Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Poligami dalam Al Quran Perspektif Penafsiran Nabila Aulia Fitri; Madinatul Zahra; Faturrahman Suryadi; Jendri Jendri
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v3i1.1160

Abstract

Polygamy in Islam is permitted under certain conditions, one of which is the obligation to treat wives equally and justly. However, in practice, many instances of polygamy do not align with the noble intentions embedded in Islamic teachings. Polygamy that fails to adhere to the principle of justice can lead to negative impacts on wives, children, and family harmony. These negative effects include violence against women, disruption of family harmony, an increase in divorce rates, and psychological effects on children. Therefore, while polygamy is permitted in Islam, it is essential for the husband to ensure he can fulfill the justice requirements outlined by Islamic law so that the practice of polygamy can bring benefits to all family members. This article discusses the Islamic perspective on polygamy and the negative consequences arising from the practice of polygamy that does not adhere to Islamic teachings.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DENGAN BERBANTUAN STARETGI PEMBELAJARAN INKUIRI Widya Alfa Rizky; Nabila Aulia Fitri; Gusmaneli
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v13i11.12343

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan abad 21. Sayangnya, banyak peserta didik yang masih menunjukkan rendahnya kemampuan ini dalam proses pembelajaran. Artikel ini membahas strategi pembelajaran inkuiri sebagai pendekatan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Pembelajaran inkuiri mendorong siswa untuk aktif bertanya, mengeksplorasi, dan menarik kesimpulan secara mandiri melalui proses investigasi ilmiah. Artikel ini menguraikan konsep dasar kemampuan berpikir kritis, prinsip dan tahapan strategi pembelajaran inkuiri, serta implikasinya terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan kajian literatur dan analisis teoritis, strategi pembelajaran inkuiri terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menantang, merangsang rasa ingin tahu, serta melatih siswa untuk berpikir logis, analitis, dan reflektif. Implikasinya, penerapan pembelajaran inkuiri dalam kelas perlu didukung oleh peran aktif guru sebagai fasilitator dan pengembang skenario pembelajaran yang kontekstual. Dengan demikian, pembelajaran inkuiri menjadi salah satu alternatif strategis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara optimal.