Ferdy Sopran Wamala
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KEPALA SEKOLAH DAN KELOMPOK KERJA GURU DALAM PENGELOLAAN ADMINISTRASI GURU PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD ISLAM AZHAR 50 BANDAR LAMPUNG Ferdy Sopran Wamala; Noor, Marzuki; Sutanto, Agus
POACE: Jurnal Program Studi Adminitrasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/poace.v4i2.5540

Abstract

Sejak pemerintah memerintahkan untuk melaksanakan kurikulum merdeka untuk seluruh sekolah di Indonesia, seluruh sekolah berusaha untuk mengimplementasikan dalam proses pembelajaran. Pemahaman peneraparan kurikulum Merdeka membutuhkan dukungan tidak hanya dari sosialisasi pemerintah, lingkungan sekolah seperti kepala sekolah, guru atau teman sejawat, hingga stakeholder. Hal tersebut menjadi sarana bertukar informasi dan pengawasan dalam bentuk diskusi, komunitas belajar, kelompok kerja guru, hingga supervisi yang dilaksanakan di sekolah. Berdasarkan fenomena di atas, peneliti mengadakan penelitian terkait keterkaitan peran kepala sekolah dan kelompok kerja guru dalam pengelolaan administrasi guru pada implementasi kurikulum merdeka. Proses penelitian ini menurut pada tahapannya berupa (1) Tahap Pra- lapangan, (2) Tahap Kegiatan Lapangan, dan (3) Tahap Pasca-lapangan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan administrasi guru mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran yang optimal dan sesuai dengan prinsip implementasi Kurikulum Merdeka. Kepala sekolah berperan dalam memberikan supervisi, menerima dan menanggapi hasil supervisi, serta memberikan arahan untuk perbaikan administrasi kelas. sementara kelompok kerja guru membuat pengembangan administrasi guru dan menjadi salah satu faktor yang berperan dalam pengelolaan administrasi guru dan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah. Untuk mencapai kesuksesan implementasi kurikulum merdeka, kepala sekolah perlu mendorong guru untuk aktif mengikuti kegiatan KKG. Kepala sekolah dapat memberikan arahan dan motivasi kepada guru untuk mengikuti kegiatan KKG, serta memastikan bahwa administrasi guru disusun secara baik dan profesional, sehingga dapat mendukung guru dalam melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien.
Pendidikan Nilai Bela Negara Sejak Dini Pada Lingkup Keluarga Ferdy Sopran Wamala; Nurul Qomariah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERTAHANAN Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Pertahanan
Publisher : Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63210/jp3.v2i2.158

Abstract

In the age of information disruption, our national standards faced very significant challenges. The unregulated dissemination of information frequently undermines national identity and can damage unity; thus, fostering national defense perspectives should commence at an early stage. This research contends that the family, as the smallest social unit for individuals, plays an important and essential role in cultivating national security knowledge and values from an early age. This research utilizes an extensive literature review methodology with a qualitative approach to systematically examine diverse library resources, including scientific journals, books, and prior research findings, via Google Scholar, Scopus, and DOAJ, covering publications from 2011 to 2025. Through the selection procedure, 25 appropriate research articles were found and thematically examined to identify trends in the development of national defense views within families. The study results consistently indicate that daily home activities, including discipline, ensuring cleanliness, orderliness, and fostering mutual cooperation, substantially and successfully nurture the foundation of patriotism and national defense awareness in children. These constructive habits progressively cultivate a child's character into a responsible individual who values the environment and possesses a sense of national identity. Literacy studies enable youngsters to comprehend the notion of national security not merely as doctrine, but as a fundamental aspect of communal existence. In conclusion, fostering patriotism from an early age is most effective and lasting when initiated within the home context, complemented with appropriate reading enrichment aligned with the child's developmental stage. This research provides practical recommendations for development, including daily activity guidelines, inspirational narratives, and national literacy modules aimed at assisting parents in imparting the significance of national defense at home. Consequently, we can cultivate a young generation that is not only innovative but also inspired with a feeling of responsibility, patriotism, and readiness to contribute constructively to the advancement of the nation.