Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN KEPADA IBU HAMIL TENTANG KECUKUPAN GIZI PADA 1000 HARI EPERTAMA KEHIDUPAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA RUMPA Sumiyati; Niar; Ariani
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v4i1.1031

Abstract

Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan suatu gerakan percepatan perbaikan gizi yang diadopsi dari gerakan Scaling Up-Nutrition (SUN) Movement. Tujuan global dari SUN Movement adalah untuk menurunkan masalah gizi pada 1000 HPK yakni dari awal kehamilan sampai usia 2 tahun. Stunting adalah masalah kurang gizi pada anak yang berlangsung lama (bisa dimulai dari saat masih dalam kandungan) yang menyebabkan gangguan pertumbuhan anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah dari seusianya. Dampak yang ditimbulkan dari stunting diantaranya peningkatan morbiditas dan mortalitas, masalah perkembangan anak, menghambat pertumbuhan ekonomi dan produktivitas. Upaya yang dilakukan untuk mencegah kejadian stunting salah satunya adalah penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil, tentang kecukupan gizi 1000 hari pertama kehidupan sebagai periode emas pertumbuhan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kecukupan gizi 1000 hari pertama kehidupan untuk mencegah stunting. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan target sasaran. Luaran yang diharapkan dalam pengabdian masyarakat ini dapat tercapai dengan indikator meningkatnya tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kecukupan gizi 1000 hari pertama kehidupan untuk mencegah stunting.
Peran Nilai Tsiqah dalam Konseling Moral untuk Membangun Budaya Antikorupsi Fatimah; Ridara, Rina; Umairah, Hidayah; Zahrina; Niar
Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Insight Journal
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The value of tsiqah is a fundamental concept in the classical Islamic scholarly tradition, particularly in the science of hadith, which emphasizes the credibility, honesty, and integrity of narrators. In the modern social context, this value holds significant relevance as a moral principle that can be actualized to address various crises of public trust, including the widespread issue of corruption. This study aims to examine the meaning, relevance, and role of tsiqah in moral counseling as a means of shaping anti-corruption character in both individuals and institutions. The research method employed is qualitative-descriptive with a literature study approach that reviews classical and contemporary sources, including hadith collections, academic works, and relevant scientific journals. Data were analyzed using content analysis techniques to explore the values of tsiqah, its role in fostering integrity, and its application in moral counseling processes focused on preventing corruption. The findings indicate that tsiqah is not merely a scholarly principle but also an ethical foundation capable of building moral awareness, strengthening integrity-based leadership, and promoting social behavior free from corruption. Through moral counseling grounded in the value of tsiqah, individuals can be guided to develop self-awareness, social responsibility, and a commitment to honesty. This study concludes that the actualization of tsiqah in moral counseling is an ethical and contextual strategy to foster a sustainable anti-corruption culture in modern society.