Siti Fahimah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Masyarakat Dalam Memasarkan Produk Kerajinan UMKM Avif Alfiyah; Siti Fahimah
PARTISIPATORY Vol 2 No 2 (2023): PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM IAI TABAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/paritcipatory.v2i2.2038

Abstract

UMKM yang digalakkkan oleh pemerintah memaksa desa untuk lebih kreatif memunculkan hasil termasuk dalam hal ketrampilan, Bantu Rejo adalah desa yang mempunyai produk unggulan yang sudah dikelola lama oleh ibu-ibu PKK berupa pembuatan tas dari bahan bekas dan juga rajut, tetapi yang menjadi kendala adalah pengelolaan dalam pemasaran, mereka belum menemukan cara jitu untuk bisa memasarkan produk tersebut, sehingga perlu adanya pendapingan pada masayarakat tersebut. Pendampingan yang sudah terlaksana selama satu bulan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kreatifitas ibu-ibu untuk bisa bersaing dipasaran, hasil yang didapatkan dari pendampingan ini adalah ibu-ibu sebagai pemain dalam UMKM mulai terpacu dan semangat memasarkan dan juga memprbagus produk mereka, karena tujuan utama dari pendampingan ini adalah: (1) Membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomis, (2) Meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran, (3) Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan manajerial produksi, (4) Meningkatkan pendapatan unit usaha perajin. Adapun untuk pemasaran pertama yang bisa mereka lakukan adalah dengan mengikuti bazar dan memasang lewat medsos
Metode Maudhu’i Dalam Menemukan Urgensitas Maknanya: Telaah Atas Sejarah dan Tokoh Siti Fahimah
MADINAH Vol 10 No 2 (2023): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v10i2.2024

Abstract

Tafsir Maudhu’i semakin dirasa penting terutama Ketika muncul banyak persoalan baru yang harus dipecahkan dan dicari pandangannya dalam perspektif al-Quran, hal itu terjadi sejak masa modern karena dirasa bahwa pendekatan klasik yang lebih mengutamakan tahlili dan sifatnya menyeluruh dan tidak menukik pada satu persoalan. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengungkap model penafsiran Maudhu’i dalam memaparkan caranya untuk mencari makna signifikansinya dengan memulai mengkaji Sejarah dan tokoh yang terlibat di dalamnya, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif denga kajian tokoh. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa tafsir Maudhu’i secara praksis sudah dimulai sejak masa klasik contohnya Syatibi, tetapi menemukan momentumnya pada masa al-Kummi, kemudian diteruskan disempurnakan oleh al-Farmawi dengan menunjukkan Langkah-langkah penafsiran maudhu’i dengan sistematis, lalu oleh Bagr Sadr kemudian di Indonesia Qurais Syihab sebagai penggagasnya.
A Double-Movement Hermeneutic of Qur’anic Healing Verses and Their Relevance to Anxiety Disorders Siti Fahimah; Lujeng Luthfiyah; Shofiqotun Azizah
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol 8 No 2 (2025): Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alfurqan.v8i2.4071

Abstract

Studies on the Qur’anic concept of shifāʾ have predominantly emphasized ritual practices and physical healing, leaving its relevance to contemporary psychological disorders—particularly anxiety—largely underexplored. This study re-examines selected shifāʾ verses (Qur’an 9:14–15 and 41:44) through a contextual hermeneutical framework, employing Fazlur Rahman’s double-movement theory to uncover their psychological significance for anxiety management. Adopting a qualitative-descriptive design, the research applies content analysis to reconstruct the historical-moral meanings of the verses and to recontextualize their ethical-spiritual principles within contemporary theories of emotion regulation and cognitive reappraisal. Primary data are drawn from the Qur’anic text and classical as well as modern exegetical works, complemented by contemporary scholarship in Islamic psychology and empirical studies on dhikr and ruqyah practices. The findings indicate that the shifāʾ verses articulate a coherent model of emotional healing, encompassing affective stabilization, spiritual tranquility, psychological resilience, and the release of negative emotional states—dimensions that functionally correspond to core mechanisms of cognitive-behavioral therapy in addressing anxiety. This study proposes an integrative interpretive framework that positions Qur’anic insights as a form of complementary psychospiritual support for mental health, thereby extending the interdisciplinary dialogue between Qur’anic studies, therapeutic practice, and modern psychological approaches.