Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA EDUKASI DALAM MENANGGULANGI PERUNDUNGAN DI KALANGAN SISWA SMP NEGERI 1 KAIRATU Tuharea, Jumiati.; Tutuarima, Fricean; Litualy, Jurgen R.; Nindatu, Agustinus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29574

Abstract

Proposal ini bertujuan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif dalam menanggulangi perundungan di kalangan pelajar SMP. Perundungan, atau sering disebut sebagai bullying, adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan siswa, baik secara fisik maupun mental. Mengembangkan strategi edukasi yang berfokus pada penggunaan media sosial sebagai alat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang perundungan dengan menggunakan metode kampanye online, konten edukatif, dan pelatihan untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya menghormati perbedaan, membangun empati, dan mempromosikan kebaikan di lingkungan sekolah. Menjalin kerja sama dengan pihak sekolah, guru, orang tua, dan komunitas lokal untuk memastikan keberhasilan proyek ini. Selanjutnya data yang dikumpulkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengukur dampak dari penggunaan media sosial dalam upaya menanggulangi perundungan di kalangan siswa SMP Negeri 1 Kairatu Seram Bagian Barat. Diharapkan kegiatan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengurangi perundungan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung bagi para siswa SMP Negeri 1 Seram Bagian Barat.
Kebijakan Angkatan Muda Ranting Ekselsior dalam Mempertahankan Budaya Masohi pada Masyarakat Kelurahan Benteng RT 002/RW 003 dan RT 003/RW 004 Kecamatan Nusaniwe, Ambon Metekohy, Louisa M; Nindatu, Agustinus
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 16, No 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v16i1.24466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Kebijakan Angkatan Muda Ranting Ekselsior dalam Mempertahankan Budaya Masohi pada Masyarakat Kelurahan Benteng RT 002/RW 003 dan RT 003/RW 004  Kecamatan Nusaniwe, Ambon. Generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun bangsa melalui penguatan karakter dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Salah satu nilai budaya yang penting dalam kehidupan masyarakat Maluku adalah tradisi Masohi, yaitu bentuk gotong royong yang mencerminkan solidaritas, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang dikembangkan oleh Angkatan Muda Ranting Ekselsior dalam mempertahankan budaya Masohi di lingkungan masyarakat Benteng, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Angkatan Muda Ekselsior memainkan peran penting dalam merancang dan menjalankan program-program berbasis nilai Masohi, seperti kegiatan sosial, pembangunan fasilitas umum, dan edukasi budaya. Faktor pendukung meliputi partisipasi aktif masyarakat, kekuatan nilai adat, dan dukungan kelembagaan gereja. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran sebagian warga, dan tantangan modernisasi. Peneliti yang tinggal di lingkungan Benteng memiliki kedekatan kontekstual yang memperkuat validitas data dan memungkinkan pendekatan partisipatif yang reflektif. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam kajian kebijakan komunitas berbasis kearifan lokal, serta menawarkan rekomendasi praktis untuk penguatan peran pemuda dalam pelestarian budaya. Dengan revitalisasi nilai Masohi, generasi muda dapat menjadi agen perubahan sosial yang memperkuat solidaritas dan kesejahteraan masyarakat