Faqih, Rizal Al
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Proses Pembelajaran Technological Pedagogical Content Knowladge (TPACK) di Lembaga Dakwah Faqih, Rizal Al; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 9, No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8296

Abstract

Abstract This research aims to analyze the process of TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) learning in a Dakwah Training Institution. TPACK is the integration of technological, pedagogical, and content knowledge that is essential in improving the quality of learning. This study employs a qualitative approach involving observations of the training sessions and interviews with trainers and participants. The training focuses on the integration of TPACK in the learning process at the Dakwah Training Institution.The results of the research indicate that the integration of TPACK provides significant benefits in the development of dai's competencies. Dai can effectively deliver religious messages in the digital era by utilizing innovative teaching strategies such as social media and digital platforms. They also develop relevant technological skills, manage digital content, and utilize online resources. Additionally, the integration of pedagogical knowledge enables dai to implement effective and inclusive teaching strategies. A deep understanding of religious content allows dai to deliver messages with confidence and accuracy. The implementation of TPACK in the Dakwah Training Institution can enhance the quality of religious education. The findings of this research are expected to provide a better understanding of the implementation of TPACK in the context of a Dakwah training institution.Key Words: TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), learning, Dakwah Training Institution.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) di Lembaga Pelatihan Dakwah. TPACK adalah gabungan pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan konten yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melibatkan pengamatan terhadap pelatihan dan wawancara dengan pelatih dan peserta pelatihan. Penelitian ini fokus pada integrasi TPACK dalam proses pembelajaran di Lembaga Pelatihan Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan kompetensi dai. Dai dapat menyampaikan pesan agama secara efektif dalam era digital dengan menggunakan strategi pembelajaran yang inovatif, seperti media sosial dan platform digital. Mereka juga mengembangkan keterampilan teknologi yang relevan, mengelola konten digital, dan memanfaatkan sumber daya online. Selain itu, integrasi pengetahuan pedagogi memungkinkan dai menerapkan strategi pengajaran yang efektif dan inklusif. Pemahaman yang mendalam tentang konten agama juga memungkinkan dai menyampaikan pesan dengan keyakinan dan akurasi. Implementasi TPACK di Lembaga Pelatihan Dakwah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi TPACK dalam konteks lembaga pelatihan dakwah.Kata Kunci: TPACK, proses pembelajaran, lembaga pelatihan dakwah..
Analisis Pelaksanaan Program Pelatihan Basic Virtual Training dalam Meningkatkan Kompetensi Agen Asuransi pada Perusahaan BRI Life Jakarta Faqih, Rizal Al; Fauzi, Ahmad Al; Rizaldi, Ahmad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14340

Abstract

Abstract: Training is an essential strategy for companies to enhance employee competence. The Basic Virtual Training (BVT) program is designed by the Agency Development Department at BRI Life to prepare new insurance agents with knowledge and skills related to insurance and marketing. This study aims to evaluate the implementation of BVT, including the challenges encountered and the solutions applied. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects include program implementers, training participants, and other relevant parties. Data analysis is conducted thematically to understand patterns and challenges in the training's implementation. The results of the study show that BVT is conducted online over two weeks, with three sessions per week, each batch lasting two days. The topics covered include company profile, insurance products, and negotiation skills. Challenges faced include technological limitations, varying levels of understanding among participants, and the limited duration of the training. Solutions include providing technical guides, using visual materials, adjusting the content, and utilizing interactive technologies such as polling and breakout rooms.Key Words: Human Resource Training, Competency Development, Insurance AgentAbstrak: Pelatihan adalah strategi penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Basic Virtual Training (BVT) dirancang oleh Departemen Agen Development di BRI Life untuk mempersiapkan agen asuransi baru dengan pengetahuan dan keterampilan tentang asuransi dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan BVT, termasuk kendala dan solusi yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan pelaksana program, peserta pelatihan, dan pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami pola dan kendala dalam pelaksanaan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan BVT dilaksanakan secara daring selama dua minggu dengan tiga sesi per minggu, masing-masing batch berdurasi dua hari. Materi yang diajarkan meliputi profil perusahaan, produk asuransi, dan keterampilan negosiasi. Kendala meliputi keterbatasan teknologi, variasi pemahaman peserta, dan durasi pelatihan yang terbatas. Solusi mencakup penyediaan panduan teknis, materi visual, penyesuaian materi, dan penggunaan teknologi interaktif seperti polling dan breakout room.Kata Kunci: Pelatihan SDM, Pengembangan, Kompetensi, Agen Asuransi
Proses Pembelajaran Technological Pedagogical Content Knowladge (TPACK) di Lembaga Dakwah Faqih, Rizal Al; Sudrajat, Indra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i2.8296

Abstract

Abstract This research aims to analyze the process of TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) learning in a Dakwah Training Institution. TPACK is the integration of technological, pedagogical, and content knowledge that is essential in improving the quality of learning. This study employs a qualitative approach involving observations of the training sessions and interviews with trainers and participants. The training focuses on the integration of TPACK in the learning process at the Dakwah Training Institution.The results of the research indicate that the integration of TPACK provides significant benefits in the development of dai's competencies. Dai can effectively deliver religious messages in the digital era by utilizing innovative teaching strategies such as social media and digital platforms. They also develop relevant technological skills, manage digital content, and utilize online resources. Additionally, the integration of pedagogical knowledge enables dai to implement effective and inclusive teaching strategies. A deep understanding of religious content allows dai to deliver messages with confidence and accuracy. The implementation of TPACK in the Dakwah Training Institution can enhance the quality of religious education. The findings of this research are expected to provide a better understanding of the implementation of TPACK in the context of a Dakwah training institution.Key Words: TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), learning, Dakwah Training Institution.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) di Lembaga Pelatihan Dakwah. TPACK adalah gabungan pengetahuan tentang teknologi, pedagogi, dan konten yang penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melibatkan pengamatan terhadap pelatihan dan wawancara dengan pelatih dan peserta pelatihan. Penelitian ini fokus pada integrasi TPACK dalam proses pembelajaran di Lembaga Pelatihan Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan kompetensi dai. Dai dapat menyampaikan pesan agama secara efektif dalam era digital dengan menggunakan strategi pembelajaran yang inovatif, seperti media sosial dan platform digital. Mereka juga mengembangkan keterampilan teknologi yang relevan, mengelola konten digital, dan memanfaatkan sumber daya online. Selain itu, integrasi pengetahuan pedagogi memungkinkan dai menerapkan strategi pengajaran yang efektif dan inklusif. Pemahaman yang mendalam tentang konten agama juga memungkinkan dai menyampaikan pesan dengan keyakinan dan akurasi. Implementasi TPACK di Lembaga Pelatihan Dakwah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi TPACK dalam konteks lembaga pelatihan dakwah.Kata Kunci: TPACK, proses pembelajaran, lembaga pelatihan dakwah..
Analisis Pelaksanaan Program Pelatihan Basic Virtual Training dalam Meningkatkan Kompetensi Agen Asuransi pada Perusahaan BRI Life Jakarta Faqih, Rizal Al; Fauzi, Ahmad Al; Rizaldi, Ahmad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14340

Abstract

Abstract: Training is an essential strategy for companies to enhance employee competence. The Basic Virtual Training (BVT) program is designed by the Agency Development Department at BRI Life to prepare new insurance agents with knowledge and skills related to insurance and marketing. This study aims to evaluate the implementation of BVT, including the challenges encountered and the solutions applied. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects include program implementers, training participants, and other relevant parties. Data analysis is conducted thematically to understand patterns and challenges in the training's implementation. The results of the study show that BVT is conducted online over two weeks, with three sessions per week, each batch lasting two days. The topics covered include company profile, insurance products, and negotiation skills. Challenges faced include technological limitations, varying levels of understanding among participants, and the limited duration of the training. Solutions include providing technical guides, using visual materials, adjusting the content, and utilizing interactive technologies such as polling and breakout rooms.Key Words: Human Resource Training, Competency Development, Insurance AgentAbstrak: Pelatihan adalah strategi penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Basic Virtual Training (BVT) dirancang oleh Departemen Agen Development di BRI Life untuk mempersiapkan agen asuransi baru dengan pengetahuan dan keterampilan tentang asuransi dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan BVT, termasuk kendala dan solusi yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan pelaksana program, peserta pelatihan, dan pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memahami pola dan kendala dalam pelaksanaan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan BVT dilaksanakan secara daring selama dua minggu dengan tiga sesi per minggu, masing-masing batch berdurasi dua hari. Materi yang diajarkan meliputi profil perusahaan, produk asuransi, dan keterampilan negosiasi. Kendala meliputi keterbatasan teknologi, variasi pemahaman peserta, dan durasi pelatihan yang terbatas. Solusi mencakup penyediaan panduan teknis, materi visual, penyesuaian materi, dan penggunaan teknologi interaktif seperti polling dan breakout room.Kata Kunci: Pelatihan SDM, Pengembangan, Kompetensi, Agen Asuransi