Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF MELALUI SOCIAL MISSION, SERVICE QUALITY, INTENTION TO BUY, DAN BRAND IMAGE Mukti, Yoanita Yuniati; Ashila, Shafa; Bakar, Abu
Proyeksi Vol 19, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Faculty of Psychology Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp.19.1.39-51

Abstract

Tingginya persaingan di industri menunjukkan pentingnya keunggulan kompetitif. Upaya peningkatan keunggulan kompetitif mutlak diperlukan agar upaya yang dilakukan dapat menarik perhatian konsumen. Penelitian ditujukan untuk identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian, yaitu social mission, service quality, dan brand image. Hipotesis penelitian adalah faktor social mission, service quality, Intention to buy, dan brand image memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Metode pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diperoleh data 100 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan SEM-PLS, dan diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan di antara variabel social mission terhadap service quality, brand image dan intention to buy, serta service quality terhadap brand image, dan brand image terhadap intention to buy. Hasil penelitian menunjukkan rekomendasi upaya peningkatan keunggulan kompetitif yaitu diantaranya meliputi, peningkatan kegiatan misi sosial, peningkatan kualitas layanan terutama sikap dari karyawan dalam memberikan layanan kepada pelanggan, serta peningkatan serta ciri khas merek sebagai bagian dari brand image perusahaan.
PENGARUH INFLUENCER, BRAND IMAGE, WORD OF MOUTH, DAN PELUANG KARIER TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE PLS-SEM Arijanto, Sugih; Darmawan, Nazwa Aulia; Bakar, Abu; Mukti, Yoanita Yuniati
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 12 No 2 (2024): Inaque Oktober 2024
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/iqe.v12i2.15623

Abstract

The competition among private universities (PTS) in Bandung is intensifying as Generation Z, which dominates the student population, becomes increasingly reliant on social media. This study aims to identify and analyze the key factors influencing PTS selection to provide insights for improving marketing strategies. A quantitative approach was used with purposive sampling, involving 136 respondents, and data was analyzed using the PLS-SEM method. The results indicate that among the four tested variables, career opportunities and word of mouth significantly influence student’s decisions in choosing a PTS, whereas influencers and brand image do not have a significant impact. To enhance career appeal, PTS should maintain a strong balance between theory and practice in study programs. Additionally, improving student satisfaction and involving parents can strengthen the effectiveness of word-of-mouth promotion. These findings offer valuable input for PTS in refining their marketing approaches to attract more students in an increasingly competitive education sector.
Analisis Beban Kerja Mental Pekerja Pabrik Tahu Berdasarkan Metode NASA-TLX Helianty, Yanti; Mukti, Yoanita Yuniati; Arfansa, M Gia; W, Fikki Riezky; Yuniar, Yuniar; Arijanto, Sugih
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 3 No 03 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v3i03.394

Abstract

Pabrik tahu TN adalah sebuah perusahaan manufaktur skala kecil yang yang memproduksi tahu putih dan tahu kuning. Pekerja di pabrik ini berkerja 12 jam yang dilakukan setiap hari mulai dari jam 00.00– 12.00. Proses pekerjaan hampir seluruhkan dilakukan secara manual, sehingga kekuatan fisik sangat dibutuhkan oleh pekerja. Kondisi perkejaan ini yang dilakukan dalam jangka waktu panjang, dapat menimbulkan beban kerja fisik dan beban kerja mental pekerjanya. Pemilik pabrik tahu perlu melakukan analisis terhadap beban kerja pekerja agar dapat dilakukan strategi-strategi yang dapat mengurangi beban pekerja. Mengurangi beban kerja fisik memerlukan investasi yang tidak sedikit karena memerlukan peralatan semi manual untuk mengurangi beban kerja fisik. Strategi yang memungkinkan adalah menurunkan beban kerja mental. Untuk itu perlu dilakukan analisis beban kerja mental pegawai di pabrik tahu TN menggunakan pendekatan NASA-TLX. Dari hasil pengukuran diperoleh hasil rata-rata skor beban mental sebesar 79,7 yang mengindikasikan beban kerja mental cukup tinggi. Faktor yang paling berpengaruh adalah Mental Demand dan Effort. Berdasarkan hasil analisis dapat dilakukan strategi-strategi yang dapat menurunkan skor beban kerja mental.
Design Performance Appraisal for Contractor Employee Using Behaviorally Anchored Rating Scales and Analytical Hierarchy Process Methods Fauzi, Mukhammad Ziddan; Mukti, Yoanita Yuniati; Bakar, Abu
West Science Business and Management Vol. 1 No. 05 (2023): West Science Business and Management
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsbm.v1i05.522

Abstract

Human resources are essential for an organization's functioning and contribute to its progress by being of high quality. The quality of human resources is reflected in optimal performance. One of the activities to measure employee performance is by conducting performance appraisals. PT. Bintang Sejahtera Putra is a company engaged in fabrication services, such as mechanical contracting and electrical. The issue faced by the company is the absence of a performance evaluation system that can assess employees from both the company's and the client's perspectives. This research aims to design an employee performance appraisal system from both the company's and the client's perspectives, using the Behaviorally Anchored Rating Scale for determining critical incidents and the Analytical Hierarchy Process as a weighting method. This study results in two evaluation systems: from the company and the client. The criteria used in the company's evaluation system include job quality 12.97%, work targets 17.01%, discipline 8.86%, responsibility 6.26%, attendance 11.84%, work attitude 6.17%, cooperation 5.53%, initiative 3.07%, leadership 3.17%, and job knowledge 7.50%. Meanwhile, the criteria used in the client's evaluation system is the client perspective with a weight of 17.61%. The client's perspective criteria result in several sub-criteria, namely neatness 19.76%, satisfaction 49.05%, and service 31.19%.
Rancangan Perbaikan Stasiun Kerja Mesin Glass Lathe Berdasarkan Metode Quick Exposure Check (QEC) dan Antropometri di CV Ruchi Bakar, Abu; Helena Lengkong, Grace Monica; Rachman, Rubby Nur; Helianty, Yanti; Arijanto, Sugih; Azima, Fahrizal; Mukti, Yoanita Yuniati
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1531

Abstract

Abstract: CV. Ruchi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang laboratory glassware, dan berdasarkan hasil observasi diketahui terdapat permasalahan pada rancangan stasiun kerja yang belum memperhatikan aspek ergonomi. Pemilihan stasiun kerja mesin glass lathe merujuk pada banyaknya waktu yang dihabiskan dan cakupan komponen yang dapat diproduksi pada stasiun kerja tersebut. Pada stasiun kerja ini diperlukan peninjauan ulang aspek ergonomi sehubungan dengan adanya keluhan dari operator terkait kenyamanan dalam bekerja. Proses peninjauan rancangan stasiun kerja, diawali dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC) untuk mengetahui performansi rancangan yang ada terhadap tingkat kenyamanan operator. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai exposure score and level yang relatif mengkhawatirkan yakni 57%. Hal ini menunjukkan perlunya dilakukan desain ulang stasiun kerja mesin glass lathe. Pendekatan antropometri dilakukan dalam membuat rancangan ulang stasiun kerja mesin glass lathe, sehingga operator dapat bekerja lebih nyaman. Rancangan meliputi re-desain fasilitas kerja (kursi dan meja kerja) yang digunakan operator pada stasiun kerja tersebut.