Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Membaca Label Pangan terhadap Pemilihan Makanan Kemasan pada Mahasiswa Gizi Universitas IVET Semarang Chairunisa Nur Rarastiti; Santy Sundari
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i4.2344

Abstract

One of Pedoman Gizi Seimbang points, advise consumers to get used reading food labels on packaged food. This is the way to choose products that are safe and healthy. Consumptive behavior towards packaged food products is now increasingly widespread, especially among college students. However, the information listed on food labels is often ignored. Nutrition students are expected to be able to implement knowledge by reading food labels when choosing each product that is purchased and consumed. This study aims to determine the relationship between reading food labels and packaged food choice for nutrition students of IVET University Semarang. Design of this research is cross sectional and the number of samples are 37 respondents. Respondent data was obtained by filling out questionnaires including age, gender, questions about reading food labels and packaged food choice. The results showed that there was a relationship between reading food labels and packaged food choice for nutrition students at IVET University Semarang (p=0.000; r=0.644). When choosing a food product, most respondents pay attention to the expiration date, total energy and food composition. Food safety is an important aspect that must be considered. Safe, nutritious and quality plays an important role for public health status.
Sosialisasi Peran Gizi Seimbang bagi Kesehatan Remaja di SMP Negeri 8 Kota Semarang Chairunisa Nur Rarastiti; Umar Hidayat; Agus Sudrajat; Catur Retno Lestari
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 05 (2025): ISSUE JUNI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola makan pada remaja akan menentukan jumlah zat gizi yang diterima oleh remaja untuk pertumbuhan serta perkembangannya. Jumlah makanan yang sesuai dengan kebutuhan akan menyediakan zat gizi yang cukup pula bagi remaja guna menjalankan kegiatan atau aktivitas fisik sehari-hari. Remaja sering tidak memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya serta suka mengonsumsi makan-makanan cepat saji. Remaja juga kerap mengikuti trend terhadap jenis makanan yang dikonsumsi. Remaja sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Remaja sebagai generasi penerus bangsa berperan penting untuk kemajuan negara di masa yang akan datang. Oleh karena itu, pengetahuan tentang perilaku dan gaya hidup sehat demi terpenuhinya gizi seimbang harus dimulai sejak dini agar terhindar dari berbagai permasalahan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada remaja pentingnya gizi seimbang bagi kesehatan remaja. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penyampaian materi dan tanya jawab. Adapun hasil pengabdian diperoleh bahwa penyuluhan yang disertai dengan diskusi dengan para siswa SMP Negeri 8 Kota Semarang berdampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam pentingnya gizi seimbang dan makanan sehat. Pentingnya penguatan dari orang yang dianggap penting menjadikannya lebih berkomitmen untuk merubah perilaku untuk perubahan perilaku.
Pemberdayaan Ibu PKK melalui Pendampingan Kebun Gizi sebagai Strategi Ketahanan Pangan Lokal Novarizki Galuh Ayudianningsih; Catur Retno Lestari; Restu Ayu Eka Pustika Dewi; Chairunisa Nur Rarastiti; Hilda Fathiya Ifada
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan dan gizi merupakan salah satu komponen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat, terutama di tingkat keluarga. PKK sebagai agen penggerak berarti berupaya mewujudkan empat pilar ketahanan pangan di tingkat keluarga. Empat pilar ketahan pangan itu terdiri dari: ketersediaan, akses, pemanfaantan, dan stabilitas. Kebun gizi merupakan suatu program yang berbasis pada pemanfaatan aset lahan tidur dengan melibatkan peran masyarakat untuk pelaksanaannya. Tentu saja pola komunikasi yang baik pada komunitas masyarakat sangat diharapkan agar program berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan pentingnya ketahanan pangan dengan tersedianya kebun gizi dalam menyediakan gizi seimbang bagi kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, penyampaian materi pelatihan. Sebagai hasil pengabdian yang diperoleh bahwa penyuluhan yang disertai diskusi dengan para TP-PKK berdampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam pentingnya ketahanan pangan dengan pemanfaatan kebun gizi. Pentingnya penguatan dari orang-orang yang dianggap penting menjadikannya lebih berkomitmen untuk mengubah perilaku untuk perubahan perilaku.
Analisis Green Technology pada Produksi Monosodium Glutamat Alami dari Limbah Udang untuk Pencegahan Stunting novarizki ayudianningsih; Nely Zulfa; Chairunisa Nur Rarastiti; Agus Sudrajat
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.7606

Abstract

Pemanfaatan limbah udang sebagai bahan baku penyedap rasa alami (Monosodium Glutamate alami) merupakan inovasi yang selaras dengan prinsip green technology dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting. Limbah udang mengandung protein dan mineral tinggi yang dapat diolah menjadi penyedap alami bergizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan green technology pada proses produksi MSG alami dari limbah udang serta mengkaji nilai gizinya yang berkontribusi terhadap pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan True Experimental Design laboratorium dengan metode pengeringan termal menggunakan oven. Hasil uji menunjukkan bahwa bubuk MSG alami memiliki kadar protein 49,05%, kadar lemak 3,21%, kadar air 5,55%, kadar abu 22,82%, karbohidrat total 19,37%, dan natrium 1991 mg/kg dengan energi total 300 kkal/100 g. Kandungan protein dan mineral yang tinggi serta natrium dalam batas aman menjadikan produk ini potensial sebagai penyedap rasa alami yang aman dan bergizi. Implementasi green technology terbukti efisien dalam meminimalkan limbah perikanan serta menghasilkan produk fungsional yang mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak berisiko stunting.