Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Perbandingan Tegangan Pengelasan SMAW dan GTAW dengan Menggunakan Baja Ringan ST 37 Siswadi, Siswadi; Kholili, Navik; Miftach, Royan; Ritonga, Alven; Hariyanto, Krisnadhi
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 5, No 2 (2024): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v5i2.172

Abstract

AbstractWelding involves the process of heating and melting two parts of the object as well as the addition of additional material/electrodes to create a strong and durable connection. The method of welding, the type of material, the electrodes, and the model of the connection have an impact on the strength of the weld result. The purpose of the research is to determine the results of the traction strength of samples welded using the SMAW and GTAW welding methods, as well as to test the strength of the welding results and compare the strengths of welding SMAW, GTAW. The research method used for the test of traction is a universal test machine using the ASTM E8/E 8M-13a standard sample, a workpiece with a diameter of 0.6 cm, a length of 3 cm, fingers of 0,6 cm. The welding wire used is 0.26 cm and 0.2 cm in diameter, and a strong welding current of 90 ampere. GTAW welding was tested with pull and the result was a pull strength of 0.86 Kgf/mm2, a stretch strength of 19.24 Kgf/mm2, an extension rate of 100 percent with a strength of 2750 Kgf. The pull test on SMAW welding obtained the result of a pull force of 0,86 Kgf/mm2, the pull strength is 2.34 Kgf/mm2 and the length of extension reached 100 percent when tested at 2750 Kgf. Keywords :Traction, Welding Connections, Electric Welding, SMAW and GTAW Welding. ABSTRAKPengelasan melibatkan proses pemanasan dan peleburan dua bagian benda serta penambahan bahan / elektroda tambahan untuk menciptakan sambungan yang kuat dan tahan lama. Metode pengelasan, jenis material, elektroda, dan model sambungan memiliki dampak terhadap kekuatan hasil las. Riset ini bertujuan untuk mengetahui hasil kekuatan tarik sampel yang dilas dengan metode pengelasan SMAW dan GTAW, disamping itu juga untuk menguji kekuatan hasil pengelasan dan membandingkan kekuatan las SMAW dan GTAW. Metode penelitian yang digunakan untuk pengujian tarik adalah mesin uji universal dengan menggunakan sampel standar ASTM E8/E 8M-13a, benda kerja dengan diameter 0,6 cm, panjang 3 cm, jari-jari 0,6 cm. Kawat las yang digunakan berdiameter 0,26 cm dan 0,2 cm, serta kuat arus pengelasan 90 ampere. Pengelasan GTAW di uji tarik dan hasil yang diperoleh adalah kekuatan tarik 0,86 Kgf/mm2, kekuatan regangan 19,24 Kgf/mm2, tingkat pemanjangan mencapai 100 persen dengan kekuatan 2750 Kgf. Pengujian tarik pada pengelasan SMAW didapatkan hasil kekuatan tarik 0,86 Kgf/mm2, kekuatan regangan adalah 2,34 Kgf/mm2 dan tingkat pemanjangan mencapai 100 persen saat diuji tarik dengan kekuatan 2750 Kgf. Kesimpulan yang didapatkan dari pengujian ini adalah jenis sambungan yang digunakan dalam proses pengelasan memiliki kekuatan tarik 0,86 Kgf/mm2 dengan nilai tertinggi mencapai 53,43 Kgf/mm2 pada metode SMAW dan kekuatan tarik terendah 32,32 Kgf/mm2 dengan beban seberat 2750 Kgf. Kata Kunci :Kekuatan tarik, Sambungan las, Las listrik, Pengelasan SMAW dan GTAW
PKM Penguatan Layanan Digital Kebun Binatang Surabaya melalui Implementasi Aplikasi Peta Interaktif dan Analisis Sentimen Pengunjung Ritonga, Alven; Isnaini Muhandhis; Suryo Atmojo; Suzana Dewi; Eka Alifia Kusnanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.725

Abstract

Kebun Binatang Surabaya (KBS) menghadapi tantangan dalam penyediaan informasi satwa, navigasi area yang luas, serta pemanfaatan umpan balik pengunjung untuk perbaikan layanan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penguatan layanan digital KBS melalui implementasi tiga inovasi berbasis hasil tugas akhir mahasiswa, yaitu aplikasi peta interaktif berbasis mobile, sistem informasi data satwa dan rekam medis, serta sistem analisis sentimen ulasan pengunjung di media sosial. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan studi pendahuluan, adaptasi dan implementasi sistem, pelatihan serta pendampingan staf, dan evaluasi. Uji penerimaan pengguna terhadap aplikasi peta melibatkan 20 pengunjung dengan tingkat penerimaan 94,5%. Sistem analisis sentimen mencapai akurasi 84% (Random Forest) dan 80% (Support Vector Machine) serta menonjolkan topik ulasan dominan terkait kebersihan, harga, dan kenyamanan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa integrasi hasil penelitian mahasiswa dalam pengabdian dosen mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan digital di KBS.