Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EHSENSORI (Edukasi Pencegahan Hipertensi dan Senam Sehat Sore Hari) Wismaningsih, Endah Retnani; Abbas, Akhmadi; Filiya, Ana Nur; Al Anwar, M.; Primawan, Afan; Maharani, Afnida Putri; Rosyida, Alya; Nurissalma, Maulidiyah; Ardila, Natta; Fahmi, Qoedbudin; Ameliya, Ratna; Heni, Tianna; Fajariya, Ainun Qorif; Ananda, Aulia Rahma; Aini, Qurotul
UNEJ e-Proceeding 2023: Prosiding Kolokium Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hypertension is one of the diseases that causes premature deaths around the world where blood vessels pressure is very high up to 140 / 90 mmHg or more. Based on the results of the analysis of the situation, it is known that hypertension ranks first on the list of most diseases in the Kecamatan Mojoroto. Only about 32,4 % respondents of Kelurahan Banjarmlati Kota Kediri has regularly check their blood pressure. As a form of community service in an effort to prevent hypertension is an activity called EHSENSORI (Edukasi Pencegahan Hipertensi dan Senam Sehat Sore Hari). The purpose of this activity is to improve the knowledge of hypertension prevention and to perform an exercise as physical activity as a form of hypertension prevention. Method: EHSENSORI was a series of activities consist of Edukasi Pencegahan Hipertensi and Senam Sehat Sore Hari. Edukasi Pencegahan Hipertensi is carried out through health counseling by method of lectures with media posters and power points. Senam Sehat Sore Hari is carried out by inviting targets to do exeersice as a form of physical activity..Hypertension prevention evaluation is performed through charging pretest and posttest questionnaires by target, while a healthy afternoon exercise is performed through observation of target enthusiasm during exercise. Results: Through EHSENSORI, the knowledge on the prevention of hypertension can be increased according to the results of pre-test and post-test where the target with high knowledge increased by 86.67%. In addition, the target was very enthusiastic when performing exercise, so the exercise was well perform by the target during the implementation of the community service. Conclusion: Through community service activities EHSENSORI, the knowledge on the prevention of hypertension increased as well as an enthusiastic target during exercise as a form of physical activity in preventing hypertension.Keywords: Hypertension, education, prevention, exercise.
Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pasar Pon Desa Brenggolo sumaningrum, ningsih; Ananda, Aulia Rahma; Nurhidayah, Siti
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 2 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v2i2.25892

Abstract

Pasar sebagai tempat kerja terdapat aktifitas  kerja pedagang, pembeli, juga pekerja pasar yang memiliki potensi bahaya  yang tidak bisa dipandang sebelah mata seperti kebakaran, bencana, keamanan, keselamatan bebas dari pencurian, sehingga kesehatan dan keselamatan kerja perlu diterapkan supaya aman, selamat baik pedagang, pekerja, maupun pembeli. Saat ini pasar belum optimal, belum menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja sebagai prioritas. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja kepada para pedagang dan pekerja di Pasar Pon Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang pertama perencanaan yaitu penentuan khalayak sasaran, yang kedua  tahap perencanaan yaitu memberikan pre tes sebelum dilakukan edukasi, kemudian dilanjutkan dengan memberi materi Kesehatan dan keselamatan kerja selama 60 menit, dilanjutkan sesi diskusi tanya jawab selama 30 menit. Tahap ketiga merupakan tahap evaluasi yang dilakukan dengan memberikan post tes. Hasilnya yaitu sebelum dilakukan intevensi berupa edukasi kesehatan dan keselamatan kerja yang memiliki tingkat pengetahuan baik hanya 7 orang (15,9%), setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan  sebanyak 25 orang ( 56,8%) pada Tingkat pengetahuan baik. Pada keegiatan pengabdian masyarakat yang akan datang diharapkan dapat diberikan simulasi penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), dan jalur evakuasi, serta titik kumpul, sehingga apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan dan tidak terduga maka masyarakat pasar dapat mengatasi dan melakukan tindakan yang tepat.