Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Area Hijau Tanaman Obat Keluarga: Langkah Menuju Kesehatan Berkelanjutan Aryani, Nurul; Zahroh, Shofiyatus; Fitriyah, Rokhimatul; Khafifah, Nur Iza; Hidayat, Arif Nur; Putri, Rizky Amaliya; Ilmiah, Mirzatul; Sholikha, Nikmatus; Uyun, Sinta Qurotil
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i2.1322

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat perdesaan adalah banyaknya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan secara optimal, yang dapat dialihfungsikan menjadi area hijau untuk tanaman obat keluarga guna mendukung kesehatan berkelanjutan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, lahan kosong tersebut dapat diubah menjadi area hijau Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tujuan dari program ini adalah untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada menjadi area hijau obat-obatan keluarga. Selain itu kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah praktik langsung. Hasil dari pengabdian ini adalah lahan kosong menjadi area hijau TOGA (tanaman obat keluarga) dengan berbagai macam jenis tanaman obat. One of the problems faced by rural communities is the large amount of empty land that is not utilized optimally, which can be converted into green areas for family medicinal plants to support sustainable health. As a solution to this problem, the empty land can be converted into a green area for Family Medicinal Plants (TOGA). This program aims to utilize existing empty land into a green area for family medicine. Apart from that, this activity is beneficial for the community to adopt a sustainable, healthy lifestyle. The method used in this program is direct practice. The result of this service is that the empty land becomes a green area for TOGA (family medicinal plants) with various types of medicinal plants.
Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Area Hijau Tanaman Obat Keluarga: Langkah Menuju Kesehatan Berkelanjutan Aryani, Nurul; Zahroh, Shofiyatus; Fitriyah, Rokhimatul; Khafifah, Nur Iza; Hidayat, Arif Nur; Putri, Rizky Amaliya; Ilmiah, Mirzatul; Sholikha, Nikmatus; Uyun, Sinta Qurotil
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 2 No. 2 (2024): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ncer.v2i2.1322

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat perdesaan adalah banyaknya lahan kosong yang tidak dimanfaatkan secara optimal, yang dapat dialihfungsikan menjadi area hijau untuk tanaman obat keluarga guna mendukung kesehatan berkelanjutan. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, lahan kosong tersebut dapat diubah menjadi area hijau Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tujuan dari program ini adalah untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada menjadi area hijau obat-obatan keluarga. Selain itu kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah praktik langsung. Hasil dari pengabdian ini adalah lahan kosong menjadi area hijau TOGA (tanaman obat keluarga) dengan berbagai macam jenis tanaman obat. One of the problems faced by rural communities is the large amount of empty land that is not utilized optimally, which can be converted into green areas for family medicinal plants to support sustainable health. As a solution to this problem, the empty land can be converted into a green area for Family Medicinal Plants (TOGA). This program aims to utilize existing empty land into a green area for family medicine. Apart from that, this activity is beneficial for the community to adopt a sustainable, healthy lifestyle. The method used in this program is direct practice. The result of this service is that the empty land becomes a green area for TOGA (family medicinal plants) with various types of medicinal plants.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS KELAS IV SDI WAHID HASYIM Aryani, Nurul; Asror, Machfudzil
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13681

Abstract

Penelitian dilakukan di SDI Wahid Hasyim Sidoarjo, dimana saat dilakukan observasi dikelas IV menunjukkan kurang aktif dan kritis pada peserta didik selama proses pembelajaran, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik peneliti menerapkan model pembelajaran team games turnamen berupa petualangan bersama peta. Sampel penelitian terdiri dari 27 peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif deengan desaign One Group Pre-test Post-test dengan masing-masing 5 soal berbeda. Soal Pre-test dilakukan dengan memberikan cerita pendek tanpa penerapan model pembelajaran TGT, sedangkan Post-test diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran TGT. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pada pre-test 0,196 dan post-test 0,026 dalam nilai signifikan yang teruji normal. Hasil uji Paired Sampel T-test menunjukkan nilai Sig. sebesar 0.001<0.05, hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemapuan berpikir kritis atara pre-test dan post-test. Rata-rata nilai pre-test adalah 37,22, sedangkan post-test 87,59. Hal tersebut menunjuukan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran TGT terhadap kemampuan berpikir peserta didik kelas IV.