Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN DAN PENERAPAN PERMAINAN JEKA SEBAGAI MEDIA PSIKOEDUKASI PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA PASIEN RAWAT INAP REHABILITASI REGULER DI RUMAH SAKIT JIWA Aliffia, Dhiza; Anggraini, Dina Amalia; Muhaimin, Abdi; Fadhila, Mahdia; Kisnarini, Rika
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v3i2.3684

Abstract

Penyalahgunaan NAPZA merupakan salah satu permasalahan serius yang terjadi saat ini. Penyalahgunaan NAPZA mengakibatkan dampak negatif bagi fisik, mental, sosial hingga ekonomi penggunanya bahkan orang-orang disekitarnya. Berdasarkan penelitian awal yang telah dilakukan di ruang rehabilitas regular NAPZA di Rumah Sakit Jiwa X, ditemukan salah satu dampak negatif akibat penyalahgunaan NAPZA adalah munculnya gangguan psikotik. Gangguan tersebut diketahui muncul setelah penggunaan NAPZA dan menjadi dampak negatif yang berbahaya bagi kelangsungan hidup pasien karena apabila tidak tertangani dapat mengarahkan pada gangguan jiwa yang serius. Selanjutnya berdasarkan dampak dan bahaya dari NAPZA tersebut maka peneliti tertarik untuk memberikan kegiatan pengabdian masyarakat berupa psikoedukasi dengan permainan kepada pasien rawat inap rehabilitas regular NAPZA di Rumah Sakit Jiwa X. Permainan ini bernama JeKa (Jenga dan Kartu) yang mana edukasi disampaikan dalam kartu-kartu yang beragam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien terkait bahaya dan dampak negatif yang akan terjadi jika menyalahgunakan NAPZA serta memberikan motivasi kepada pasien agar tidak kembali menyalahgunakan NAPZA. Berdasarkan pelaksanaan dan pengamatan kegiatan dapat ditarik kesimpulan bahwa pembuatan dan penerapan permainan JeKa sebagai media psikoedukasi penyalahgunaan NAPZA pada pasien dapat terlaksana dengan baik dan memenuhi tujuan yang ingin dicapai.
Parallel Paths to Resilience: Why Self-Control Fails to Moderate the Impact of TikTok on Student Coping Stress Anggraini, Dina Amalia; Radiani, Widiya Aris; Musfichin
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 31 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Social media has transitioned from a communication tool to a primary instrument for emotion regulation among university students. While TikTok is increasingly used for stress relief, the role of self-control in "governing" this relationship remains poorly understood. This study utilizes Moderated Regression Analysis (MRA) to examine how self-control moderates the link between TikTok intensity and coping stress among 402 undergraduates. Our findings reveal that TikTok intensity is a significant driver of coping stress (R2 = .268), validating its role as an effective emotion-focused coping mechanism. Crucially, however, self-control did not function as a moderator (p = .424); instead, it emerged as a powerful, independent predictor of resilience. This suggests a "decoupling" of digital behavior and internal psychological traits: TikTok provides immediate emotional relief, while self-control fosters long-term psychological endurance through separate cognitive pathways. These results challenge the prevailing narrative that self-control is merely a "gatekeeper" for digital consumption and advocate for university mental health programs to treat digital literacy and self-regulation training as distinct, parallel interventions  Keywords: TikTok, Coping Stress, Self Control