Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Pengelolaan Media Siber dengan Joint-Operation Model Berbasis Performa Mahardika, Arvendo; Frantika, Shintiya Yulia
Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 (2023): Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah inovasi penerapan JOM berbasis performa mampu memberikan dampak positif kepada pengelolaan media siber. Adapun beberapa masalah yang ditemukan penulis dalam rangka mengawali penelitian ini adalah tingginya beban kerja para jurnalis, kompensasi yang tidak memadai, perubahan paradigma di masyarakat dalam hal pola konsumsi berita, kurangnya peluang pengembangan karier, serta kualitas dan keberlanjutan media siber yang jadi taruhannya. Metode penelitian yang digunakan ialah komparatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, durasi pengambilan data 1 bulan, dan lokasi para jurnalis yang diambil datanya adalah seluruh Indonesia. Adapun hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari media yang menerapkan JOM dan tidak, yakni bahkan tak sedikit jurnalis yang berpenghasilan di atas Rp30 juta dalam satu bulan. Hal tersebut menunjukkan secara nyata bahwa JOM mampu meningkatkan penghasilan jurnalis yang bergabung dalam media yang menerapkan sistem tersebut. Meski demikian, perlu diadakan penelitian yang lebih komprehensif untuk membuktikan apakah JOM mampu meningkatkan kesejahteraan jurnalis secara luas.
Development of Risk Management Model for Creative Industry: A Cross-Industry Quantitative and Comparative Approach Prasetya, Luhur Adi; Mahardika, Arvendo; Rofiudin, Amir; Haq, Salsabila Thifal Nabil; Ichwanto, Muhammad Aris
Journal of Economics, Management, Accounting and Computer Applications Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/jemaca.v2i1.24

Abstract

Creative industries in Indonesia, including PT Kreasi Ngalam Media (AboutMalang.com), contribute significantly to GDP, but face challenges such as dependence on creative individuals, changing market trends, and global economic uncertainty. This research aims to develop a comprehensive risk management model through a survey of 45 respondents, semi-structured interviews, and cross-sector meta-analysis. The findings identified operational, reputational and financial risks, with technical glitches (score 4.2) and reliance on technology vendors (4.1) as the main operational issues. Negative reviews (4.4) were the biggest reputational risk, while dependency on key clients (4.0) stood out as the main financial risk. Suggested mitigation strategies include client diversification, implementation of recurring revenue models, investment in technology, and development of HR competencies. A cross-cutting analysis showed the importance of implementing predictive technology and strengthening infrastructure to enhance the firm's resilience. The developed model brings together operational, reputational, financial, and sustainability risk management, providing strategic guidance that can be applied by PT Kreasi Ngalam Media and other companies in the creative industry to improve competitiveness and business continuity.
Studi Analisis Isi: Representasi Pendidikan Kejuruan dalam Framing Berita Media Online Mahardika, Arvendo; Frantika, Shintiya Yulia
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi pendidikan kejuruan pada level sekolah menengah kejuruan (SMK) dan pendidikan vokasi setara perguruan tinggi (Diploma 3 dan Sarjana Terapan) dalam pemberitaan media online, di tengah meningkatnya urgensi vokasi sebagai strategi menghadapi tantangan ketenagakerjaan di era digital. Media online berperan membentuk persepsi publik, namun representasinya kerap beragam dan belum sepenuhnya objektif. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi terhadap 120 artikel periode 2022–2024, data dikaji melalui kategorisasi tema, analisis framing (positif, netral, negatif), dan frekuensi pemberitaan. Hasilnya, 60,8% artikel menampilkan framing positif—menyoroti inovasi, kemitraan dengan industri, serta peran vokasi dalam menekan pengangguran—sementara 6,7% membingkai secara negatif, mencerminkan stigma sosial dan keraguan atas kualitas lulusan. Temuan ini selaras dengan literatur yang menunjukkan kecenderungan representasi negatif pendidikan kejuruan di media dan masyarakat. Studi merekomendasikan penguatan literasi media bagi siswa vokasi serta kemitraan strategis antara institusi vokasi dan media untuk membangun narasi publik yang lebih berimbang dan edukatif. Pemahaman atas pola representasi ini diharapkan membantu pemangku kepentingan merumuskan langkah yang lebih tepat dalam membangun citra positif pendidikan kejuruan di ruang publik.