Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Educator Excellence in the Era of Society 5.0: A Hadith Perspective Onilivia, Viva Fadma; Noptario, Noptario
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2024.41-04

Abstract

Abstract: In the disruptive era of Society 5.0, educators are required to continuously learn and adapt to technological advancements. This study aims to examine the concept of an exemplary educator from the perspective of Hadith, providing a reference for teachers to develop their potential in accordance with religious teachings. Utilizing a qualitative research approach and library research methods, this study explores various sources such as books, articles, and other relevant literature. The findings emphasize that to be a quality educator in the sophisticated era of Society 5.0, one must be adept at embracing change, utilizing technology effectively, and guiding students towards both worldly success and spiritual fulfillment. The discussion underscores the importance of balancing technological proficiency with religious principles, portraying educators as critical thinkers who embody the teachings of Prophet Muhammad SAW. This study contributes to the Islamic educational knowledge base by highlighting that the efforts to create excellent educators are also advocated in Islam through Hadith, thereby ensuring that future generations receive the best education aligned with religious teachings. Abstrak: Di era disruptif Society 5.0, pendidik dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidik yang unggul dari perspektif hadis, memberikan referensi bagi guru untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan ajaran agama. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode penelitian kepustakaan, studi ini mengeksplorasi berbagai sumber seperti buku, artikel, dan literatur relevan lainnya. Temuan menekankan bahwa untuk menjadi pendidik yang berkualitas di era Society 5.0 yang canggih, seseorang harus mampu menghadapi perubahan, memanfaatkan teknologi secara efektif, dan membimbing peserta didik menuju kesuksesan duniawi dan pemenuhan spiritual. Pembahasan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kecakapan teknologi dan prinsip-prinsip agama, menggambarkan pendidik sebagai pemikir kritis yang meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW. Penelitian ini berkontribusi pada khazanah pengetahuan pendidikan Islam dengan menyoroti bahwa upaya menciptakan pendidik yang unggul juga dianjurkan dalam Islam melalui hadis, sehingga generasi masa depan dapat menerima pendidikan terbaik yang sesuai dengan ajaran agama.
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA 5.0 Onilivia, Viva Fadma; Hamami, Tasman
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 3 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah - Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i3.775

Abstract

Metode pembelajaran yang kurang menarik dan interaktif serta tidak sesuai dengan perkembangan teknologi dapat mengakibatkan rendahnya minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan sesuai dengan landasan metode pembelajaran yang akan memenuhi kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, pengumpulan data dilakukan melalui analisis kritis terhadap literatur yang relevan, meliputi jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang terkait dengan metode pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang lebih interaktif, berbasis teknologi, dan sesuai dengan konteks perkembangan siswa dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama Islam, proses pendidikan agama Islam tetap memerlukan metode yang tepat dan benar agar dapat berhasil, meskipun metode pembelajaran bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi para pendidik dan pembuat kebijakan dalam upaya mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam sehingga lebih relevan dan menarik bagi generasi muda.
Imam Al-Ghazali's educational thought and its relevance to contemporary Islamic education literature review on scopus indexed articles Onilivia, Viva Fadma; Noptario; Maragustam; Putri, Nadya Syafira
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v18i1.16586

Abstract

Al-Ghazali is a famous Islamic philosopher scholar, nicknamed Imam Al-Ghazali because of his views and deep knowledge of various religious sciences is as a blasphemy of Islam. According to Imam Al Ghazali, Islamic education is a process that will make humans as brilliant beings so that they will get happiness while living in the world and in the hereafter by staying closer to the creator, namely Allah Almighty through the knowledge that has been obtained through the process of education. Education today is relevant and in line with the concept of Imam Al-Gahzali regarding education which can be known from various components of education, both from educational objectives, curriculum, methods used in the educational process, educators and students themselves. This article traces research on the thought of Imam Al-Ghazali in the journal indexed by Scopus. The reason for choosing the reference limit is only in Scopus indexed journals so that the data obtained can be more reliable because it is published in reputable international journals. The urgency of this discussion is for science in the treasures of Islamic education, namely the relevance between contemporary Islamic education today according to Imam Al-Ghazali and educational thinking. Abstrak Al-Ghazali adalah seorang ulama filsuf Islam yang terkenal, dijuluki Imam Al-Ghazali karena pandangan dan pengetahuannya yang mendalam tentang berbagai ilmu agama adalah sebagai seorang mujtahid. Menurut Imam Al Ghazali, pendidikan Islam adalah sebuah proses yang akan menjadikan manusia sebagai makhluk yang cemerlang sehingga akan mendapatkan kebahagiaan selama hidup di dunia dan di akhirat dengan cara mendekatkan diri kepada sang pencipta, yaitu Allah SWT melalui ilmu yang telah didapatkan melalui proses pendidikan. Pendidikan saat ini relevan dan sejalan dengan konsep Imam Al-Gahzali mengenai pendidikan yang dapat diketahui dari berbagai komponen pendidikan, baik dari tujuan pendidikan, kurikulum, metode yang digunakan dalam proses pendidikan, pendidik dan peserta didik itu sendiri. Artikel ini menelusuri penelitian mengenai pemikiran Imam Al-Ghazali dalam jurnal yang terindeks Scopus. Alasan pemilihan batasan referensi hanya pada jurnal terindeks Scopus agar data yang diperoleh dapat lebih terpercaya karena dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi. Urgensi dari pembahasan ini adalah untuk keilmuan dalam khazanah pendidikan Islam, yaitu relevansi antara pendidikan Islam kontemporer saat ini menurut Imam Al-Ghazali dengan pemikiran pendidikan.