Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN LINGKUNGAN TERHADAP PARTISIPASI DALAM KEGIATAN OLAHRAGA SISWA/SISWI MTs NURUL HAQ, KARANG BEJELO, KELURAHAN GONJAK, KECAMATAN PRAYA Herlina, Herlina; Burhan, Zakir; Ashari, Lalu Hasan; Abdullah, Afritoma; Ripai, Agus Sari M
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v2i3.40

Abstract

This research was qualitative method . The samples used in this research were MTs Nurul Haq students, physical education teachers and parents of students. The technique used in sampling is purposive sampling. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the interviews that were conducted, the results showed that the physical, social and psychological environment plays an important role in the sports activities of MTs Nurul Haq students, because it increases motivation and creates enthusiasm for students in sports at school. The conclusion in this research is that the physical, social and psychological environment plays an important role in the sports activities of MTs Nurul Haq students. Recommended 1). For schools, existing infrastructure should be increased so that students' interest in sports increases. 2). For teachers when providing sports lessons to students, it would be better to provide motivation after each exercise so that their enthusiasm becomes greater.
PROFIL KONDISI FISIK SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMK ISLAM NURUL QOLBI SETANGGOR Burhan, Zakir; Herlina, Herlina; Ripai, Agus Sari M
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v2i4.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler sepakbola SMK Islam Nurul Qolbi Setanggor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Subjek penelitian ini yaitu siswa ekstrakurikuler sepakbola SMK Islam Nurul Qolbi Setanggor yang berjumlah 16 siswa. Instrumen yang digunakan, yaitu; (1) kekuatan otot tungkai, diukur menggunakan leg and back dynamometer dengan satuan kilogram, (2) kecepatan diukur menggunakan tes lari 60 meter dengan satuan detik, (3) kelincahan diukur menggunakan illinois agility run test dengan satuan detik, (4) power tungkai diukur dengan vertical jump dengan satuan centimeter, fleksibilitas diukur dengan sit and reach dengan satuan centimeter, dan (5) daya tahan aerobik diukur menggunakan multi stage test dengan satuan ml/kg.bb/min. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kondisi fisik siswa ekstrakurikuler sepakbola SMK Islam Nurul Qolbi Setanggor berada pada kategori sangat rendah sebesar 6,25%, rendah 31,25%, sedang 37,5%, “tinggi” 18,75%, dan sangat tinggi 6,25%.
Pengaruh Model Latihan dan Koordinasi Mata Kaki Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Pada Permainan Sepak Bola Ripai, Agus Sari M
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v4i1.91

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh model latihan shuttle run dan dogging run terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepak bola. (2) Perbedaan pengaruh peningkatan kemampuan menggiring bola bagi anak yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan rendah dalam permainan sepak bola. (3) Pengaruh interaksi antara model latihan dengan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola dalam perminan sepak bola. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Sepak Bola Lombok Timur yang berjumlah 52 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sampel yang diambil sebanyak 40 siswa, terdiri dari 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Pengambilan data kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dengan tes menggiring bola zig-zag. Pengambilan data koordinasi matakaki dilakukan dengan soccer wall volley test. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians (ANAVA) dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan shuttle run memiliki peningkatan yang berbeda dengan model latihan dodging run. Hal ini dibuktikan dari nilai Fhitung = 4.532 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Yang berarti bahwa model latihan shuttle run memiliki peningkatan yang berbeda dengan model latihan dodging run dapat diterima kebenarannya. (2) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi memiliki peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola yang berbeda dengan siswa yang memiliki kemampuan dasar rendah. Hal ini dibuktikan dari nilai Fhitung = 5.973 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak. Yang berarti bahwa siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi memiliki peningkatan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola yang berbeda dengan siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah dapat diterima kebenarannya. (3) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara latihan dribbling pada permainan sepakbola dan tingkat koordinasi mata-kaki sangat bermakna. Karena Fhitung = 14.548 > Ftabel = 4.11. Dengan demikian hipotesis nol ditolak. Yang berarti terdapat interaksi yang signifikan antara model latihan untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dan tingkat koordinasi mata-kaki.