Ferizone
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kelurahan Teluk Lobam Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan Suhardi Mukhlis; Ferizone; Heni Ismiyati
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v3i1.53

Abstract

Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan program Kartu Indentitas Anak (KIA) yang tertulis di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 yang bertujuan untuk memperkuat pendataan, meningkatkan perlindungan dan mewujudkan hak konstitusional warga negara, khususnya bagi anak usia di bawah 17 (tujuh belas) tahun yang belum menikah. Peraturaan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 mewajibkan semua anak usia dibawah 17 (tujuh belas) tahun yang belum menikah untuk mempunyai KIA. Tetapi fenomena yang terjadi di masyarakat adalah rendahnya kesadaran untuk mengurus Kartu Identitas Anak. Sebagai contoh Kecamatan Seri Kuala Lobam salah satu Kecamatan di Kabupaten Bintan yang sebagian besar penduduknya belum memahami pentingnya memiliki Kartu Identitas Anak serta masih banyak yang belum memilki Kartu Identitas Anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Kartu Identitas Anak di Kelurahan Teluk Lobam Kecamatan Seri Kuala Lobam Kabupaten Bintan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif. Dalam penelitian ini populasi nya terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok pertama : Lurah Teluk Lobam dan Kasi Pemerintahan, kelompok kedua : orang tua yang wajib mengurus KIA di Kelurahan Teluk Lobam. Penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik purposive (kelompok kedua) dan sampel jenuh (kelompok pertama). Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan datanya observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah implementasi program Kartu Identitas Anak belum berjalan dengan baik karena ada permasalahan dalam beberapa hal seperti proses tranmisi yang belum maksimal. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu sosialisasi tentang program KIA harus lebih sering dilakukan baik oleh pihak kelurahan maupun RT/RW.
Penerapan Inovasi Daerah di Kabupaten Bintan Abumanshur Matridi, Raja; Budiman, Shahril; Ferizone; Setyadiharja, Rendra; Kurniadi, Didi; Riyanto, Faizal
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 4 No 1
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v4i1.49

Abstract

Inovasi merupakan sebuah alat untuk menunjukkan kemandirian daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keseriusan pemerintah Kabupaten Bintan mengimplementasikan inovasi daerah dimulai dengan meluncurkan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) pada Tahun 2019. Pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Bintan Mengeluarkan Peraturan Bupati No.40 tahun 2020 sebagai pedoman dalam melaksanakan inovasi daerah. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan inovasi daerah di Kabupaten Bintan. Hasil penelitian ini menunjukkan stakeholders telah menghasilkan inovasi mulai dari inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik dan inovasi daerah lainnya. Terjadi kenaikan yang signifikan inovasi yang dihasilkan sejak tahun 2019 yang berjumlah 19 inovasi menjadi 69 inovasi pada tahun 2020. Pemerintah daerah memerlukan komitmen stakeholders untuk tetap menghasilkan inovasi dimasa mendatang. Pemberian insentif dengan mengadakan kompetisi inovasi daerah bagi stakeholders yang inovatif dapat memberikan dorongan agar tetap menghasilkan inovasi daerah.