Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Yoga Prenatal Terhadap Tingkat Stres Ibu Hamil Trimester Ketiga dalam Menghadapi Persalinan Ni Nyoman Suarti; Putu Widiastini, Luh; Ni Made Risna Sumawati
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 8 No 1 (2024): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v8i1.316

Abstract

Latar Belakang: Wanita pada masa kehamilan akan mengalami perubahan fisiologis dan perubahan psikologis didalam dirinya yang merupakan peristiwa penting bagi setiap wanita. Perubahan psikologis yang paling banyak dialami adalah stres dalam masa kehamilan. Stres yang dialami oleh ibu hamil akan bertambah dua kali lipat pada trimester II dan III. Salah satu upaya untuk mengatasi stres pada ibu hamil adalah yoga prenatal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh yoga prenatal terhadap tingkat stres ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di PMB Ni Nyoman Suarti, A.Md.Keb. Metedologi: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy eksperimental dengan desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 ibu hamil trimester III, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis menggunakan analisa uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney, nilai p value = 0,567 dengan nilai Z hitung 0,468 yang artinya nilai p≤0,05, Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada pengaruh yang signifikan yoga prenatal terhadap tingkat stres ibu hamil trimester III.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Pijat Oksitosin Dengan Sikap Ibu Dalam Pemberian ASI Eksklusif I Gusti Ayu Nyoman Devilia Arini; Pande Putu Indah Purnamayanthi; I Gusti Agung Manik Karuniadi; Ni made Risna Sumawati
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 1 No 3 (2024): JKRI - Februari 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa nifas, ibu melakukan proses menyusui yang merupakan metode pemenuhan kebutuhan nutrisi pada bayi. Pemberian Air Susu Ibu kepada bayi diberikan minimal 6 bulan secara ekslusif tanpa makanan dan tambahan minuman lain. Salah satu cara untuk meningkatkan peran aktif ibu nifas dalam mensukseskan keberhasilan ASI Eksklusif adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dengan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif di Klinik Tiara Husada. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 45 orang dan sampel sebanyak 35 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Data dianalisis menggunakan Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan p≤0,05. Hasil: Hasil uji statistik mengenai hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dengan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif diperoleh nilai p-value sebesar 0,004 < 0,05. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dengan sikap ibu dalam pemberian ASI Eksklusif di Klinik Tiara Husada. Ibu nifas diharapkan dapat melakukan pijat oksitosin secara teratur sebagai salah satu pilihan terapi untuk kelancaran produksi ASI.
P Pelatihan Pijat Oksitosin pada Keluarga Ibu Hamil TM III dalam Peningkatan Dukungan Pemberian ASI Ekslusif di Klinik Pedungan Medika Denpasar Pande Putu Indah Purnamayanthi; Ni Made Risna Sumawati; Putu Ayu Dina Saraswati
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i3.2539

Abstract

The purpose of this community service is to provide training to families of pregnant women in their third trimester, namely husbands, on how to do oxytocin massage independently. The method used is to collect respondents by holding a class for pregnant women in their third trimester at the Pedungan Medika Denpasar Clinic. The first implementation carried out was to provide counseling and then conduct demonstrations and training for pregnant women in their third trimester. Participants in this activity were pregnant women in their third trimester and their families at the Pedungan Medika Denpasar Clinic. It is hoped that after conducting the training, families, especially husbands, can do oxytocin massage on pregnant women in their third trimester at home so that mothers will be confident in breastfeeding their babies later.
PKMS PEPAYA (Pelatihan Perawatan Payudara) Pada Ibu Hamil Trimester III di UPTD Puskesmas Sukawati I Gianyar Pande Purnamayanthi; Ni Made Risna Sumawati; Pande Putu Novi Ekajayanti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i1.1310

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu melaksanakan penyuluhan dan pelatihan tentang perawatan payudara pada ibu hamil trimester III sehingga ibu hamil dapat mempraktikkannya dirumah. Metode yang digunakan yaitu mengumpulkan ibu hamil dengan cara meyelenggarakan kelas ibu hamil di UPTD Puskesmas Sukawati I. pelaksanaan pertama yang dilakukan yaitu dengan memberikan penyuluhan kemudian melakukan demonstrasi serta pelatihan kepada ibu hamil. Peserta dalam pengabdian ini yaitu ibu hamil trimester III yang mengikuti kelas ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukawati I. Diharapkan setelah melakukan pelatihan ini ibu hamil dapat menerapkan perawatan payudara sendiri dirumah sehingga ibu menjadi percaya diri nantinya untuk menyusui bayinya
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP INVOLUSI UTERI PADA IBU POST PARTUM NORMAL DI RUANG KEMUNING RSUD TABANAN Kurnia, Made Isa Meidriani; Putu Mastiningsih; Ni Made Risna Sumawati
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v3i2.196

Abstract

The postpartum period (puerperium) is a period that begins after the placenta is released and ends when the reproductive organs return to their original state (before pregnancy). Involution or uterine contraction is a process in which the uterus returns to its pre-pregnancy condition with a weight of about 30 grams. This process begins immediately after the placenta is born due to contractions of the smooth muscles of the uterus. The problem of uterine involution is subinvolution. Uterine subinvolution is the process of late uterine return caused by endometrial infection, residual placenta, blood clots, or uterine myoma. Efforts to prevent postpartum hemorrhage can be done since the 3rd and 4th stages of labor by administering oxytocin. This oxytocin hormone plays a very important role in the process of uterine involution. The purpose of this study was to determine the Effect of Oxytocin Massage on uterine involution in normal postpartum mothers in the Kemuning Room of Tabanan Hospital. This study used a Quasi Experiment design method with a Non Equivalent Control Group Design, namely there were two groups. used in this study were 40 respondents, divided into 2 groups. 20 respondents will be used as the intervention group and 20 more respondents will be used as the control group. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann Whitney Tests. The results of the statistical test conducted to compare uterine involution between the control and intervention groups obtained a p value = 0.041 (p <0.05) which means Ho is rejected so that it can be concluded that there is an effect of oxytocin massage on uterine involution in normal postpartum mothers in the Kemuning room of Tabanan Hospital. Based on the results of this study, it is expected that normal postpartum mothers can apply oxytocin massage to prevent bleeding and uterine subinvolution.
PENGARUH YOGA PRANAYAMA TERHADAP KECEMASAN PADA WANITA PREMENOPAUSE DI DESA WANASARI TABANAN Astuti, Ni Nyoman Ferry; Putu Mastiningsih; Ni Made Risna Sumawati
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v3i2.197

Abstract

Aging is a natural process that all humans go through. Aging in women begins with entering the climacteric period which begins at the age of 40-65 years. Premenopause usually causes symptoms such as irregular menstrual cycles, hot feelings from the chest to the face, cold sweats at night, vaginal dryness, insomnia, fatigue and depression. Efforts that can be made to reduce anxiety in premenopausal women are non-pharmacological, namely yoga pranayama. Yoga is one way of meditation to calm the mind with a personal development method that aligns the body, mind, and soul through body exercises (asana), breathing flow (pranayama) and meditation or visualization. The purpose of this study was to determine the Effect of Yoga Pranayama on Anxiety in Premenopausal Women in Wanasari Village, Tabanan. This study uses a Pre Experiment design method with a one group pretest-postest design where this study Observation was carried out twice, namely before and after the intervention was given. Data were analyzed using the Wilcoxon Test. The results of the statistical test conducted to determine the level of anxiety experienced by premenopausal women before and after being given yoga pranayama obtained a value of p = 0.000 (p <0.05) which means Ho is rejected so that it can be concluded that there is an effect of yoga pranayama on anxiety in premenopausal women in Wanasari Village, Tabanan. Based on the results of this study, it is expected that Premenopausal Women can apply Yoga Pranayama to overcome anxiety.
PENGARUH AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI UPTD PUSKESMAS PENEBEL I Gusti Ayu Dewi Damayanthi; Ni Made Egar Adhiestiani; Ni Made Risna Sumawati
Jurnal Karya Generasi Sehat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkgs.v3i2.206

Abstract

Lansia merupakan proses alami yang disertai adanya penurunan kondisi fisik, psikologis maupun sosial.Salah satu masalah yang sering terjadi pada lansia adalah insomnia yaitu ketidakmampuan untuk tidur walaupun ada keinginan untuk melakukannya. Insomnia bukan penyakit tetapi gangguan tidur berupa kesulitan tidur. Kualitas tidur merupakan kepuasan seseorang terhadap tidur. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tidur yaitu pemberian aromaterapi lavender.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aroma terapi Lavender terhadap kualitas tidur lansia di UPTD Puskesmas Penebel I. Penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Grup Design dan tehnik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Lansia sebanyak 40 orang. Data dianalisis menggunakan uji mann whitney dan wilcoxon. Hasil uji mann whitney didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 yang artinya terdapat pengaruh aroma terapi lavender terhadap kualitas tidur lansia di UPTD Puskesmas Penebel I. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan lansia dapat menerapkan Aroma terapi Lavender untuk memperbaiki kualitas tidur.