Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prospek Pengembangan Perbankan Syariah di Indonesia Dalam Era Digital Faadilah, Indri; Ilham, Aldianto
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7, No. 1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v7i1.5337

Abstract

Perkembangan era digital telah membawa perubahan yang signifikan di berbagai sektor, termasuk sektor perbankan. Perbankan syariah di Indonesia juga tidak luput dari pengaruh perubahan tersebut. Era digital membuka peluang dan tantangan baru bagi perbankan syariah untuk mengembangkan bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek pengembangan perbankan syariah di Indonesia dalam era digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah memiliki peluang yang besar untuk berkembang di era digital. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain: 1) Peningkatan penetrasi internet dan smartphone di Indonesia. 2) Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap produk dan layanan perbankan syariah. 3) Kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan perbankan syariah. Dampak hukum terhadap perkembangan ekonomi syariah: 1) Menciptakan kepastian hukum. 2) Meningkatkan kepercayaan masyarakat. 3) Melindungi konsumen. 4) Meningkatkan daya saing.
Model Integrasi Kekuasaan Politik dan Otoritas Fikih dalam Pembentukan Hukum Islam pada Masa Kerajaan Islam ilham, Aldianto; Asasriwarni, Asasriwarni; Ikhwan, Ikhwan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kekuasaan politik dan otoritas fikih dalam pembentukan hukum Islam pada masa kerajaan Islam, termasuk dalam konteks kerajaan Islam di Nusantara. Dalam sejarah peradaban Islam, hukum Islam tidak hanya berkembang sebagai sistem norma keagamaan yang bersumber dari al-Qur’an dan hadis, tetapi juga berinteraksi dengan struktur kekuasaan politik dalam sistem pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-normatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap berbagai literatur klasik, buku, dan artikel ilmiah yang membahas sejarah hukum Islam serta peran ulama dan penguasa dalam sistem pemerintahan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan hukum Islam pada masa kerajaan tidak terlepas dari interaksi antara otoritas keilmuan ulama dan otoritas politik penguasa. Ulama berperan dalam merumuskan prinsip-prinsip hukum melalui ijtihad, fatwa, serta peran mereka dalam lembaga peradilan, sementara penguasa memiliki kewenangan dalam menerapkan dan melembagakan hukum tersebut dalam sistem pemerintahan. Integrasi antara kedua otoritas tersebut dapat dilihat dalam beberapa model hubungan, yaitu model legitimasi keagamaan, model konsultatif, dan model institusional. Pola integrasi tersebut dapat ditemukan dalam berbagai kerajaan Islam, baik di dunia Islam maupun di Indonesia, seperti Samudera Pasai, Kesultanan Aceh Darussalam, dan Kesultanan Demak, yang menunjukkan adanya kerja sama antara ulama dan penguasa dalam penerapan hukum Islam. Selain itu, integrasi antara kekuasaan politik dan otoritas fikih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebutuhan legitimasi keagamaan, perkembangan ilmu fikih, struktur pemerintahan, sistem peradilan Islam, serta kondisi sosial dan politik masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam dalam sejarah kerajaan merupakan hasil interaksi dinamis antara otoritas keagamaan dan kekuasaan politik dalam membentuk sistem hukum yang berlaku dalam masyarakat Muslim.