Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN LUMUT PADA KETINGGIAN YANG BERBEDA DI KAWASAN GUNUNG TANGGAMUS KABUPATEN TANGGAMUS DAN GUNUNG RAJABASA saputra, salman rifqi; Santoso, Handoko; Achyani
BIOLOVA Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Agustus Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v5i2.4213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan lumut apa saja yang terdapat di kawasan Gunung Tanggamus dan Gunung Rajabasa. selain itu penelitian ini juga berfokus untuk mengetahui indeks keanekaragaman tumbuhan lumut di lokasi penelitian. Penelitian tentang tumbuhan lumut ini dilakukan pada Bulan Maret 2023 dan metode yang digunakan adalah metode line transek, yakni metode yang digunakan ketika akan menelusuri suatu gunung dengan cara menarik garis dari tempat yang telah ditentukan. Dari hasil penelitian ini didapatkan informasi mengenai jumlah dan indeks keanekaragaman tumbuhan lumut yang terdapat di Gunung Rajabasa dan Gunung Tanggamus. Lumut yang ditemukan di Gunung Rajabasa berjumlah dan 2 class yakni Bryopsida dan Jungermanniopsida dengan komposisi 7 spesies. Indeks keanekaragaman Shannon-wiener lumut di Gunung Rajabasa sebesar 1,78 (sedang). Adapun Lumut yang ditemukan di Gunung Tanggamus berjumlah 5 class yakni Bryopsida, Jungermanniopsida, Marchantiopsida, Hepaticopsida, Polytrichopsida dengan komposisi 17 spesies. Indeks keanekaragaman Shannon-wiener lumut di Gunung Tanggamus sebesar 2,64 (sedang). Selain itu indeks keanekaragaman tumbuhan lumut di Gunung Tanggamus lebih tinggi dibandingkan di Gunung Rajabasa. Hasil dari penelitian ini dibuat produk berupa buku ensiklopedia umum yang memuat informasi yang detail tentang tumbuhan lumut yang terdapat di Kawasan Gunung Tanggamus dan Gunung Rajabasa
Analisis Potensi Impelementasi Pembelajaran Berbasis Flipped classroom di SMA Pesisir Selatan Lampung: Analysis of the Potential Implementation of Flipped Classroom-Based Learning at Pesisir Selatan High School, Lampung Santoso, Handoko; Achyani; Lepiyanto, Agil; Riswanto; Gunawan, Ade
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.25-36

Abstract

SMA Pesisir Lampung memiliki potensi untuk menerapkan pembelajaran flipped classroom karena mayoritas siswa terbiasa beraktivitas online, memiliki akses internet melalui paket data, menggunakan HP sebagai perangkat utama, serta sekolah telah menyediakan fasilitas WiFi. Instrumen penelitian menggunakan angket yang disusun dalam google form. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan sampel penelitian berjumlah 15 guru dan 241 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah pesisir Selatan Lampung memiliki potensi untuk melaksanakan pembelajaran flipped classroom. Hal ini ditunjukkan hasil angket guru memiliki pengalaman menggunakan berbagai platform pembelajaran online serta fasilita wifi di sekolah. Platform yang banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran online adalah google classroom. Hasil analisis siswa menunjukkan 99,6% hanya memiliki HP, wifi, dan internet. Hasil analisis respon siswa menunjukkan bahwa siswa memiliki fasilitas jaringan untuk pembelajaran online, hal ini ditunjukkan 76,3% siswa beraktivitas online dengan paket data seluler, 20,3% menggunakan wifi dan sisanya kombinasi keduanya. Berdasarkan durasi online yang dilakukan siswa menunjukkan 44,4% siswa melakukan aktivitas online selama 3-5 jam, 43,2% selama 1-2% dan 12,4% selama lebih dari 5 jam.
PENGEMBANGAN E-MODUL PJBL QR CODE UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK: berfikir kreatif, pengembangan e-modul, pjbl Puspita Ningrum, Wahindun Dewi Ayu; Achyani; Widowati, Hening
BIOLOVA Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v6i2.6257

Abstract

To foster student creativity through providing knowledge and instructional resources in the form of independent online courses. E-modules are learning resources that are logically organized so that students can access them at any time and from any location. The aim of developing this product is to provide goods in the form of e-modules that are useful and make it easier for students to study biology independently. To ensure the feasibility and success of the product to be tested, research and development (R&D) is the research methodology used, using a 4D model consisting of defining, designing, developing and disseminating. Based on the results of the development of the Pjbl e-module assisted by Qr Code, it was concluded that the e-module is good and suitable for students to use, it can increase student independence and help students achieve learning goals.
Teaching Materials Based on Socio Scientific Issues: An Effective Strategy to Improve Science Literacy and Critical Thinking Skills Wisdayana, Neli; Achyani; Aththibby, Arif Rahman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10786

Abstract

The low level of science literacy and critical thinking as well as the lack of contextual teaching materials encourage the development of more relevant and meaningful teaching materials. This study aims to analyze the effectiveness of Socio-Scientific Issues (SSI)-based teaching materials in improving students' science literacy and critical thinking skills. The study used a quasi-experimental method with a Pretest-Posttest Control Group design involving 120 students from SMPN 1 Bandar Negeri Semuong and SMPN 1 Wonosobo. Data were collected through pretests and posttests that measured science literacy and critical thinking skills, then analyzed using the Mann-Whitney test because the data were not normally distributed. The results showed that the experimental group using SSI-based teaching materials had a higher n-Gain score in both science literacy (0.71, high category) and critical thinking skills (0.71, high category) than the control group. The value of Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 indicates a significant difference between the two groups. This finding indicates that SSI-based teaching materials are effective in improving students' science literacy and critical thinking skills through the presentation of relevant socio-scientific issues that encourage analysis, evaluation, and inference. Thus, the application of SSI-based teaching materials can be an innovative strategy to improve the quality of science learning.