Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Toxic Masculinity Dalam Perspektif Budaya Kerja Dan Organisasi (Study kasus karyawan Indomaret Kota Lhokseumawe) Zulfikar; Hartanti Dewi; Hendra Sahputra
Al - Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 9 No 1 (2024): Al-Muamalat: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v9i1.8290

Abstract

Abstrak Apakah toxic masculinity benar-benar ada dan mempengaruhi kinerja sumber daya manusia khususnya tenaga kerja laki-laki yang ada di wilayah kota Lhokseumawe terutama para pekerja atau karyawan yang bekerja pada Indomaret, inilah tujuan dari penelitian ini. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari observasi dan wawancara peneliti ke beberpa lokasi usaha waralaba (indomaret) dibeberapa titik yang ada di Kota Lhokseumawe dengan menggunakan metode Kualitatif dengan bentuk lapangan (field research) yang ingin menggambarkan realitas yang kompleks dan memperoleh pemahaman makna yang sering terjadi di sekitar kita. Bahwa laki-laki yang dahulunya identik dengan pekerjaan lapangan yang berkaitan dengan aktifitas fisik dan terik matahari sekarang mengalami pergeseran dikarenakan kebutuhan serta ketersediaan lapangan kerja.
Toxic Masculinity Dalam Perspektif Budaya Kerja Dan Organisasi (Study kasus karyawan Indomaret Kota Lhokseumawe) Zulfikar; Hartanti Dewi; Hendra Sahputra
Al-Muamalat Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 9 No 1 (2024): Al-Muamalat: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v9i1.8290

Abstract

Abstrak Apakah toxic masculinity benar-benar ada dan mempengaruhi kinerja sumber daya manusia khususnya tenaga kerja laki-laki yang ada di wilayah kota Lhokseumawe terutama para pekerja atau karyawan yang bekerja pada Indomaret, inilah tujuan dari penelitian ini. Data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari observasi dan wawancara peneliti ke beberpa lokasi usaha waralaba (indomaret) dibeberapa titik yang ada di Kota Lhokseumawe dengan menggunakan metode Kualitatif dengan bentuk lapangan (field research) yang ingin menggambarkan realitas yang kompleks dan memperoleh pemahaman makna yang sering terjadi di sekitar kita. Bahwa laki-laki yang dahulunya identik dengan pekerjaan lapangan yang berkaitan dengan aktifitas fisik dan terik matahari sekarang mengalami pergeseran dikarenakan kebutuhan serta ketersediaan lapangan kerja.
Pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga Sukma Ayu Hutagalung; Rosmita Ambarita; Hendra Sahputra
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Nomor 3 November 2025
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Jumlah populasi dalam penelitian yaitu 52 Pegawai dengan sampel dalam penelitian yaitu 52 Pegawai. Se luruh butir pertanyaan menggunakan uji instrument yaitu uji validitas dan reliabilitas. Data penelitian juga menggunakan uji analisis data. Adapun uji dilakukan adalah uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji multikolinearitas, dan menggunakan uji koefisien korelasi, uji determinasi, regresi linier sederhana dan uji t dan pengujian serempak/Anova (uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara Kompetensi dengan kinerja Pegawai sebesar 0,300, sehingga apabila diinterpretasikan dalam skala nilai dapat dikategorikan korelasi rendah, demikian variabel Lingkungan Kerja dengan kinerja Pegawai sebesar 0,679 yang dikategorikan korelasi kuat pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga. Persamaan regresi yang diperoleh Y = 10,503 + 0,502X1 + 0,307X2. Uji t menunjukkan bahwa t hitung 4,815 < 2,00856, yang berarti hipotesis ada pengaruh Kompetensi terhadap kinerja Pegawai diterima atau signifikan, sementara hipotesis ada pengaruh Lingkungan Kerja terhadap kinerja Pegawai signifikan, dimana t hitung lebih besar dari t tabel (3,223 > 2,00856). Sementara koefisien determinasi diketahui bahwa Kompetensi dan Lingkungan Kerja hanya berperan sebesar 63,4 % terhadap kinerja Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga dan sisanya sebesar 36,6 % dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model. Pengujian Hipotesis Ada pengaruh Kompetensi dan Lingkungan Kerja secara bersamaan terhadap kinerja pegawai diterima kebenarannya, dimana F hitung lebih besar dari F tabel yaitu 42,475 > 3,19.
Pengaruh Pembagian Kerja dan Kualitas Kerja terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah Krisdianto Situmeang; Mansur Tanjung; Hendra Sahputra
Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN) Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Nomor 3 November 2025
Publisher : Jurnal Ekonomi dan Manajemen ( JEMBATAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah ada Pengaruh Pembagian Kerja dan Kualitas Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah populasi dalam penelitian berjumlah 69 responden pada Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Pembagian Kerja dengan Efektivitas Kerja 0,765 dan Kualitas Kerja dengan Efektivitas Kerja sebesar 0,601 dikategorikan kuat. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,660 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Efektivitas Kerja Kerja 66% ditentukan oleh variabel bebas Pembagian Kerja dan Kualitas Kerja secara serempak dan sisanya sebesar 34% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Pembagian Kerja (X1) sebesar 7,867 > t tabel 1,99656 dan Kualitas Kerja (X2) sebesar 4,111 > t tabel 1,99656, maka hipotesis menyatakan Pembagian Kerja dan Kualitas Kerja secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahui Nilai F hitung 67,011 > F tabel 3,14 dan signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan Pembagian Kerja dan Kualitas Kerja berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima.