Museum Manusia Purba Gilimanuk memiliki koleksi bersejarah yang berharga namun belum dimanfaatkan secara optimal. Adpun kendala yang di hadapi pengelola yaitu kurang memiliki keterampilan dalam berkomunikasi, terutama dalam bahasa Inggris, serta kurang memahami pentingnya pemandu wisata yang baik dan penerapan K3. Dengan diadakannya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan museum melalui pelatihan bahasa Inggris, pemandu wisata, dan K3. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan Bahasa Inggris, ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi pengelola dengan wisatawan mancanegara, pelatihan Pemandu Wisata untuk membekali pengelola dengan keterampilan menjelaskan koleksi museum secara menarik dan informatif, dan pelatihan K3 untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan museum. Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kualitas pengelola museum lebih memiliki kemampuan yang lebih baik dalam berkomunikasi, memandu wisata, dan menerapkan K3. Dengan kualitas pelayanan yang lebih baik, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Kegiatan ini berkontribusi pada pelestarian budaya dan sejarah Bali, khususnya di kawasan Gilimanuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mencapai tujuannya dalam 1. Meningkatkan kualitas pengelolaan Museum Manusia Purba Gilimanuk. Pelatihan yang diberikan telah memberikan dampak positif bagi pengelola dan diharapkan dapat berkelanjutan dalam meningkatkan daya tarik museum bagi pengunjung.
Copyrights © 2024