Website merupakan instrumen krusial dalam ekosistem digital kontemporer yang berfungsi sebagai kanal utama penyampaian informasi dan layanan informasi secara cepat dan akurat. Website Blueline, yang dioperasikan oleh perusahaan Internet Service Provider (ISP), memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik melalui performa platform digital yang andal. Namun, fenomena awal menunjukkan adanya indikasi waktu muat halaman yang relatif lambat pada domain blueline.id, yang berpotensi mendegradasi kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas kinerja website Blueline secara objektif dan mendalam dengan memanfaatkan instrumen Google PageSpeed Insights. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif-evaluatif dengan skenario pengujian lintas perangkat, mencakup perangkat mobile dan desktop, guna memperoleh data komparatif yang valid. Analisis difokuskan pada lima metrik performa standar industri, yaitu First Contentful Paint (FCP), Speed Index, Largest Contentful Paint (LCP), Total Blocking Time (TBT), dan Cumulative Layout Shift (CLS). Hasil audit teknis mengungkapkan bahwa website Blueline pada perangkat desktop memiliki performa yang lebih baik dengan skor 40, dibandingkan perangkat mobile yang hanya mencapai skor 23, di mana kedua perolehan tersebut masih berada dalam kategori rendah atau Poor. Temuan paling signifikan adalah tingginya nilai TBT pada perangkat mobile (11.720 ms) yang mengindikasikan beban eksekusi JavaScript yang ekstrim, serta ketidakstabilan visual pada desktop dengan nilai CLS sebesar 0,323. Sebagai solusi, penelitian ini merumuskan rekomendasi strategi optimasi melalui penerapan format gambar generasi terbaru, eliminasi sumber daya yang memblokir render, serta efisiensi kode skrip. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman teknis bagi pihak pengelola dalam mengoptimalkan infrastruktur digital demi meningkatkan kredibilitas layanan perusahaan di mata pengguna.