Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA PELESTARIAN TARIAN CACI DI DAERAH MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR SEBAGAI BENTUK AKTIVITAS OLAHRAGA Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas; Weli, Yunita; Jaun, Helena Etriana
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v3i2.2098

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah mengetahui upaya pelestarian permainan tradisional caci di daerah manggarai provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) sejarah permainan caci di daerah manggarai, (2) ritual pembukaan permainan caci, (3) property dalam permainan caci, (4) makna permainan caci, (5) fungsi permainan caci. Kajian ini menggunakan metode kualitatif serta menggunakan metode studi literatur. Teknik analisis data melalui beberapa tahap, yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan trimulasi sumber, waktu dan Teknik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa upaya pelestarian tarian caci dapat dilakukan dengan cara, di antaranya dengan proses belajar,kesempatan yang di berikan serta saling mendukung antara sesama. Makna tarian caci sendiri melambangkan kejantanan, keramaian, kemegahan dan sportivitas. Sebagaimana Fungsi dari tarian caci yaitu merupakan sarana bagi para laki-laki manggarai untuk membuktikan kejantanan mereka, baik dari segi keberanian maupun ketangkasan. Tari Caci (tari tradisional) yang dilakukan secara dinamis, terus-menerus, dan elastis, memberikan kesempatan bagi tubuh untuk bergerak dengan intentitas yang tinggi.
UPAYA PELESTARIAN TARIAN CACI DI DAERAH MANGGARAI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR SEBAGAI BENTUK AKTIVITAS OLAHRAGA Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas; Weli, Yunita; Jaun, Helena Etriana
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v3i2.2098

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah mengetahui upaya pelestarian permainan tradisional caci di daerah manggarai provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) sejarah permainan caci di daerah manggarai, (2) ritual pembukaan permainan caci, (3) property dalam permainan caci, (4) makna permainan caci, (5) fungsi permainan caci. Kajian ini menggunakan metode kualitatif serta menggunakan metode studi literatur. Teknik analisis data melalui beberapa tahap, yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan Teknik keabsahan data menggunakan trimulasi sumber, waktu dan Teknik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa upaya pelestarian tarian caci dapat dilakukan dengan cara, di antaranya dengan proses belajar,kesempatan yang di berikan serta saling mendukung antara sesama. Makna tarian caci sendiri melambangkan kejantanan, keramaian, kemegahan dan sportivitas. Sebagaimana Fungsi dari tarian caci yaitu merupakan sarana bagi para laki-laki manggarai untuk membuktikan kejantanan mereka, baik dari segi keberanian maupun ketangkasan. Tari Caci (tari tradisional) yang dilakukan secara dinamis, terus-menerus, dan elastis, memberikan kesempatan bagi tubuh untuk bergerak dengan intentitas yang tinggi.
Bimbingan Belajar Sebagai Pendekatan Untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SDN Watutura Longa, Getrudis; Suri, Firgina Rosadelima Rua; Jaun, Helena Etriana; Sayangan, Yohanes Vianey
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.112

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran bimbingan belajar dalam meningkatkan minat baca siswa di SDN Watutura. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa minat baca pada siswa sekolah dasar perlu dibangun melalui pendampingan yang terstruktur karena anak berada pada tahap perkembangan kognitif yang pesat dan membutuhkan stimulasi membaca yang tepat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memahami secara mendalam pelaksanaan bimbingan belajar di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan belajar yang dilakukan secara rutin melalui kegiatan membaca terpandu dan pendampingan langsung dari guru mampu meningkatkan fokus, keterlibatan, dan antusiasme siswa terhadap kegiatan membaca. Siswa mulai menunjukkan perubahan positif seperti lebih sering meminjam buku, mengunjungi perpustakaan, dan mengikuti sesi membaca dengan antusias. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti kurangnya fokus siswa, keterbatasan bahan bacaan, dan perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Pembahasan penelitian menegaskan bahwa pendampingan belajar berperan penting dalam menumbuhkan motivasi intrinsik dan kebiasaan membaca. Dukungan personal guru, umpan balik positif, serta lingkungan literasi yang kondusif berkontribusi kuat terhadap peningkatan minat baca siswa. Penelitian ini menekankan bahwa bimbingan belajar merupakan strategi efektif dan relevan untuk pengembangan literasi di sekolah dasar.