Musa, Anton
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI MODUL AJAR PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA SMK Musa, Anton; Dzakiyyuddin, Mohammad; Ali Nurzen Amin, Aang
Manajemen Pendidikan Vol. 18, No. 2, Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jmp.v18i2.23284

Abstract

This research was conducted due to the policy of renewing the national curriculum to the Merdeka Belajar curriculum, which contains Differentiated Learning approach and the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) for elementary to high school levels. The interesting thing to study here is how to implement this policy in the realm of vocational education at SMK (Vocational High School). This research aims to investigate how the differentiated learning approach is implemented on the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile in vocational schools. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis methods. Data collection uses observation, interviews, and documentation studies. Miles and Huberman's interactive analysis techniques are used in data analysis, including data reduction, display, and conclusion drawing. This research shows that planning involves analyzing school readiness, forming committees, establishing success indicators, providing P5 training for teachers, mapping students using diagnostic assessments, determining P5 themes, and designing learning modules. Implementation includes P5 socialization, differentiated learning processes, product guidance, and productive expo projects. Evaluation has been carried out through reflection sessions at the end of each lesson, performance rubrics, and written tests. In general, a differentiated learning approach as module for the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students in Vocational Schools has been implemented continuously and has had a positive impact on students, as shown by increased enthusiasm and satisfactory assessment results.
Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Modul Ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada SMK Musa, Anton; Dzakiyyuddin, Mohammad; Amin, Aang Ali Nurzen
Manajemen Pendidikan Volume 19, No 2, Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jmp.v9i2.3168

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kebijakan pembaharuan kurikulum nasional menjadi kurikulum Merdeka Belajar, yang berisi pendekatan Differentiated Learning dan Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5) untuk jenjang SD hingga SMA. Hal yang menarik untuk dipelajari disini adalah bagaimana menerapkan kebijakan ini dalam ranah pendidikan vokasi di SMK (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pendekatan pembelajaran yang diferensiasi diterapkan pada Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila di SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis interaktif Miles dan Huberman digunakan dalam analisis data, termasuk pengurangan data, tampilan, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan melibatkan analisis kesiapan sekolah, membentuk komite, menetapkan indikator keberhasilan, memberikan pelatihan P5 bagi guru, memetakan siswa menggunakan penilaian diagnostik, menentukan tema P5, dan merancang modul pembelajaran. Implementasi meliputi sosialisasi P5, proses pembelajaran yang berbeda, bimbingan produk, dan proyek expo produktif. Evaluasi telah dilakukan melalui sesi refleksi di akhir setiap pelajaran, rubrik kinerja, dan tes tertulis. Secara umum, pendekatan pembelajaran yang dibedakan sebagai modul Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila di Sekolah Vokasi telah dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan dampak positif bagi siswa, ditunjukkan dengan meningkatnya antusiasme dan hasil penilaian yang memuaskan.