Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kapabilitas, Motivasi dan Pendayagunaan SDM Terhadap Kinerja Pegawai Uyun, Lamhatul; Sugiatini, Titin Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.10566

Abstract

ABSTRAK Puskesmas keliling dan Bidan Desa berdasarkan tempat tinggal dari segi jenis kendaraan, waktu yang ditempuh, serta biaya transportasi ke fasilitas kesehatan di Indonesia yaitu 39,2 mudah, 31,8 sulit, 29,0 sangat sulit. Sebagai konsekuensi tuntutan masyarakat, pegawai harus memberikan pelayanan yang terbaik. Khususnya, bagi petugas pelayanan kesehatan harus berkontribusi besar dalam meningkatkan kinerjanya sehingga berdampak positif bagi kualitas hidup dan kesejahteraan pasien. Mengetahui kapabilitas, motivasi dan pendayagunaan SDM terhadap kinerja pegawai. Analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Puskesmas Babelan II Bekasi sebanyak 33 orang, teknik pemgambilan sampel yaitu total sampling. Distribusi frekuensi sebagian besar responden memiliki kinerja yang baik 87,9%, kapabilitas baik 87,9%, motivasi tinggi 78,8%, dan disiplin kerja 84,8%. Ada hubungan yang bermakna antara kapabilitas, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan nilai p value < 0,05. Ada hubungan yang bermakna antara kapabilitas, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Diharapkan seluruh pegawai dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi sehingga dapat tercapainya prestasi kerja yang lebih prima. Kata Kunci: Kapabilitas, Motivasi, Disiplin, Kinerja Pegawai                       ABSTRACT Mobile health centers and village midwives based on place of residence in terms of type of vehicle, time taken, and transportation costs to health facilities in Indonesia, namely 39.2 easy, 31.8 difficult, 29.0 very difficult. As a consequence of the demands of society, employees must provide the best service. In particular, health care workers must make a major contribution in improving their performance so that it has a positive impact on the quality of life and well-being of patients. Knowing the capability, motivation and utilization of human resources on employee performance. Analytical by using cross sectional design. The sample in this study were all employees at the Babelan II Bekasi Health Center as many as 33 people, the sampling technique was total sampling. The frequency distribution of most of the respondents had good performance 87.9%, good capability 87.9%, high motivation 78.8%, and work discipline 84.8%. There is a significant relationship between capability, motivation and work discipline on employee performance with a p value <0.05.  is a significant relationship between capabilities, motivation and work discipline on employee performance. It is hoped that all employees can improve their performance even better so that more excellent work performance can be achieved. Keywords: Capability, Motivation, Discipline, Employee Performance
Efektifitas Pemberian Wedang Jahe Merah Terhadap Penurunan Nyeri Dismenorhoe Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Al - Khoiriah Cibaliung Pandeglang Tusolihah, Hikma; Sugiatini, Titin Eka
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19511

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is generally not dangerous, but it is felt to be disturbing for women who experience it, so that the impact on sufferers of menstrual pain that will occur is that adolescents choose to withdraw from social, academic activities, sports, difficulty sleeping, sensitivity and activity limitations due to the discomfort they feel. Moreover, their quality of life also decreases. This study aims to determine the effectiveness of giving red ginger tea on reducing dysmenorrhea pain in adolescent girls. The type of research used in this study is quantitative research. Quantitative research uses a pre-experimental research type with pre-test and post-test in one group (One-group pre-posttest). The sample is 35 adolescent girls who are menstruating. Univariate data analysis is displayed in the form of a frequency distribution table. Bivariate analysis uses the Wilcoxon statistical test with the help of SPSS. Based on dysmenorrhea pain before being given red ginger tea, it was found that most of the respondents had moderate dysmenorrhea pain, namely 19 people (54%) and after being given red ginger tea, it was found that most of the respondents had mild dysmenorrhea pain, namely 34 people (97%). Based on the Wilcoxon signed Rank Test, the results of Asymp.sig (2-tailed) 0.000 <α = 0.05 were significant, so Ha was accepted and Ho was rejected. It can be concluded that there is effectiveness in giving red ginger tea in reducing dysmenorrhea pain in adolescent girls. Islamic Boarding Schools are expected to cooperate with related agencies or health workers to provide information on adolescent health. Keywords: Red Ginger Tea, Adolescents, Dysmenorrhea ABSTRAK Dismenorea pada    umumnya    tidak  berbahaya,  namun  dirasa  mengganggu  bagi  wanita  yang  mengalaminya, sehingga  dampak bagi penderita nyeri haid yang akan terjadi yaitu remaja memilih menarik diri dari kegiatan sosial    akademik,    olah raga,    kesulitan    tidur,    sensitif    dan    limitasi    aktivitas    karena ketidak nyamanan  yang dirasakan. Lebih  dari  itu,  kualitas  hidup  mereka  juga  mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian wedang jahe merah terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja putri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan jenis penelitian pra-experimental dengan pre test dan post test dalam satu kelompok (One-group pre-posttest). Sampel adalah remaja yang sedang mengalami mentruasi sebanyak 35 remaja putri. Analisis data univariat ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan bantuan SPSS. Berdasarkan nyeri dismenorea sebelum diberikan wedang jahe maerah didapatkan bahwa selbagian belsar relspolndeln delngan nyeri dismenorea sedang  yaitu selbanyak 19 olrang (54 %) dan setelah diberikan wedang jahe maerah didapatkan bahwa selbagian belsar relspolndeln delngan nyeri dismenorea ringan yaitu selbanyak 34 olrang (97 %). Berdasarkan uji Wilcoxon signed Rank Test didapatkan hasil Asymp.sig (2-tailed) 0,000 < α = 0,05 berarti signifikan, sehingga Ha diterima Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 9efektifitas pemberikan wedang jahe merah dalam menurunkan nyeri dismenorea pada remaja putri. Pondok Pesantren diharapkan melakukan kerja sama dengan instansi terkait atau tenaga kesehatan untuk memberikan informasi mengenai kesehatan remaja. Kata Kunci: Wedang Jahe Merah, Remaja, Dismenorea