Komaruddin Sassi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artikulasi Islam Modernis-Kontemporer: Analisis Pemikiran Amin Abdullah Komaruddin Sassi
CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/contemplate.v1i1.465

Abstract

Tulisan ini berupaya menganalisis artikulasi pemikiran Islam modernis-kontemporer Amin Abdullah dalam bidang rekonstruksi pendekatan kajian agama (Islam) dan rekonstruksi pola hubungan antaragama. Pokok masalah yang dianalisis diidentifikasi ke dalam beberapa pertanyaan berikut: Pertama, bagaimana artikulasi pemikiran Islam modernis-kontemporer Abdullah. Kedua, bagaimana tipologi pendekatan yang digunakan Abdullah dalam merekonstruksi pendekatan terhadap kajian agama dan pola hubungan antaragama pada masyarakat multikultural dan multiagama. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan pendekatan deskriptif analisis bahwa pemikiran Abdullah dengan menggunakan acuan pendekatan berpikirnya Ian G. Barbour, Edward Scillebeeckx, Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Milton K. Munitz, dapat dikatakan dalam pendekatan kajian agama Abdullah bercorak dialog-integratif, dan dalam rekonstruksi pola hubungan antaragama bercorak pluralisme de jure. Sedangkan kategorisasi tipologi pemikiran Abdullah dalam kajian agama dan pola hubungan antaragama tersebu tergolong modernis-kontemporer.
Revitalisasi Nilai-Nilai Transendental Sebagai Formulasi Arah Baru Pendidikan Islam Kontemporer Imam Syafi’i; Komaruddin Sassi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39481

Abstract

Perkembangan teknologi digital, globalisasi informasi, dan perubahan sosial yang cepat telah melahirkan disrupsi yang berdampak langsung pada perilaku keberagamaan dan orientasi nilai peserta didik, termasuk munculnya kecenderungan spiritualitas individual, relativisme moral, serta melemahnya otoritas keilmuan dan nilai-nilai transendental dalam pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan merevitalisasi nilai-nilai transendental seperti tauhid, adab, akhlak, dan tazkiyatun nafs sebagai formulasi arah baru pendidikan Islam kontemporer yang relevan dengan tantangan era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan melalui analisis isi terhadap literatur primer dan sekunder terkait disrupsi sosial, nilai spiritual Islam, dan dinamika keberagamaan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai transendental dengan kesadaran kritis mampu membentuk paradigma Pendidikan Islam Kritis-Transendental yang tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga membangun kemampuan analitis peserta didik terhadap bias media, hegemoni narasi digital, serta krisis moral. Temuan penelitian menegaskan bahwa penguatan nilai transendental berkontribusi pada stabilitas psikologis, ketahanan moral, dan pembentukan karakter etis di ruang digital. Implikasi penelitian ini menegaskan urgensi reorientasi pendidikan Islam menuju model yang adaptif terhadap disrupsi, namun tetap berakar kuat pada fondasi spiritual dan transendentalnya.