Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMANEGERI 20 MEDAN T.P. 2015/2016 Adelyna Oktavia Nst; Rahmatsyah .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 4 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.066 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i4.5626

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah hasil belajar dengan menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional pada materi pokok Suhu dan Kalor kelas X SMA Negeri 20 Medan T.P 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Negeri 20 Medan yang terdiri dari tiga kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas X-IPA1sebagai kelas eksperimen dan kelas X-IPA2 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 31 siswa yang ditentukan dengan teknikcluster random sampling.  Kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model problem based learningdan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional.Data yang digunakan dalam penelitian ini digunakan tes essay, jumlah soal10 item yang telah divalidkan oleh validator. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimendan kelas kontrol memiliki kemampualan awal yang sama. Kelas eksperimen aktivitas belajar siswa dengan model problem based learning pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X SMA Negeri 20 Medan T.P.2015/2016 meningkat setelah pembelajaran selesai diberikan postes. Berdasarkan hasil uji t diperolehthitung> ttabelsehingga Ha diterima. Melalui uji t tersebut diperoleh hasil signifikan hasil belajar dengan menggunakan model problem based learning. Hasil belajar siswa menggunakan model problem based learning lebih tinggi daripada hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada materi pokok suhu dan kalor di SMA Negeri 20 Medan. Kata kunci: quasi eksperimen, problem based learning, konvensional
STUDI KENYAMANAN AKUSTIK PADA RUANG AULA BMKG STASIUN KLIMATOLOGI KELAS 1 DELI SERDANG Sitorus, Widia Arti Syafitri; Daulay, Abdul Halim; Daulay, Zubair Aman; Nasution, Adelyna Oktavia
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v7i2.17222

Abstract

Dilakukan penelitian yang bertujuan : untuk mengetahui tingkat kenyamanan akustik ruang Aula BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Deli Serdang sebelum dan sesudah dilakukan Treatment ruangan berupa penambahan bahan penyerap suara. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur tingkat kebisingan dan mengoptimalkan pengaruh kebisingan dengan standar kenyamanan akustik yang sesuai dengan KEPMENLH No.48 Tahun 1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan pada Ruang Aula BMKG Stasiun Klimatologi Kelas 1 Deli Serdang. Sampel Bahan Material yang digunakan untuk penyerapan suara pada ruangan yaitu limbah bubur kertas koran dan gabus (Styrofoam) dengan ketebalan 3 cm. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya kebisingan pada ruangan yang menyebabkan ketidaknyamanan pendengaran pada ruangan. Hasil uji fisis material bubur kertas koran dan gabus (Styrofoam) pada frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, dan 4000 Hz didapatkan koefisien serap sebesar 0.47, 0.36, 0.48, 0.36, 0,55 dan 0,59 dengan hasil perhitungan Reverberation Time (RT) pada  frekuensi 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, dan 4000 Hz didapatkan hasil RT 2.13 s, 1.35 s, 1.01 s, 0.80 s, 0.79 s, 0.82 s.
Analisis Deskriptif Inferensial Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring dan Luring serta Kaitannya dengan Prestasi Akademik Nurul Zafirah; Defiyana Lubis; Dimas Afandi; Adelyna Oktavia Nasution
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i1.1171

Abstract

Di era digital, pembelajaran daring dan luring telah menjadi metode utama di UINSU. Pembelajaran daring menawarkan fleksibilitas namun menghadapi tantangan seperti masalah koneksi internet dan interaksi yang terbatas, sementara pembelajaran luring dianggap lebih efektif karena memungkinkan interaksi langsung meskipun fasilitasnya terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Program Sistem Informasi di UINSU angkatan 2023 terhadap kedua metode pembelajaran tersebut dan hubungannya dengan prestasi akademik berdasarkan IPK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan inferensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner online, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa lebih memilih pembelajaran tatap muka karena mendukung interaksi langsung, meningkatkan motivasi, dan memudahkan pemahaman materi, sementara pembelajaran daring dianggap kurang efektif karena tantangan teknis dan tingkat partisipasi yang rendah. Uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara metode pembelajaran dan IPK, dengan pembelajaran tatap muka berkontribusi lebih signifikan terhadap prestasi akademik. Temuan ini menyarankan bahwa pendekatan hybrid berpotensi menjadi solusi efektif dan memberikan wawasan bagi administrator program dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Analisis ini penting sebagai kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan yang lebih adaptif dan relevan, serta sebagai bentuk pengabdian akademik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Efektivitas Intervensi Media Sosial Terhadap Transformasi Perilaku Ramah Lingkungan Mahasiswa UINSU Tuntungan: Analisis Kuantitatif Adelyna Oktavia Nasution; Dinda Yunita; Nazwa Desti Amanda; Amzario Waslliono; Zaskia Nur Azizah; Muhammad Raihan Dinata; Firmansyah Marpaung; Ahmad Jidan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi media sosial terhadap transformasi perilaku ramah lingkungan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kampus Tuntungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment melalui model One Group Pre-test and Post-test Design. Subjek penelitian terdiri atas 70 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria aktif menggunakan media sosial Instagram dan/atau TikTok. Intervensi dilakukan melalui penyebaran video dan poster edukasi lingkungan yang memuat materi bahaya sampah plastik, penghematan energi, kebersihan lingkungan kampus, dan dampak kerusakan ekologi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat yang mengukur perilaku ramah lingkungan pada indikator pengurangan plastik sekali pakai, penghematan energi listrik dan air, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 4,06 (pre-test) menjadi 4,30 (post-test). Ditinjau dari distribusi kategori penilaian, terdapat penurunan signifikan pada kategori Sangat Kurang dari 59 menjadi 17 data poin, serta penurunan pada kategori Cukup dari 85 menjadi 71 data poin. Sebaliknya, kategori Baik mengalami peningkatan pesat dari 486 menjadi 542 data poin. Pergeseran distribusi ini mengindikasikan bahwa mayoritas mahasiswa berhasil bertransformasi menuju perilaku ramah lingkungan yang lebih baik setelah terpapar konten edukasi digital secara repetitif. Konten yang disajikan secara visual dan interaktif terbukti efektif meningkatkan kesadaran ekologis serta mendorong penerapan perilaku hijau dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai instrumen edukasi lingkungan yang efektif dan strategis bagi generasi digital native di lingkungan perguruan tinggi
Analisis Pemanas Air pada Kompor–Panci Listrik sebagai Model Acuan Efisiensi Mesin Carnot Berdasarkan Pernyataan Hukum Kelvin–Planck Adelyna Oktavia Nasution; M Reza Rafiqi Nasution; Arif Nurniat Gulo; Ica Agustriani Ge’e; Afriza Riyanti; Zakya Maulida; Lima Sukria Muktar Dalimunthe; Marito Marito; Suci Rahmawati; Maijiah Sirait; Amara Anastasya; Syakila Maharani
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7730

Abstract

Perkembangan kompor listrik sebagai alat pemanas modern mendorong perlunya pemahaman tentang seberapa efisien alat ini mengubah energi listrik menjadi panas. Penelitian ini bertujuan mengukur energi listrik yang digunakan kompor listrik, menghitung panas yang diserap air, serta membandingkan efisiensi nyata sistem dengan efisiensi ideal Mesin Carnot sebagai acuan teoritis. Dari hasil percobaan, energi listrik masuk sebesar 81.000 J, sedangkan energi yang terserap air mencapai 71.615 J, menghasilkan efisiensi nyata sekitar 88%. Nilai ini jauh lebih besar dibandingkan efisiensi Carnot yang hanya sekitar 19%. Perbedaan tersebut sesuai dengan Hukum Kelvin–Planck yang menyatakan bahwa tidak ada mesin kalor yang dapat mencapai efisiensi 100%, dan kompor listrik memang bukan mesin kalor, melainkan alat yang langsung mengubah listrik menjadi panas. Temuan ini menunjukkan bahwa kompor listrik memiliki kinerja pemanasan yang sangat efektif, meskipun tetap terdapat sebagian energi yang hilang ke lingkungan.
Analisis Laju Penurunan Suhu Air Pada Termos Vs Wadah Biasa: Studi Komparatif Efisiensi Isolasi Adelyna Oktavia Nasution; Siti Annisa Pulungan; Jiyan Agustin; Elsa Shalsabilla; Arum Lailan Safitri; Fatimah Az Zahra Hanifah Isma; Aidina Seisila Yanti; Triana Adelika; Nurul Fitria Miraza; Indah Mayanisyah Putri Tanjung; Nadila Nadila; Eka Syam Setiawan Lubis; Dedek Sibuea; Anisa Ananda Putri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7734

Abstract

Kalor selalu bergerak dari benda dengan suhu lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah sesuai dengan Hukum II Termodinamika, kemampuan sebuah wadah untuk menahan laju perpindahan panas sangat penting untuk mempertahankan suhu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ini, 250 ml air dengan suhu awal 100°C digunakan untuk memeriksa laju penurunan suhu air panas dalam termos dan wadah plastik dengan pengukuran dilakukan setiap 30 menit selama 180 menit. Menurut hasil pengamatan, suhu air dalam termos menurun lebih lambat dibandingkan dengan suhu air dalam wadah plastik. Suhu air dalam wadah plastik menurun menjadi 44,2°C pada akhir pengamatan, sementara suhu air dalam termos tetap pada 79,5°C. Perbedaan ini menunjukkan bahwa isolasi termos lebih efektif dalam mencegah perpindahan panas. Hasil penelitian kuantitatif, yang menunjukkan bahwa termos kehilangan panas lebih lambat dibandingkan wadah plastik, mendukung hal ini. Menurut konsep sistem tertutup dalam termodinamika, termos lebih efektif dalam menjaga suhu air.
Pemanfaatan Tanaman Air Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) sebagai Media Fitoremediasi untuk Menurunkan Tingkat Pencemaran Air Limbah Deterjen Rumah Tangga Adelyna Oktavia Nasution; Sulthan Tamim Pulungan; Annisa Alifah; Maya Wardani; Wahyu Fahmi Aziz; Rafiqsyah Alfaeroz Siregar; Muhammad Fadhil Alif; Saskia Aulia Rahman Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9866

Abstract

Pencemaran air akibat limbah deterjen rumah tangga menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan bahan pembersih dalam aktivitas sehari-hari. Kandungan surfaktan, fosfat, dan senyawa organik dalam deterjen dapat menurunkan kualitas perairan serta mengganggu keseimbangan ekosistem. Salah satu metode pengolahan limbah yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan adalah fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan eceng gondok sebagai media fitoremediasi dalam menurunkan tingkat pencemaran air limbah deterjen rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen sederhana dengan dua media perlakuan, yaitu ember A yang berisi air bersih dan eceng gondok sebagai kontrol serta ember B yang berisi air deterjen dan eceng gondok sebagai perlakuan. Pengamatan dilakukan selama tujuh hari dengan parameter berupa kondisi fisik air, nilai pH, dan kondisi morfologi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok mampu menurunkan nilai pH air limbah deterjen dari 9 menjadi 7 dalam waktu tujuh hari. Selain itu, terjadi pengurangan busa pada permukaan air yang mengindikasikan adanya proses penyisihan senyawa pencemar. Perubahan morfologi tanaman berupa daun yang menguning dan akar yang menebal menunjukkan adanya proses penyerapan dan akumulasi polutan oleh tanaman. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa eceng gondok berpotensi dimanfaatkan sebagai media fitoremediasi sederhana untuk membantu memperbaiki kualitas air limbah deterjen rumah tangga secara ramah lingkungan dan berbiaya rendah.
Studi Perbandingan Hukum Kedua Termodinamika dalam Sistem Terbuka dan Tertutup : Comparative Study of the Second Law of Thermodynamics in Open and Closed Systems Adelyna Oktavia Nasution; Nurfaiza Harahap; Chalista Dwi Putri; Riska Arianti; Desi Arni Syahfitri; Indy Fuan Maharani Angkat
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.6783

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan penerapan Hukum Kedua Termodinamika pada sistem terbuka dan tertutup dengan fokus pada perubahan entropi. Sistem terbuka memungkinkan pertukaran energi dan massa dengan lingkungan, sementara sistem tertutup hanya memungkinkan pertukaran energi tanpa adanya aliran massa. Metode penelitian menggunakan pendekatan teoritis dan analisis komparatif berdasarkan kajian literatur yang relevan. Pada sistem tertutup, seperti siklus Rankine, entropi meningkat selama proses ireversibel karena tidak ada aliran massa, yang membatasi efisiensi termodinamika. Sebaliknya, sistem terbuka, seperti turbin uap, dapat mempertahankan efisiensi yang lebih tinggi karena mampu memanfaatkan aliran massa dan energi dari lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses-proses tertentu, sistem terbuka lebih efektif dalam menghasilkan kerja mekanis dan mempertahankan kondisi steady-state. Namun, Hukum Kedua Termodinamika tetap berlaku pada kedua sistem: entropi total, termasuk lingkungan, selalu bertambah dalam setiap proses ireversibel. Perbandingan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana efisiensi dan entropi berperan dalam menentukan kinerja kedua jenis sistem, serta aplikasinya dalam teknik dan industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sistem terbuka lebih unggul dalam hal efisiensi, batasan-batasan dalam sistem tertutup tetap relevan dalam konteks di mana kendali terhadap lingkungan dibutuhkan.
Kajian Teoritis Termodinamika pada Proses Ekspansi Gas Ideal: Theoretical Study of Thermodynamics on Ideal Gas Expansion Process Adelyna Oktavia Nasution; Salsa Billah Batubara; Widayani Darkia; Sabrina Tamara Balqis; Jihan Aprillia; Thania Sri Adristi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i2.6838

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan hukum pertama dan kedua termodinamika dalam proses ekspansi gas ideal, dengan fokus pada proses isotermal dan adiabatik. Ekspansi isotermal terjadi pada suhu konstan, di mana energi dalam gas tetap, dan seluruh perubahan energi dialihkan sebagai kerja atau panas. Sebaliknya, pada ekspansi adiabatik, tidak ada pertukaran panas antara gas dan lingkungan, sehingga perubahan energi internal menyebabkan perubahan suhu. Penelitian ini memberikan analisis teoretis mengenai perubahan parameter seperti tekanan, volume, dan suhu, serta implikasinya pada pengembangan teknologi efisien seperti mesin kalor dan sistem pendinginan. Studi ini juga membahas relevansi model gas ideal dalam konteks teknologi industri serta peluang untuk penelitian lebih lanjut, khususnya dalam mempelajari gas non-ideal melalui simulasi dan eksperimen.