Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Filosofi Duduk Bersama Dalam Tongkonan Dan Relevansinya Dengan Kesetaraan Konteks Pendidikan Runggang, Agustinus; Tanditua, Intan; Sukito, Adi
Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pedagogi.v4i2.2482

Abstract

Tidak sedikit tongkonan di Toraja tidak lagi dihuni oleh keluarga yang bersangkutan dikarenakan lebih memilih untuk tinggal di rumah pribadi. Tentu hal tersebut juga mempengaruhi filosofi duduk bersama di tongkonan karena banyak keluarga yang telah jauh dari lokasi tongkonan termasuk yang tinggal di luar kota. Pendidikan moral tidak diberikan dalam ajang duduk bersama di tongkonan secara terang-terangan. Pendidikan sebelumnya yang berfokus pada nilai-nilai adat dan norma-norma kini diambil alih oleh ilmu pengetahuan dan nilai-nilai modern. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguraikan dan menggali terkait filosofi duduk bersama dalam tongkonan dan hubungannya dengan kesetaraan konteks pendidikan termasuk pendidikan zaman kolonial. Adapun hasil dari penulisan ini yaitu duduk bersama dalam tongkonan melambangkan persatuan dan keharmonisan keluarga besar (rapu tallang), rumpun keluarga bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan moral dan pendidikan moral itu berkontribusi dalam mempertahankan nilai-nilai tradisional sebagai identitas budaya Toraja. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini yaitu penelitian kualitatif yang menguraikan dan mendeskripsikan data secara naratif.
Transforming the Value of Family Fellowship in Rambu Solo’ Culture: A Christian Education Perspective Patandung, Yosef; Panggua, Selvi; Sukito, Adi; Randalele, Christian Elyesar
BIA': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual Vol 8, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/b.v8i2.629

Abstract

Rambu Solo’, a traditional Torajan funeral ceremony, embodies strong values of family fellowship that continue to be practiced within predominantly Christian communities in North Toraja. However, the transformation of these cultural values into Christian Religious Education (CRE) has not been systematically explored. This study aims to examine how the family fellowship values embedded in the cultural context of Rambu Solo’ are transformed into the values of Christian Religious Education.This study employed a qualitative ethnographic approach and was conducted in North Toraja Regency. Data were collected through in-depth interviews with two key informants, a traditional leader who also serves as a pastor and a Christian Religious Education teacher, as well as through participant observation during Rambu Solo’ ceremonies. The data were analyzed using thematic content analysis and theological-hermeneutical reflection. Ethical considerations were ensured through informed consent, voluntary participation, and the confidentiality of informants.The findings revealed two core values of family fellowship within Rambu Solo’: (1) unity in thought and emotion (sangngina and karapasan), and (2) unity in action through mutual cooperation (sangtiangkaran). These values are culturally preserved while being theologically reinterpreted within Christian education. The transformation process demonstrates that the cultural values of unity and mutual assistance are not eliminated; rather, they are reoriented toward biblical principles of fellowship, particularly the unity of believers in Christ and communal responsibility within the Body of Christ. Therefore, Rambu Solo’ functions as a cultural medium through which Christian Religious Education contextualizes biblical teachings on unity, love, and communal solidarity within Toraja society.