Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR GEGURITAN DALAM PELAJARAN BAHASA JAWA DI KELAS VIII-F SMPN 2 KUTOREJO MOJOKERTO DENGAN STRATEGI ” OBSUNG” Sumikah, Sumikah
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2022): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v4i1.4035

Abstract

Pada uji kompetensi tentang guritan, siswa kelas VIII-F SMP Negeri 2 Kutorejo Mojokerto tahun pelajaran 2019/2020 mendapat nilai rata-rata yang sangat rendah. Indikator keberhasilan pada ulangan harian bahasa Jawa tentang geguritanmeliputi 3 aspek yaitu tema, diksi, dan latar. Nilai rata–rata hasil ulangan harian pada aspek tema sebesar 54,2 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 36,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 11 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar. Rata–rata hasil ulangan harian unsur diksi sebesar 54,2 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 50%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 15 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar unsur diksi. Rata–rata hasil ulangan harian pada aspek latar sebesar 53,8 dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 46,7%. Hal ini menunjukkan bahwa ada 14 siswa dari 30 siswa sudah tuntas belajar. Maka melalui penelitian tindakan kelas ini, peneliti akan menerapkan strategi “obsung” untuk meningkatkan keterampilan proses untuk memecahkan masalah, mempelajari peran orang dewasa melalui pengalamannya dalam situasi yang nyata, serta melatih siswa untuk berdiri sendiri sebagai pembelajar yang otonom. Dengan strategi “obsung”, siswa dapat terlibat dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, kehadiran peneliti adalah sebagai guru di kelas yang berkedudukan sebagai pengajar tetap dan dilakukan seperti biasa, sehingga siswa tidak tahu kalau diteliti. Dengan cara ini diharapkan didapatkan data yang seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan. Observasi terbagi menjadi dua siklus, dimana masing-masing siklus dikenai perlakuan yang sejenis dengan bobot yang beda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh simpulan bahwa penerapan strategi “obsung” sangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar bahasa Jawa tentang guritan. Hal ini berdasar hasil post test yang terus meningkat dari siklus pembelajaran pertama hingga siklus pembelajaran terakhir. Penerapan strategi “obsung” dalam pembelajaran bahasa Jawa tentang guritan, guru memberikan tugas kepada siswa untuk membaca dan menguraikan guritan sehingga menjadi sebuah prosa. Pada pembelajaran selanjutnya siswa diberi tugas untuk mencari guritan sendiri, selanjutnya diubah menjadi prosa.
Developing Canva-Based Digital Interactive Media for Javanese Language Learning Using the 4D Model (Define, Design, Develop, Disseminate) Sumikah, Sumikah; Rufi'i, Rufi'i; Rachmatullah, Reza
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i3.5998

Abstract

This study aims to develop a Canva-based educational game as an interactive and independent learning medium for Javanese language learning, specifically the topic of modern drama for eighth-grade junior high school students. The research employed the Research and Development (R&D) method using the 4D model, which consists of the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The research subjects were eighth-grade students of SMPN 2 Sooko. The developed product is an interactive quiz-based educational game that contains learning materials on drama structure, types of drama, intrinsic elements of drama, as well as evaluation questions equipped with feedback features. The validation results from the material expert showed a feasibility score of 97.11%, while the media expert validation resulted in a score of 97.22%, both categorised as very feasible. Limited trials indicated that the media was able to increase students' learning interest, understanding of modern drama concepts, and independent learning ability. Students also gave very positive responses, especially regarding visual appearance, ease of use, and clarity of the material. Therefore, the Canva-based educational game developed in this study is considered appropriate and effective as an alternative learning medium for Javanese language learning, particularly in modern drama material, both for classroom learning and independent study.