Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Pelayanan Bartender Di Lobby Bar The Westin Resort & SPA Ubud Bali Ni Luh Kadek Laksmi Wulandani; I Made Rony Mulia Kusuma Putra
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk pengunjung sekedar untuk beristirahat, salah satu sarana dan fasilitas dalam usaha perhotelan yang saat ini banyak diminati para tamu adalah bar and lounge. Lobby Bar adalah salah satu fasilitas yang disediakan oleh The Westin Resort & Spa Ubud Bali. Bartender yang bertugas di Lobby Bar cukup berbeda dengan bartender di hotel lain. Berkaitan dengan pelayanan, ditemukan beberapa keluhan tamu terhadap pelayanan di Lobby Bar. Hal ini mengindikasikan bahwa masih ada beberapa permasalah yang perlu dianalisis berkaitan dengan kualitas pelayanan di Lobby Bar the Westin Resort & Spa Ubud Bali. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kualitas pelayanan bartender di Lobby Bar the Westin Resort & Spa Ubud Bali. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan, dan menggunakan metode mix methods dengan wawancara, observasi, dan survey sebagai teknik pengumpulan data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1) Bartender memiliki peran yang penting dalam operasional bar. Selain untuk membuat minuman juga sangat membantu dalam pelayanan di bar, peranan bartender sangat penting dalam meningkatkan penjualan minuman di bar khususnya cocktail promotions. 2) Berdasarkan hasil pada tabel statistik deskriptif menunjukan nilai rata-rata tertinggi yaitu pada indikator Reliability yaitu “Bartender memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik”. sedangkan nilai terendah pada penilaian responden ada pada indikator Empathy yaitu “Bartender menginformasikan kadar alkohol dan kandungan pada minuman yang saya pesan”. artinya konsumen merasa kualitas pelayanan bartender Di Lobby Bar The Westin Resort & Spa Ubud Bali tergolong baik. Saran dari peneliti adalah 1) Pihak manajemen Lobby Bar The Westin Resort & Spa Ubud Bali perlu melakukan pelatihan atau training tentang kualitas pelayanan kepada seluruh bartender untuk meningkatkan pelayanannya kepada tamu Lobby Bar, 2) Bartender sebaiknya meningkatkan skill dalam membuat minuman dan pelayanan terhadap tamu. Seperti mengetahui jenis minuman yang popular saat ini serta atraksi dalam membuat minuman sehingga membuat tamu lebih tertarik untuk memesan, 3) Bartender sebaiknya menginformasikan terlebih dahulu bahan bahan yang dipakai dalam membuat suatu minuman dan menginformasikan kadar alkohol yang terkadung pada minuman tersebut.
Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pengelola Museum Manusia Purba Gilimanuk, Jembrana, Bali I Made Rony Mulia Kusuma Putra; I Made Ojes Mahardika; Ida Bagus Manuaba; Putu Agus Murtono
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 11 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum Manusia Purba Gilimanuk memiliki koleksi bersejarah yang berharga namun belum dimanfaatkan secara optimal. Adpun kendala yang di hadapi pengelola yaitu kurang memiliki keterampilan dalam berkomunikasi, terutama dalam bahasa Inggris, serta kurang memahami pentingnya pemandu wisata yang baik dan penerapan K3. Dengan diadakannya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan museum melalui pelatihan bahasa Inggris, pemandu wisata, dan K3. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan Bahasa Inggris, ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pengelola dengan wisatawan mancanegara, pelatihan Pemandu Wisata untuk membekali pengelola dengan keterampilan menjelaskan koleksi museum secara menarik dan informatif, dan pelatihan K3 untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan museum. Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas pengelola museum lebih memiliki kemampuan yang lebih baik dalam berkomunikasi, memandu wisata, dan menerapkan K3. Dengan kualitas pelayanan yang lebih baik, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Kegiatan ini berkontribusi pada pelestarian budaya dan sejarah Bali, khususnya di kawasan Gilimanuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mencapai tujuannya dalam 1. Meningkatkan kualitas pengelolaan Museum Manusia Purba Gilimanuk. Pelatihan yang diberikan telah memberikan dampak positif bagi pengelola dan diharapkan dapat berkelanjutan dalam meningkatkan daya tarik museum bagi pengunjung.