Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Qualitative Test of Protein in Tempeh Wrapped in Leaf and Plastic Panjaitan, Riong Seulina; Purwati, Purwati; Elawati, Nur; Ghassani, Fatiha Azka; Suryo, Nabila Dwi; Salsabilla, Zuli Astuti; Simatupang, Angel Maria; Afikah, Hana Tri; Langit, Vinsensia Asahi Sulan
Indonesian Journal of Pharmaceutical Research Vol 4, No 1 (2024): Indo J Pharm Res 2024 4 (1)
Publisher : Department of Pharmacy, Muhammmadiyah University of Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/ijpr.v4i1.5349

Abstract

Tempeh is a food familiar to Indonesians made from fermented soybeans wrapped in leaves or plastic. Protein identification in tempeh is carried out to detect the presence of protein using a qualitative test based on the color changes that form. The aim of this research is to provide scientific information about the qualitative comparison of protein content in samples of tempeh wrapped in leaves and tempeh wrapped in plastic. The qualitative protein identification methods used in this research are the biuret test, the ninhydrin test, the xantoprotein test, the sulfur test, and the Neuman test. From the observations, it can be seen that the biuret test, ninhydrin test, xanthoprotein test, and sulfur test gave positive results for both types of tempeh samples. Meanwhile, in the Neumann test, tempeh with plastic wrapping gave negative results compared to tempeh wrapped in leaves, which gave positive results.
SKRINING DAN OPTIMALISASI VITAMIN D PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI RW 06 KEBON BAWANG, JAKARTA UTARA Ramatillah, Diana Laila; Prima, Sylvia Rizky; Susilowati, Sri Endah; fitriani, Fitriani; Lestari, Mega; Ghassani, Fatiha Azka; Luthfiana, Farisa; Darsono, Michelle; Sumardiyanto, Didit
BERDIKARI Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i2.8871

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Vitamin D berperan penting dalam metabolisme kalsium, sistem imun, serta pertumbuhan janin, sehingga kekurangannya pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai peran vitamin D dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di RW 06 Kebon Bawang, Jakarta Utara, dengan melibatkan 50 responden ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi skrining dasar kesehatan, penyuluhan dengan media booklet, leaflet, poster, dan video, pelatihan kader Posyandu, serta penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemanggang kacang kedelai. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata dari 55% menjadi 84%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman mengenai kedelai sebagai sumber vitamin D (dari 46% menjadi 80%). Program ini juga menghasilkan media edukasi, pelatihan kader, dan inovasi teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis komunitas efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah perkotaan padat penduduk.