Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI DIGITAL MARKETING PADA HASIL KERAJINAN BORDIR PAYET DI DESA SIDOWARNO, WONOSARI, KLATEN Safitri, Rosi Nur; Athoillah, Muhammad Ibnu; Wati, Nori Laras; Budianto, Anantasya Indah; Maharani, Salsabila; Listiani, Nofa Eka; Subarno, Alga Amolu; Anas, Dimas Fauzi; Liestyabudi, Adelia Pebrina; Heraldy, Eddy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.19681

Abstract

Bordir payet merupakan salah satu kerajinan yang digunakan sebagai pelengkap keindahan busana. Payet berupa manik-manik dirangkai satu per satu sampai menghasilkan suatu pola tertentu untuk memperindah busana. Bordir payet merupakan salah satu produk kerajinan dari Desa Sidowarno yang memiliki potensi besar, tetapi sebagian besar pengrajin melakukan pemasaran masih secara konvensional sehingga penjualan tidak dapat maksimal. Pada era digitalisasi ini, pemasaran bisa lebih efektif sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, Tim PPK Ormawa SIM UNS melaksanakan program pengabdian Di Desa Sidowarno dengan tujuan memberikan pendampingan terkait strategi digital marketing guna meningkatkan pemasaran hasil kerajinan bordir payet. Berdasarkan observasi dan wawancara kepada pengrajin payet Di Desa Sidowarno, tim melakukan analisis untuk solusi yang dapat diberikan. Para pengrajin dikumpulkan dalam sebuah kelompok usaha yang bernama Kelompok Bordir Payet Cahaya Berdikari. Kemudian, tim memberikan fasilitas guna pengembangan digital marketing, yaitu melalui pembuatan akun Shopee dan Instagram guna realisasi pemasaran produk secara online. Dengan demikian, penjualan produk kerajinan payet lebih meningkat. Selain itu, dengan adanya koordinasi promosi satu pintu dari kelompok maka tidak terjadi ketimpangan dan persaingan harga antar pengrajin.
Dampak kualitas air pada kawasan keramba budidaya ikan air tawar di Waduk Cengklik, Boyolali Safitri, Rosi Nur; Ningtyas, Sesilia Retno Ayu; Hermawan, Wahyu Gilang; Pramitasari, Thalita Aldila; Rachmawati, Siti
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 2 No 2 (2021): Vol 2 No 2 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v2i2.2187

Abstract

Selain digunakan sebagai tempat penyimpanan air untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, Waduk Cengklik juga menjadi sebuah peluang usaha budidaya ikan air tawar bagi masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di kawasan budidaya ikan Waduk Cengklik dan hubungannya dengan kesehatan ikan. Tiga titik pengamatan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel air dari seluruh titik pengamatan diukur menggunakan Horiba Water Quality Checker berdasarkan parameter suhu, konduktivitas, total padatan terlarut, pH, oksigen terlarut, dan potensi reduksi oksidasi. Hasil dari setiap parameter dibandingkan dengan Baku Mutu Kualitas Air Danau dan sejenisnya pada lampiran VI PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan dianalisis secara deskriptif. Suhu pada setiap titik pengamatan adalah 31.01°C, 31.61°C, dan 31.90°C. Konduktivitas pada setiap titik pengamatan adalah 0.467 mS/cm, 0.420 mS/cm, dan 0.403 mS/cm. Nilai total padatan terlarut pada setiap titik pengamatan adalah 0.304 g/L, 0.273 g/L, dan 0.262 g/L. pH pada setiap titik pengamatan adalah 4.67, 5.14, dan 4.59. Nilai oksigen terlarut pada setiap titik pengamatan adalah 8.81 mg/L, 5.09 mg/L, dan 6.84 mg/L. Potensi reduksi oksidasi pada setiap titik pengamatan adalah 281 mV, 246 mV, dan 265 mV. Parameter suhu, konduktivitas, total padatan terlarut, dan oksigen terlarut masih memenuhi baku mutu air, tetapi parameter pH dan potensi reduksi oksidasi tidak memenuhi standar baku mutu air.
Analisis Status Keberlanjutan Waduk Cengklik, Boyolali Safitri, Rosi Nur
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 6 (2025): November 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.6.1518-1526

Abstract

Waduk Cengklik mengalami berbagai masalah yang berkaitan dengan dimensi ekologi, ekonomi, sosial, hukum, dan infrastruktur, sehingga dibutuhkan strategi peningkatan keberlanjutan agar fungsi utama Waduk Cengklik dapat terus berjalan. Penelitian ini memiliki 2 tujuan, yaitu mengetahui status keberlanjutan Waduk Cengklik ditinjau dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya, hukum dan kelembagaan, infrastruktur dan teknologi; serta menentukan strategi peningkatan keberlanjutan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Kuesioner digunakan untuk penilaian keberlanjutan. Penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan status keberlanjutan Waduk Cengklik secara multidimensi termasuk cukup berkelanjutan, dengan indeks keberlanjutan 67,75%. Strategi yang dirumuskan untuk memperbaiki tingkat keberlanjutan dibatasi pada variabel-variabel yang berkategori kurang berkelanjutan, yaitu penyuluhan hukum, penegakan hukum, alternatif pekerjaan, besarnya subsidi, keberadaan eceng gondok, pengelolaan limbah, infrastruktur pengelolaan limbah, dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, strategi diprioritaskan pada dimensi yang indeks keberlanjutannya paling rendah, yaitu dimensi hukum dan kelembagaan. Prioritas paling akhir adalah dimensi sosial dan budaya karena indeks keberlanjutannya paling tinggi.