Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembinaan Hadrah dengan Metode Persuasi: Model Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Mukhijab
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan hadrah atau seni musik tradisional berbasis rebana dan pujian kepada Nabi Muhammad (salawat), memerlukan manajemen pengelolaan yang berkesinambungan. Ketika arena inidijadikan sebagai ruang pengabdian masyarakat dalam kerangka Tridharma Perguruan Tinggi, makapendekatan persuasi sangat direkomendasikan. Pendekatan ini, dalam kasus pembinaan hadrah MasjidBaiturachim, Patangpuluhan, Kota Yogyakarta, berprinsip bahwa pembentukan kelompok hadrahmemerlukan waktu yang panjang, dari rencana membuat kelompok atau grup, kebutuhan perangkat musik,sistem latihan, personil anggota dan pelatih, sampai serta mengelola organisasi. Pola pendekatan gradualyang dirancang untuk kepentingan jangka panjang. Meskipun terdapat kelemahan dalam bentukketerbatasan finansial untuk pembiayaan organisasi, pendekatan persuasi yang mengutamakan diskusisecara informal dan dialogis, serta manajemen organisasi yang transparan, grup hadrah ini bisa eksis danmapan secara organisai.
Literasi Menulis Populer Multiplatform di Kalangan Mahasiswa Mukhijab
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v6i1.1341

Abstract

Abstrak Pelatihan jurnalistik multiplatform menjadi arena pengabdian Masyarakat, memiliki fungsi ganda. Di satu sisi latihan ini menjadi medium literasi menulis bagi mahasiswa, di sisi lain latihan ini menambah soft skill dan pengalaman bekerja bagi mahasiswa. Forum pengabdian masyarakat sebagai wadah pelatihan menjadi arena menerapkan Tridharma Perguruan Tinggi, yang relevan dengan situasi faktual kebutuhan bagi mahasiswa untuk menimba ketrampilan. Harapan dari pengabdian model pemberdayaan literasi menulis adalah tumbuhnya talen menulis popular di kalangan mahasiswa karena ketrampilan ini mendukung kegiatan akademik mereka, yakni ketrampilan menulis akan melancarkan mereka menulis tugas ilmiah seperti menyusun proposal ilmiah, menulis jurnal, skripsi.
Penyuluhan tentang Platform Bisnis Daring dan Pemasaran Kuliner bagi Mahasiswa Artha, Bhenu; Mukhijab; Bintoro Satriadhi; Dea Olivia Lamadi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bm0vrf65

Abstract

Mahasiswa belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang bagaimana cara membuka usaha secara mandiri. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan wawasan tentang platform bisnis daring dan pemasaran kuliner. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran para peserta, juga contoh-contoh tentang platform bisnis daring dan pemasaran kuliner. Pemberian materi penyuluhan dilaksanakan selama satu hari saat jam kerja. Peserta pengabdian kepada masyarakat di Universitas Widya Mataram Yogyakarta ini diikuti oleh 22 peserta. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat, semua peserta diharapkan memiliki pengetahuan tentang platform bisnis daring dan pemasaran kuliner agar nantinya dapat menjalankan usaha dengan baik.
IDENTITY POLITICS IN PROGRESS: A CRITICAL EXAMINATION OF SYAFII MAARIF’S IDEAS Mukhijab; Madrah, Muna Yastuti; Meredian Alam
Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Vol. 21 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajpif.v21i1.8945

Abstract

In Indonesia’s political landscape, there is a current tension between identity politics and populist ideologies. Identity politics is a broad term used to describe political movements and actions related to religious identities and institutions, particularly in an Islamic setting. However, it raises concern about how we will investigate identity politics as part of a contextual, constituent-based approach to politics. The current study investigates Syafii Maarif’s political views. By employing a social hermeneutic approach and interpretive methodologies, this thought is elaborated in this study. The investigation reveals three primary elements of identity politics based on Maarif’s analysis: 1) ethnicity, 2) religion, and 3) political ideology. According to Maarif, any political activity that has these three characteristics is intrinsically saturated with identity politics. As a result, Muslim politics are often limited and narrowly defined. To address this constraint, the findings of this study advocate the actualization of the notion of identity politics to make space for populist politics. While religion, ethnicity, and political ideology coexist, a populist approach is still relevant in Islamic politics, persuasion methods, and specific constituency-based political connections.