Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KEBERLANJUTAN DAN NILAI TAMBAH DALAM MANAJEMEN EKOWISATA STUDI KASUS DAERAH WISATA TELAGA SAAT KECAMATAN CISARUA BOGOR Pasaribu, Bomer; Samosir, Partogi; Munawaroh, Munawaroh
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Sikama
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v2i1.43

Abstract

Dalam memasarkan destinasi wisata dapat dilakukan melalui promosi termasuk branding. Selain itu dalam pelaksanaan promosinya, daerah wisata harus memberikan nilai tambah dengan memberkan nilai “khas” yang hanya dimiliki daerah tersebut. Bagi daerah yang sudah memiliki suatu keunikan dapat menjadikan keunikan daerah tersebut dan menjadikannya sebuah ikon wisata suatu wilayah. Strategi lainnya adalah dengan menciptakan nilai tambah baru bagi daerah- daerah yang masih belum memiliki nilai tambah demi keberlanjutan kawasan wisatanya. Field study merupakan kegiatan kunjungan ke suatu objek tertentu di luar lingkungan kampus yang bertujuan untuk mencapai tujuan intruksional tertentu. Melalui penggalian materi dan informasi yang didapat di lingkungan field study baik dengan cara wawancara, historical fact, dan dokumen lainnya, hal-hal tersebut dapat mengembangkan pemikiran, dan dapat menumbuhkan kreatifitas mahasiswa. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, pengembangan desa wisata di Tugu Utara dapat memberikan dampak positif dalam beberapa aspek: yaitu: 1) Pemberdayaan Masyarakat, 2) Pengembangan Ekonomi Lokal, 3) pelestarian Budaya dan Lingkungan, 4) Peningkatan Infrastruktur dan Layanan, 5) Promosi Daerah. Penelitian ini Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kegiatan dokumentasi dan wawancara. Data yang sudah didapat diolah dan dipetakan menggunakan Business Model Canvas (BMC) dan Analisis PESTLE, untuk menentukan nilai tambah dan sustainability kawasan wisata Telaga Saat.
Influence of Leadership Style and Work Culture on Organizational Performance Through Work Motivation at BNN RI Hastuti, Yuli Tri; Samosir, Partogi
Indonesian Journal Economic Review (IJER) Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ijer.v6i1.724

Abstract

This study examines the influence of leadership style and work culture on organizational performance at the Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), with work motivation as a mediating variable. Although BNN RI has demonstrated significant operational achievements in narcotics enforcement, internal organizational dynamics such as leadership rotation, cultural alignment, and fluctuating employee motivation may affect long-term institutional performance. This research adopts a quantitative explanatory design using survey data collected from 93 civil servants at the BNN RI headquarters, selected through simple random sampling. Data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to evaluate both measurement and structural models. The results indicate that leadership style has a positive and significant direct effect on organizational performance and work motivation. Work culture significantly influences work motivation but does not directly affect organizational performance. Work motivation has a positive and significant impact on organizational performance; however, it does not mediate the relationship between leadership style or work culture and organizational performance. The model demonstrates moderate explanatory power, indicating that other variables beyond the proposed model also contribute to performance outcomes. These findings suggest that strengthening leadership quality and fostering a constructive work culture are critical for enhancing organizational performance in public sector institutions, particularly within law enforcement agencies operating in complex and high-risk environments.