Rahmawati, Novidia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembinaan Keagamaan pada Majelis Kajian Muallaf Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang Rahmawati, Novidia; Cholidi, Cholidi; Munir, Munir
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 2 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i2.24049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembinaan keagamaan pada kajian muallaf di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang dan dampak dari pembinaan keagamaan pada kajian muallaf di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif (studi kasus). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisa yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa Pembinaan keagamaan di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang untuk muallaf meliputi pengajaran aqidah, ibadah, akhlak, dan pembacaan Al-Qur'an. Pembinaan ini juga membantu muallaf menyesuaikan diri dengan komunitas Muslim, dengan fokus pada pengembangan sikap yang baik dan ikut serta dalam kegiatan sosial. Pendampingan dilakukan secara berkala untuk memastikan mereka terus memahami dan menjalankan ajaran Islam dengan baik. Dampak dari pembinaan keagamaan pada kajian muallaf di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo Palembang yaitu para muallaf menunjukkan kekonsistenan dalam menjalankan shalat, puasa, dan ibadah lainnya. Muallaf juga menunjukkan perubahan dalam hal kejujuran dan kesabaran. Selain itu melalui pembinaan, muallaf mendapatkan pengetahuan yang lebih mendalam tentang Islam.