Al-hamaz, Milda Nabilah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DALAM PENINGKATAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE RAD Al-hamaz, Milda Nabilah; Hafshah, A’idah Afifah; Ramah, Meliana Nur; Sejati, Putri Ayu; Pujianto, Risky; Syva, Vena Mutiara; Pamungkas, R Wisnu Prio
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/junsibi.v5i1.1078

Abstract

sistem informasi perpustakaan yang efisien dan mudah diakses. Penelitian ini melihat bagaimana sistem informasi perpustakaan berbasis web dibuat dan dioperasikan, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas pengguna dan efektivitas pengelolaan sumber daya perpustakaan. Sebuah sistem dikembangkan untuk memudahkan pengguna mencari, mengakses, dan berinteraksi dengan konten proyek tertentu melalui browser web yang banyak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode RAD. Metode RAD merupakan salah satu metode yang berfungsi untuk membuat dan mengambangkan aplikasi cepat, sehingga dapat menghasilkan suatu aplikasi ataupun sistem berbasis web yang memiliki iterasi dan pembaruan software yang lebih cepat. Penelitian ini membahas pemodelan data, penggunaan antarmuka, pengguna yang intuitif, dan integrasi teknologi terkini ke dalam sistem pemrosesan informasi. Hasil dari penelitian ini, dapat mempermudah para pengguna dalam mengakses sistem informasi online perpustakaan, yang juga memungkinkan staf perpustakaan mengelola sumber dayanya dengan lebih efektif. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai pentingnya teknologi berbasis web dalam memodernisasi perpustakaan dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada pengguna serta efisiensi manajemen sumber daya perpustakaan.
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DALAM PENINGKATAN EFEKTIFITAS SUMBER DAYA PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE RAD Al-hamaz, Milda Nabilah; Hafshah, A’idah Afifah; Ramah, Meliana Nur; Sejati, Putri Ayu; Pujianto, Risky; Syva, Vena Mutiara; Pamungkas, R Wisnu Prio
Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Sistem Informasi Bisnis (JUNSIBI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/junsibi.v5i1.1078

Abstract

sistem informasi perpustakaan yang efisien dan mudah diakses. Penelitian ini melihat bagaimana sistem informasi perpustakaan berbasis web dibuat dan dioperasikan, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas pengguna dan efektivitas pengelolaan sumber daya perpustakaan. Sebuah sistem dikembangkan untuk memudahkan pengguna mencari, mengakses, dan berinteraksi dengan konten proyek tertentu melalui browser web yang banyak digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode RAD. Metode RAD merupakan salah satu metode yang berfungsi untuk membuat dan mengambangkan aplikasi cepat, sehingga dapat menghasilkan suatu aplikasi ataupun sistem berbasis web yang memiliki iterasi dan pembaruan software yang lebih cepat. Penelitian ini membahas pemodelan data, penggunaan antarmuka, pengguna yang intuitif, dan integrasi teknologi terkini ke dalam sistem pemrosesan informasi. Hasil dari penelitian ini, dapat mempermudah para pengguna dalam mengakses sistem informasi online perpustakaan, yang juga memungkinkan staf perpustakaan mengelola sumber dayanya dengan lebih efektif. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai pentingnya teknologi berbasis web dalam memodernisasi perpustakaan dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada pengguna serta efisiensi manajemen sumber daya perpustakaan.
Integrasi Literasi Digital, Sistem Pembayaran Digital, dan Teknologi Penerangan Jalan untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Cibuntu Sari, Rafika; Al-hamaz, Milda Nabilah; Anapri, Lutfi; Putri, Raina Andriani; Pratama, Muhamad Daffa Ghulam; Irwanda, Eko; Elvangga, Kelvin; Syahrul, M.; Mochammad Afif Kurniawan; Rivano, Muhammad Fathir Rizki; Firdaus, Muhammad Zafira; Bowono, Prayuda; Maulana, Rifqi
Journal Of Computer Science Contributions (JUCOSCO) Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/pnhexc47

Abstract

The rapid development of digital technology presents both opportunities and challenges for rural communities in education, economic activities, and environmental safety. In RW 13 Cibuntu Village, Bekasi Regency, limited digital literacy among students, low adoption of digital payment systems by MSME actors, and insufficient street lighting affecting community safety were identified as key issues. This community service program aimed to integrate digital literacy, QRIS-based digital payment systems, and street lighting technology to support technology-driven community empowerment. The implementation employed educational, participatory, and collaborative approaches, including digital literacy and online safety education for junior high school students, training on digital media utilization and QRIS for MSMEs, and installation of public street lighting in poorly lit areas. Evaluation was conducted through observation, discussion, and comparison of conditions before and after the program. The results indicate improved students’ understanding of safe digital media usage, increased MSME awareness of cashless transactions, and enhanced community safety following the installation of street lighting. The integration of these technological aspects contributed to strengthening community digital capacity, improving environmental quality, and supporting local economic activities. Therefore, integrated digital technology implementation can serve as a sustainable and adaptive model for rural community empowerment.