaimana Pembentukan  dari BUMDes yang baik sesuai  peraturan undang – undang no 6 tahun 2014, serta Bagaimana strategi yang dapat dilakukan desa dalam rangka peningkatan pendapatan desa melalui optimalisasi pemanfaatan asset desa.