Nurazizah Yr., Faridha
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Branding dan Pemasaran Islami UMKM Dodol Di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta Dwi Ocktavia, Fika; Jalaludin, Jalaludin; Nurazizah Yr., Faridha; Aulia Nurahmah, Syifa
ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ADINDAMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/adindamas.v4i1.792

Abstract

Berdasarkan hasil observasi, tim PKM menemukan pengrajin dodol yang dulunya sebagai pegawai di pengrajin dodol sebelumnya. Karena pengrajin dodol ini merintis usahanya dari awal lagi, maka produk UMKM Dodol masih mempunyai tampilan yang sangat sederhana seperti belum punya label, NIB (Nomor Induk Berusaha), dan tidak ada tanda bahwa di lokasi tersebut memproduksi dodol ciri khas Salamjaya. Selain itu, lokasi UMKM Dodol belum terdapat di Google Maps, sehingga bagi konsumen generasi milenial dan Z akan sedikit kesulitan, karena generasi ini lebih mudah meminta petunjuk kepada google salah satunya Google Maps. Selai itu juga, pemasaran UMKM dodol ini masih sangat sederhana, yakni hanya menjual kepada tetangga yang kenal-kenal saja. Apalagi dihadapkan dengan pemasaran sistem islami yang makin tambah kebingungan, karena kajian tentang fiqih muamalah masih sangat jarang ditemukan. Tujuan PKM ini untuk melakukan pendampingan branding dan pemasaran islami UMKM Dodol Di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta. Metode PKM ini menggunakan sosialisasi dan pendampingan. Hasil PKM ini dapat disimpulkan bahwa UMKM Dodol Di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta sudah mengetahui pentingnya citra merek dan pemasaran digital berbasis syariah. Selain itu, plang nama yang tim PKM berikan terlihat memberikan dampak yang positif ditandai dengan masyarakat mulai banyak mengenal adanya produksi atau pembuatan Dodol di Desa Salamjaya. Penambahan lokasi di Google Maps pun tidak kalah memberikan dampak positif berupa mempermudah pelanggan baru berkunjung ke lokasi UMKM Dodol Di Desa Salamjaya Purwakarta. Kemudian NIB yang sudah dimiliki menjadi bukti bahwa UMKM Dodol Di Desa Salamjaya bukan usaha yang abal-abal dan bukan usaha yang tidak bertanggung jawab. Harapannya semoga konsumen UMKM Dodol Di Desa Salamjaya semakin meningkat, dan keuntungan pun ikut meningkat, sehingga UMKM Dodol Di Desa Salamjaya bisa membantu masyarakat Desa Salamjaya lebih banyak lagi melalui terciptanya lapangan pekerjaan
Analisis Akad Salam Dalam Jual Beli Online di Jajanan Retjeh Purwakarta Fidtya Putri, Ferera; Nurbaeti, Ayi; Nurazizah Yr., Faridha
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 5 No 1 (2025): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/jammiah.v5i1.1429

Abstract

Jajanan Retjeh Purwakarta merupakan salah satu jajanan online yang berdiri saat pandemi covid-19 yakni tahun 2021, pengikut Jajanan Retjeh Purwakarta di media sosial sudah lumayan banyak, indikasi masalah penelitian ini stok produk di akun media sosial sering mengalami tidak up to date, strategi pengiriman masih kurang tepat, karena masih banyak pesanan yang sering terlambat sampai ke pembeli. Tujuan penelitian untuk mengetahui praktik jual beli online di Jajanan Retjeh Purwakarta, dan untuk mengetahui tinjauan akad salam pada pesanan online di Jajanan Retjeh Purwakarta. Metodologi penelitian yang digunakan merupakan penelitian lapangan (field study) yang bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data primer dan sumber melalui observasi dan wawancara. Sample informan menggunakan purposive sampling dengan 10 informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik jual beli online di Jajanan Retjeh Purwakarta melalui beberapa tahapan, mulai dari promosi di media sosial, pemesanan, pembayaran, hingga pengiriman dan proses klaim jika terjadi masalah. Namun, transaksi jual beli online ini belum sepenuhnya sesuai dengan Akad Salam menurut Fatwa DSN MUI Nomor 05/DSN-MUI/IV/2000, terutama karena adanya pembayaran dengan sistem COD yang tidak dilakukan di awal kontrak serta keluhan terkait kualitas produk dan keterlambatan pengiriman. Dampaknya, diperlukan penyesuaian sistem transaksi agar lebih sesuai dengan prinsip syariah, seperti memastikan pembayaran dilakukan di awal dan meningkatkan kualitas serta ketepatan waktu pengiriman, sehingga kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan dapat meningkat.