Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Dipasar Atas Kota Bukittinggi Ditinjau Dari Ekonomi Islam Tesya Elma Putri; Gusril Basir
Maslahah : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/maslahah.v1i3.276

Abstract

QRIS is a non-cash payment instrument in the form of a QR code developed by Bank Indonesia and the Indonesian Payment Association. With the existence of QRIS, Bank Indonesia hopes to facilitate public transactions and not be left behind by technology. As a Muslim community, especially in Pasar Atas, Bukittinggi, we must understand how the law uses QRIS. because everything we do must be based and not deviate from the teachings of Islam. The aim of this research is to find out how the effectiveness of using the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in buying and selling transactions at Pasar Atas Kota Bukittinggi is viewed from an Islamic economic perspective. This type of research is a qualitative descriptive method by collecting data through interviews with traders and buyers who shop at Pasar Atas Kota Bukittinggi. The results of this study indicate that QRIS users receive many benefits, such as facilitating transactions, not having difficulty finding small money, reducing the spread of counterfeit money, not reducing the value of money and there are still many benefits received by QRIS users. Therefore it can be said that QRIS is more effective.
Analisis Penentuan Harga Sapi dalam Tradisi Marosok Ditinjau dari Perspektif Etika Bisnis Syariah di Pasar Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi, Kabupaten Solok Nabila Hanania; Gusril Basir
Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Digital Bisnis : Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/digital.v3i2.2432

Abstract

This research aims to find out what the description of cattle buying and selling transactions using the marosok system is in the Muaro Paneh market, and what is the perspective of sharia business ethich in buying and selling cattle using the marosok system in the Muaro Paneh market. This research uses qualitative methods with interviews and observations with cattle sellers at the Muaro Paneh market. The research results show that. Description of cattle buying and selling transactions using the marosok system are carried out only on Mondays from dawn to dusk. The cattle seller there always carries a cloth or sarong on his shoulder. The seller’s way of determining the price is by touching the buyer’s hand, and when bidding the buyer also touches the seller’s hand using the code of his fingers. Where the index finger can be worth hubdreds of thousands, one million, up to ten million rupiah. The perspective of sharia business ethich in buying and selling cattle using the marosok system at MuaroPaneh market is in accordance with the principles of sharia business ethics such as customer satisfacarion, fairness and trust in the process of buying and selling livestock.
Analisis Dampak Zakat Produktif dalam Perkembangan Usaha Mikro Penjual Lontong Pecal (Studi Kasus Nagari Languang Kecamatan Rao Utara) Nurul Nasriah; Rusyaida; Iiz Izmuddin; Gusril Basir
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 10 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v10i5.28520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendistribusian zakat produktif di BAZNAS Pasaman dan bagaimana dampak zakat produktif terhadap perkembangan usaha mikro penjual lontong pecal di Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara. Jenis penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan yang dilakukan setelah wawancara terhadap 2 karyawan kantor BAZNAS dan mustahik usaha mikro penjual lontong pecal yang mendapatkan zakat produktif sebagai sampel untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Zakat produktif yang disalurkan oleh BAZNAS Pasaman kepada mustahik usaha mikro penjual lontong pecal di Nagari Languang telah memberikan dampak terhadap perkembangan usaha mustahik. Perkembangan usaha mustahik dapat dilihat dari peningkatan pendapatan yang dirasakan oleh mustahik meskipun pendapatan mustahik berbeda-beda dan belum tergolong besar, tetapi bersumber dari yang halal. Peningkatan kualitas produk yang di mana kualitas bahan mustahik sekarang lebih bersih dan halal, bertambahnya jumlah pelanggan berkat pelayanan yang lebih baik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, mustahik yang kini mampu menjalankan usaha secara mandiri, jujur, adil, dan bertanggung jawab sesuai dengan syariat. Akan tetapi, pelaksanaan zakat produktif ini masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi yaitu masih ada sebagian kecil mustahik yang belum memiliki etalase tempat bahan jualan dikarenakan masih kurang modal yang diberikan dan sebagian mustahik juga masih membutuhkan pendampingan, pelatihan dalam manajemen keuangan dan pemasaran. Program zakat produktif harus diperbaiki agar dapat berfungsi sebagai alat peningkatan ekonomi semua umat agar sesuai dengan tujuan pokok zakat dalam Islam, yaitu menciptakan kesejahteraan semua umat manusia.