Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ezra Science Bulletin

STAR SYNDROME DALAM FOTOGRAFI KONSEPTUAL Alfi, Muhammad Qodri; Albar, Yuli Hendra Multi; Saputra, Nefri Anra
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.272

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena star syndrome dalam masyarakat melalui fotografi konseptual, dengan memanfaatkan pencahayaan, simbolisme, dan teknik digital imaging untuk menciptakan karya visual yang menggambarkan gejala-gejala seperti keinginan untuk tampil sempurna, kecenderungan merendahkan orang lain, serta dampak sosial media. Pengkarya menggabungkan teori semiotika untuk menafsirkan objek-objek yang berkaitan dengan fenomena ini, dan menghasilkan 20 karya foto yang merepresentasikan perilaku terkait star syndrome. Semua foto adalah karya asli pengkarya yang disusun berdasarkan storyboard, dengan pendekatan observasi dan sudut pandang pribadi terhadap fenomena sosial ini. Dalam proses penciptaan, pengkarya juga memanfaatkan wawancara dengan ahli psikologi dan penderita untuk mendalami lebih jauh ciri-ciri dari fenomena tersebut. Karya ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pemahaman visual, tetapi juga membuka refleksi kritis mengenai dampak psikologis yang ditimbulkan oleh star syndrome. Diharapkan, karya ini dapat memberikan wawasan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih memahami dan mencegah fenomena tersebut.
KOTO GADANG MASA KINI DALAM FOTOGRAFI DOKUMENTER Fikri, Husnul; Albar, Yuli Hendra Multi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i2.407

Abstract

Koto Gadang, sebuah nagari di Sumatera Barat yang dikenal sebagai pusat kerajinan perak, sulaman, dan tanah kelahiran banyak tokoh intelektual serta politik Indonesia, kini mengalami penurunan aktivitas budaya dan ekonomi akibat urbanisasi, berkurangnya minat generasi muda, serta modernisasi jalur transportasi yang mengurangi kunjungan wisatawan. Dalam konteks tersebut, fotografi dokumenter digunakan untuk merekam realitas sosial budaya Koto Gadang masa kini secara autentik tanpa manipulasi visual. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, studi literatur tentang sejarah dan budaya nagari, serta wawancara dengan masyarakat setempat untuk memperoleh gambaran komprehensif kondisi terkini. Hasil karya berjudul “Koto Gadang Masa Kini dalam Fotografi Dokumenter” divisualisasikan dalam foto cerita yang mendeskripsikan perubahan sosial budaya serta membandingkan kondisi masa kini dengan masa lalu. Karya ini berfungsi sebagai dokumentasi visual sekaligus media edukasi dan inspirasi untuk meningkatkan kesadaran serta penghargaan generasi muda terhadap warisan budaya Koto Gadang, sekaligus pemenuhan tugas akhir program studi Fotografi di Institut Seni Indonesia Padangpanjang