Priyanti, Gita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Promosi Produk Dalam Perspektif Manajemen Pemasaran Syariah Ramadhika, Alda; Priyanti, Gita
Jurnal Study and Management Research Vol 20 No 2 (2023): Jurnal SMART (Study & Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v20i2.184

Abstract

Tujuan_Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana promosi produk dipandang dalam syariat Islam. Desain/Metode_Survei literatur dilakukan untuk kedua jenis literatur yang dirujuk dalam penulisan jurnal ini, yaitu literatur manajemen pemasaran dan literarur manajemen pemasaran islam. Literatur manajemen pemasaran digunakan untuk menjadi rujukan penulis dalam menjabarkan konsep serta metode-metode yang berkaitan dengan inti pembahasan didalam jurnal ini. Adapun literatur manajemen pemasaran islam digunakan untuk menjadi rujukan penulis dalam membahas topik pemasaran yang menjadi inti bahasan didalam jurnal ini namun dikaitkan dengan pandangan juga teori islami Temuan_Iklan yang mengandung pujian bersifat nyata dan benar, maka iklan semacam ini hukumnya adalah boleh, namun apabila iklan tersebut mengandung unsur kebohongan dan penipuan atau tidak diketahui oleh pembeli tentang barang atau jasa yang ditawarkan maka hal demikian dalam Islam disebut penipuan Implikasi_ Dalam Islam, apabila terjadi ketidaksesuaian antara promosi dengan sifat barang maka konsumen akan mempuyai hak untuk membatalkan atau melanjutkan transaksi karena menyembunyikan cacat barang. Terdapat juga khiyar ru’yah, yaitu hak khiyar terhadap pembeli ketika melihat barang yang akan dibeli karena ketika akad berlangsung ia tidak menyaksikan barang tersebut. Khiyar ru’yah ini akan menjadi sangat penting untuk diterapkan khususnya pada masa modern ini karena banyaknya transaksi melalui media elektronika khususnya yang bersifat pesanan, sedangkan pembeli belum mengetahui barang tersebut dengan saksama. Tipe Penelitian_ Studi Literatur dari jurnal pemasaran
IHTIKAR IN HADITH: A FIQH AL-HADITH ANALYSIS OF HOARDING PRACTICES IN THE ISLAMIC ECONOMIC SYSTEM Handika, Caca; Fithriany Rahmah, Yulia; Nurjaman, Ilham; Fauzi Nazar, Reza; Nurdiansyah, Irdan; Priyanti, Gita
Finansha: Journal of Sharia Financial Management Vol. 6 No. 2 (2025): Finansha: Journal of Sharia Financial Management
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/fjsfm.v6i2.51110

Abstract

The practice of hoarding goods poses a serious challenge to the realization of distributive justice within the Islamic economic system. This study aims to examine the prohibition of hoarding through a comprehensive fiqh al-hadith approach by tracing the legal status of relevant hadiths and analyzing the implications of hoarding practices for market dynamics and socio-economic stability. Employing a qualitative method with a descriptive-analytical design, this study is based on an extensive literature review that integrates tahrij al-hadith, syarh al-hadith, and a normative analysis grounded in maqasid al-shariah. The findings reveal that the prohibition of hoarding articulated in the hadith literature is not merely rooted in religious injunctions but also embodies profound ethical and social considerations that remain highly relevant to contemporary issues of goods distribution. Hoarding practices generate artificial scarcity, induce price inflation, and disrupt market equilibrium, ultimately imposing welfare losses on consumers. Accordingly, this study underscores the urgency of strengthening sharia-based regulatory oversight and enhancing public education on muamalah ethics as preventive measures against manipulative economic behavior. Overall, this study contributes to the development of a more just, ethical, and sustainable Islamic distribution framework in addressing the challenges of modern and globalized economies.