Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan di Yogyakarta: Tinjauan Penerapan Regulasi dan Otonomi Khusus Sipahutar, Cornelius; Hitalessy, Yehezkiel Steferd Kristo; Putri, Quinny Azalia
Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/humaya.v4i1.9104

Abstract

Despite its abundance of cultural and natural resources, the Special Region of Yogyakarta continues to grapple with poverty. A significant portion of the population in Yogyakarta continues to experience poverty and has not yet completely reaped the advantages of the special autonomy along with its regulations. This study seeks to investigate the issue of poverty and evaluate the efficacy of special autonomy and regulations. A descriptive qualitative method was employed using a desk study to analyze literature from scientific journals, books, and online sources. The findings indicated that the use of special funds and restrictions has not yielded complete efficacy in mitigating poverty. Enhancing collaboration between the government and the community is necessary, and legislation should be tailored to local knowledge and practices. Efforts should be made to enhance the management of dedicated funds with a specific focus on enhancing human resources so as to achieve a more efficient reduction of poverty.
Peran Lembaga Penjamin Simpanan (Lps) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dan Bank Indonesia (Bi) Dalam Proses Likuidasi Bank Hitalessy, Yehezkiel Steferd Kristo; Hakim, Putri Balqis Nuril; Fatihah, Kaila Intan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Likuidasi bank adalah proses pencabutan izin usaha, pembubaran, dan penyelesaian atau pemberesan hak dan kewajiban bank. Beberapa lembaga yang memiliki peran dalam pencegahan dan proses likuidasi diantaranya adalah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Likuidasi bank tidak hanya menjadi keputusan penting bagi keberlangsungan bank yang bersangkutan, tetapi juga mempengaruhi stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang dijelaskan secara deskriptif, ditemukan bahwa LPS berperan dalam memastikan bahwa dana yang dimiliki oleh nasabah pada bank yang dilikuidasi terjamin, LPS juga akan terlibat dalam proses likuidasi bank dimulai dari membuat keputusan untuk menetapkan bank gagal serta membantu dalam penyelesaian aset dan kewajiban bank yang dilikuidasi. OJK juga berperan dalam melakukan pengawasan terhadap bank gagal dan persiapan apabila terjadi permasalahan bank yang dapat dilakukan dengan pencegahan dan penanganan krisis sistem keuangan, sementara itu BI sebagai bank sentral yakni mengatur dan mengawasi bank termasuk berwenang melakukan pencabutan izin usaha, likuidasi, dan pembubaran bentuk hukum bank di Indonesia. Ketiganya mengalami problematika yang sama dalam menjalankan proses likuidasi bank di Indonesia, antara lain seperti resiko timbulnya masalah dalam stabilitas keuangan negara, resiko pada reputasi lembaga dan kepercayaan masyarakat, dan proses pemulihan aset yang kompleks.