Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Perempuan Nelayan Berbasis Digital Mother School sebagai Andil Modern dalam Manajemen Strategis Akibat Pembelajaran Daring di Desa Bawolowalani Nias Selatan Gulo, Yorizal Tri Marzuki; Sarumaha, Mikael Irwan Susanto; Waruwu, Servista; Batubara, Beby Masitho; Gulo, Lebiyus; Mitha, Syahra; Pranata, Sudirman; Andriyani, Lia; Halawa, Lili Handayani; Bella, Dara; Mendrofa, Agung Rahmat Christin
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v4i2.10172

Abstract

Kegiatan pemberdayaan Kelompok Perempuan Nelayan di Desa Bawolowalani Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Juli-November 2021. Jumlah khalayak sasaran ini adalah sebanyak 50 orang, berusia 30-55 tahun. Selanjutnya dalam pelaksanaan kegiatan ini akan melibatkan 5 orang tokoh masyarakat Desa Bawolowalani, kepala desa, kepala dusun serta beberapa pemuda Desa Bawolowalani dalam melakukan koordinasi, kerjasama dan dalam memelihara ketertiban jalannya kegiatan. Pelaksanaan program Pemberdayaan Kelompok Perempuan Nelayan Berbasis Digital Mother School sebagai Andil Modern dalam Manajemen Strategis Akibat Pembelajarang Daring dilakukan dengan 3 tahapan yakni: Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan dan Tahapan Monitoring dan Evaluasi. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian Kelompok Perempuan Nelayan dan juga masyarakat terhadap kondisi sosial dan pendidikan masyarakat Desa Bawolowalani, menciptakan kader-kader di masyarakat di Desa Bawolowalani, terbentuknya kelompok dan kelembagaan dengan berbagai mitra di Desa Bawolowalani, menghasilkan kerjasama Kelompok Perempuan Nelayan dan masyarakat Desa Bawolowalani dengan pemerintahan desa dan perguruan tinggi, keterlibatan rekan-rekan mahasiswa serta dosen-dosen dalam melakukan pengabdian masyarakat serta terjadinya proses implementasi mata kuliah di desa. Hasil program ini telah mampu menumbuhkan semangat antusias Kelompok Perempuan Nelayan dalam mengikuti kegiatan Digital Mother School sehingga menciptakan kepedulian terhadap masalah pendidikan. Di, samping telah menciptkan mahasiswa yang dalam hal ini melalui organisasi bersama lembaga perguruan tinggi masuk kedalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dalam mengaktualisasikan pengalaman serta ilmu agar terbentuknya sinergitas yang berkelanjutan.
Analisis Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia di Perusahaan Unilever Bella, Dara; Riofita, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen sumber daya manusia (SDM) di PT Unilever Indonesia Tbk dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi karyawan, serta pengembangan dan evaluasi kinerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan literatur dan data sekunder dari jurnal dan publikasi ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unilever telah menerapkan fungsi manajemen SDM secara efektif melalui sistem perencanaan tenaga kerja yang terstruktur, proses rekrutmen dan seleksi yang objektif serta transparan, dan program pengembangan karyawan yang berkelanjutan. Penerapan sistem Human Resource Information System (HRIS) juga meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam setiap tahap pengelolaan SDM. Implementasi strategi ini tidak hanya meningkatkan kompetensi dan produktivitas karyawan, tetapi juga berdampak pada motivasi, kepuasan kerja, dan retensi tenaga kerja. Secara keseluruhan, praktik manajemen SDM yang dijalankan Unilever berkontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan strategis perusahaan serta memperkuat daya saing organisasi di pasar global.
Pendapatan Nasional Sebagai Indikator Utama Dalam Perumusan Ekonomi Publik Bella, Dara; Riofita, Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8772

Abstract

Pendapatan nasional berfungsi sebagai indikator kunci dalam merancang kebijakan ekonomi publik karena membantu memantau kondisi ekonomi suatu negara. Melalui data pendapatan nasional dan Produk Domestik Bruto (PDB), pemerintah dapat mengukur tingkat pertumbuhan ekonomi, kemajuan produksi nasional, dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, pendapatan nasional berfungsi sebagai dasar utama untuk merumuskan kebijakan fiskal, seperti anggaran negara (APBN), perpajakan, subsidi, bantuan sosial, dan pembangunan nasional, memastikan bahwa kebijakan-kebijakan ini selaras dengan realitas ekonomi masyarakat. Perkembangan ekonomi digital juga memengaruhi pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. E-commerce dan transaksi digital mendorong aktivitas ekonomi dan menciptakan peluang bisnis baru, khususnya bagi UMKM. Namun, pemerintah masih menghadapi beberapa tantangan dalam menggunakan pendapatan nasional sebagai dasar kebijakan, termasuk ketidaksetaraan ekonomi, sektor informal yang sulit diukur, pembangunan yang tidak merata, inflasi, dan keterbatasan indikator ini dalam mencerminkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Menurut data tahun 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia telah mengalami kemajuan positif, dengan peningkatan PDB dan aktivitas ekonomi nasional. Kebijakan pemerintah untuk mendorong konsumsi publik, pembangunan infrastruktur, dan pengeluaran pemerintah telah terbukti berkontribusi pada pertumbuhan ini. Namun, peningkatan pendapatan nasional tidak sepenuhnya menjamin distribusi kemakmuran yang adil, karena kesenjangan ekonomi masih terlihat di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah harus merumuskan kebijakan ekonomi publik yang tidak hanya menargetkan pertumbuhan ekonomi tetapi juga kesetaraan pendapatan dan peningkatan kemakmuran..