Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Kebersihan Mulut dan Gigi pada Siswa SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin Thoriq Alghifari , Muhammad; Muhammad Anwari; Fitriani; Amanda, Hera; Safira, Lusi
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.3 No.2 Oktober (2023) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdikesmasmulawarman.v3i2.737

Abstract

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Sekolah dasar Muhammadiyah 9 yang dilaksanakan pada 31 tanggal  Mei 2023. Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini yaitu memberikan pemahaman kepada anak-anak akan pentingnya menjaga gigi dan mulut sehingga terhindar dari berbagai penyakit antara lain yaitu gigi berlubang, radang gusi, infeksi gusi, sariawan, dan gigi patah. Hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yaitu menyikat gigi 2 kali sehari sebelum tidur dan sesudah sarapan, meningkatkan durasi dalam menyikat gigi selama 2 menit sehingga bisa mengangkat semua yang menempel di gigi, memilih sikat gigi yang lembut bulunya dan memilih pasta gigi yang benar. Metode yang digunakan pada saat sosialisasi yaitu metode ceramah, tanya jawab dan praktek. Hasil yang didapatkan diantaranya anak-anak semakin paham bagaimana menjaga kesehatan gigi dan mulut dan mengerti bagaimana pentingnya merawat dan menjaga kesehatan gigi dan mulut
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EMPATI PERAWAT DI RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN Amanda, Hera; Millati, Rida; Paramitha, Dewi Setya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.49053

Abstract

Pelayanan kesehatan dibangun dengan salah satu indikator utama penilaiannya adalah tingkat kepuasan pasien. Dampak dari ketidakpuasan pasien dapat memengaruhi reputasi rumah sakit. Empati yang diberikan perawat merupakan aspek yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan. Perawat yang mampu menunjukkan empati secara tulus dapat menciptakan hubungan emosional yang kuat dengan pasien. Berdasarkan data penelitian terdahulu dan lapangan Tingkat empati perawat saat ini masih bervariasi. Permasalahan terjadi karena perawat seringkali merasakan kelelahan fisik dan mental sehingga membuat komunikasi yang empatik menurun serta kurangnya pelatihan komunikasi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan empati perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 102 perawat diperoleh melalui teknik probability dengan jenis stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa tingkat empati perawat sebagian besar yaitu 78 orang (76,5%) dengan tingkat empati sedang serta menghasilkan pernyataan bahwa terdapat hubungan signifikan antara komunikasi terapeutik (p = 0,031), pengalaman kerja (p = 0,007), dan burnout (p = 0,001) dengan empati perawat. Sementara itu, tipe kepribadian tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,115). Disimpulkan bahwa komunikasi terapeutik, pengalaman kerja dan burnout berperan penting dalam meningkatkan empati perawat.