Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pembelajaran Innovativ Dalam Pembelajaran Bahasa Jerman Dengan Materi Nomen Naomi Tita Sari; Jelita Anggita Haloho; Nur Aini Amelia
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 2 No. 4 (2024): August : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v2i4.805

Abstract

German language learning in High School (SMA) holds significant importance in the current era of globalization. The complexity of German grammar, including gendered nouns and article usage, demands innovative approaches in the learning process. This research explores innovative learning methods, focusing on the implementation of Game Based Learning (GBL) and the teaching of Nomen materials, to enhance the effectiveness of German language learning in SMA. The primary goal is to increase student participation and equip them with strong communication skills in German. Research findings indicate that integrating innovative learning methods, such as GBL, can serve as effective tools in achieving improved German language learning outcomes in SMA.
Analisis makna simbol dalam upacara pernikahan tradisional "Marhajabuan" pada Masyarakat Etnis Simalungun Jelita Anggita Haloho; Risnovita Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna simbolis upacara pernikahan Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif, berdasarkan analisis semiotik Charles Sander Pierce, yang dibagi menjadi tiga bagian: representatif, objek, dan interpretan. Data dikumpulkan melalui penelitian literatur dan wawancara dengan Bapak Jan Ridwan Saragih Sumbayak, Sitatang Atur di Pematang Siantar. Wawancara tersebut kemudian dianalisis secara sistematis berdasarkan temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 simbol dalam upacara pernikahan Simalungun: Sinamot/Partadingan, Demban Sayur, Boras Tenger Sanggolom, Hiou, Suri Suri, Dayok Nabinatur, Nitak, Hinasumab, Jambar, Tandok, Tuppak, Dekke, Tortor Somba, Bulang, dan Gotong. Materi tersebut mendapat skor 90, menempatkannya dalam kategori "Sangat Baik".