Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Life History Buruh Migran Perempuan dalam Sektor Informal di Kabupaten Wonosobo Khafifi, An'ngam
Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol 10, No 2 (2023): December
Publisher : Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jps.v10i2.82765

Abstract

Tulisan ini membahas proses menjadi buruh migran perempuan di Kabupaten Wonosobo, terutama di sektor informal. Latar belakang dari penelitian ini adalah menjadi buruh migran masih besar peminatnya di tengah kerentanan-kerentanan yang harus dihadapinya. Berdasarkan catatan BNP2TKI di 2019 persentase perempuan yang bekerja di sektor informal adalah 60 hingga 80 persen. Meskipun telah banyak artikel yang membahas alasan menjadi buruh migran, namun masih sedikit yang membahas tentang konstruksi dan relasinya dengan struktur sosial yang melingkupi dinamika tersebut dari level keluarga, komunitas lokal, hingga transnasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif life history dengan melakukan wawancara mendalam kepada lima mantan buruh migran perempuan dan dilengkapi dengan pendekatan intersectionality life course dari Ferrer et al. (2017). Hasil penelitian ini menunjukan, menjadi buruh migran dalam skala makro merupakan bagian dari proses ekonomi-politik global. Di dalam skala mikro, dalam hal ini lingkungan komunitas informan, menjadi buruh migran dianggap pilihan dan keterpaksaan karena dengan latar belakang kelas dan gender yang dimiliki menjadi buruh migran dirasa mampu menjawab tuntutan atas kebutuhan keluarga dan kebutuhan sosial yang terus meningkat, hingga mampu mengangkat status sosial yang ditandai dengan kepemilikan lahan yang luas dan dapat memenuhi kebutuhan tersier. Untuk dapat mencapai tujuan, keagensian dalam diri informan menjadi penting. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana informan bernegosiasi untuk re-migrasi dan upaya resistensi melalui kesadaran untuk terlibat aktif dalam pengelolaan uang remiten.
EDUKASI POTENSI EKONOMI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI KELURAHAN BINTORO, JEMBER Abul Haris Suryo Negoro; Dewi Ariyanti Soffi; Laili Rahma Halimah; Fuat Albayumi; Atik Rahmawati; Widowati; An’ngam Khafifi; Pristhalia Vernanda Gunawan; Jeki
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.5

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat Kelurahan Bintoro, Kabupaten Jember dalam mengelola sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, tindakan (sosialisasi, pelatihan, pendampingan), observasi, dan refleksi. Alat yang digunakan meliputi lembar evaluasi, dokumentasi, serta fasilitas penimbangan sampah dari mitra Bank Sampah “Sahabat IBU”. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% terhadap pengolahan sampah organik menjadi kompos, eco-enzyme, dan media tanam. Terbentuk kelompok “Bintoro Hijau” serta tumbuhnya minat wirausaha lingkungan (eco-preneurship) di kalangan ibu rumah tangga dan pemuda. Kolaborasi dengan Bank Sampah memberikan insentif ekonomi dan saluran pemasaran, yang berdampak pada penurunan volume sampah ke TPS hingga 30%. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi berbasis kemitraan efektif mendorong pemberdayaan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya pendampingan lanjutan, penguatan kelembagaan kelompok, serta perluasan program ke wilayah lain di Kelurahan Bintoro.