Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA Lubis, Dharmawan
SIMPLEX: Journal of Economic Management Vol 3 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/simplex.v3i2.3203

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara sendiri maupun bersama-sama budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dengan variabel bebas yaitu Budaya Organisasi (X1), Motivasi Kerja (X2) dan Kinerja Pegawai (Y). Metode pengumpulan data menggunakan daftar wawancara, lembar observasi, kuesioner dan studi kepustakaan, dengan populasi sebanyak 64 responden, yaitu pegawai Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Utara. Berdasarkan hasil penelitian maka diketahui baik secara partial atau sendiri-sendiri dan secara simultan atau bersamasama budaya organisasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lampung Utara. Kemudian diantara kedua variabel tersebut yang paling dominan mempengaruhi kinerja adalah motivasi kerja. Kata kunci: Budaya Organisasi , Motivasi Kerja, dan Kinerja Pegawai.
STRATEGI PENGEMBANGAN BUDAYA ORGANISASI DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Lubis, Dharmawan; Fatimah, Siti; Subandi, Subandi; Makbuloh, Deden
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v4i1.5284

Abstract

Budaya organisasi merupakan satu kesatuan nilai-nilai, sistem, yang dianut dan dijadikan pedoman bersama baik individu maupun kelompok pada organisasi atau suatu lembaga. Organisasi atau kelompok akan mengalami perkembangan dan kemajuan, jika budaya organisasi dalam sebuah organisasi dan lembaga tersebut terorganisir serta berjalan dengan baik. Dalam tulisan ini, penulis menemukan tahap-tahap dalam konsep pengembangan budaya organisasi dan relevan untuk diterapkan dalam lembaga pendidikan Islam, yaitu: konsep budaya organisasi, fungsi dan pengembangan budaya organisasi, tipe budaya organisasi terdiri dari open and participative culture; dan closed and autocratic culture, pembentukan budaya organisasi, strategi memperkuat budaya organisasi terdiri dari (solidaritas mekanik dan solidaritas organik), serta strategi dalam mengembangkan budaya organisasi. Hal ini, sangat tepat untuk dijadikan fokus acuan bagi lembaga pendidikan islam khususnya dalam mencapai tujuan diinginkan. Kata Kunci: Pengembangan, Budaya Organisasi, Lembaga Pendidikan Islam
Meningkatkan Kinerja Petugas Kebersihan: Studi Kasus Implementasi Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dengan Metode Behavior Anchors Rating Scale (BARS) Junianto, Arwan; Lubis, Dharmawan; Febriyanto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2834

Abstract

Pengawasan kinerja petugas kebersihan merupakan elemen kunci dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, yang pada gilirannya berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan anggota organisasi. Namun, tantangan dalam menerapkan sistem reward and punishment yang efektif seringkali menjadi hambatan. Penelitian ini mengusulkan implementasi Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dengan metode Behavior Anchors Rating Scale (BARS) sebagai solusi. EIS memfasilitasi pencatatan absensi, pelaporan pekerjaan, dan penilaian kinerja, memengaruhi Manajer, Reviewer, dan Petugas Kebersihan secara positif. Manajer mengalami peningkatan kinerja karyawan dan kemudahan dalam pemberian reward and punishment dengan tingkat kepuasan mencapai 66,6%. Reviewer merasa terbantu dalam mengawasi kinerja petugas kebersihan dengan tingkat kepuasan mencapai 100%, sedangkan Petugas Kebersihan merasa puas dengan sistem ini, juga dengan tingkat kepuasan 100%. Saran untuk perbaikan meliputi pembaruan fitur, pelatihan yang lebih mendalam, integrasi data yang lebih luas, keamanan data yang ditingkatkan, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan langkah-langkah yang tepat, implementasi EIS membawa dampak positif yang signifikan pada efektivitas pengawasan dan pelaksanaan reward and punishment terhadap petugas kebersihan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional instansi.